Sunday, March 4, 2012

Beton Sloof dan Tiang Kolom Bangunan Rumah Sederhana


February 23rd, 2012 No comments
[Beton Sloof Rumah Sederhana]Beton sloof adalah balok beton yang dipasang persis diatas pondasi batu kali. Beton sloof wajib dibuat jika ingin bangunan anda kokoh. Beton sloof berfungsi sebagai pengikat dan penahan pasangan dinding, baik pasangan bata merah, batako, atau bahan dinding lainnya. Apabila ada keretakan pondasi batu kali akibat perubahan tanah, maka beton sloof  bekerja melindungi dinding pasangan bata sehingga tidak ikut retak, tetapi seandainya tidak dipasang sloof maka ketika pondasi retak, maka dinding akan retak pula. Sedangkan Tiang Kolom Beton adalah tiang berupa beton yang dipasang secara vertikal pada bangunan yang berfungsi sebagai tiang penyangga, pengikat pasangan dinding sehingga bangunan menjadi kokoh dan kuat.
Penulangan beton sloof dan tiang kolom untuk rumah sederhana bisa menggunakan besi beton diameter 10 s/d 12 mm untuk tulang utama, dan besi diameter 6 atau 8 mm untuk ring. Jarak ring 20 s/d 25 cm. Ukuran beton sloof (jadi) pada bangunan rumah sederhana tidak perlu dihitung-hitung lagi, gunakan saja ukuran standard 12 cm (lebar) x 20 cm (tinggi) untuk pasangan dinding bata merah dan batako press beton (tebal 10 cm), atau 10 x 20 cm untuk pasangan batako teras (tebal 8 cm). Sedangkan ukuran tiang kolom disesuaikan dengan lebar bahan material yang akan digunakan untuk dinding. Untuk pasangan bata merah bisa menggunakan ukuran kolom beton jadi 10 x 16 cm.

Merancang Desain Renovasi Rumah Sederhana KPR Type 21/60


February 28th, 2012 No comments
Jika Anda salah seorang pemilik rumah Sederhana KPR Type 21/60 yang sampai saat ini belum sempat merenovasi rumah Anda sesuai kebutuhan keluarga karena alasan tertentu, mungkin pada suatu saat nanti ketika segala sesuatunya telah siap,  maka Anda pasti akan berfikir dan bertanya-tanya kepada tetangga atau teman yang mengetahui tentang bagaimana mengatur dan merencanakan desain sebuah rumah sederhana yang cocok dan sesuai dengan selera Anda.
Rumah KPR Type 21/60, dimana luas bangunan hanya 21 meter persegi dengan luas lahan 60 meter persegi jika tidak direnovasi sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan hunian suatu keluarga sekalipun keluarga kecil. Sebuah rumah yang layak huni, tentu saja minimum harus memenuhi kebutuhan ruangan yang diperlukan bagi penghuninya. Misalnya sebuah keluarga kecil dengan 2 anak memerlukan minimum 2 kamar tidur anak, dan 1 kamar tidur utama (suami/istri), 2 kamar mandi/toilet, 1 ruang keluarga, dan 1 dapur. Lebih baik lagi ada ruang tamu yang terpisah dengan ruang keluarga. Bagi yang memiliki kendaraan, tentunya perlu sebuak carport. Space lain yang tidak kalah pentingnya adalah ruang tempat jemur pakaian dan ruang santai (taman + kolam ikan hias minimalis).

Tips Perawatan Rumah Tinggal


March 1st, 2012 No comments
[Atap Rumah Bocor]Membersihkan lantai, diding, pintu, jendela, langit-langit dsb. merupakan perawatan  rumah tinggal yang secara rutin dan sudah biasa dilakukan oleh setiap keluarga. Perawatan tersebut merupakan perawatan kebersihan bagian dalam rumah. Tapi, ada yang sering dilupakan oleh hampir setiap orang yaitu perawatan bagian luar.. terutama pada bagian rangka atap kayu, tutup atap dan talang. Agar rumah kita berumur panjang, tidak cepat rusak.. beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut :
Segera tanggulangi jika atap rumah bocor
Atap bocor merupakan penyebab kerusakan rumah. Penyebab atap bocor bisa karena genting/tutup atap pecah atau retak, sambungan tembok pembatas (blambir) retak, atau talang seng berkarat. Kadang-kadang orang sampai lama membiarkan atap bocor karena berbagai alasan. Sebaiknya jika terjadi atap bocor segera tanggulangi jangan ditunda-tunda, sebab akibatnya akan fatal.. kayu dan tembok akan basah dan lembab sehingga akan mengundang rayap.

rumah pengertian

Bookmark and Share
Follow @gudangmateri di twitter , dapatkan info menarik setiap hari !

Kesadaran akan kesehatan utamanya kesehatan lingkungan telah menjadi perhatian utama dalam beberapa dekade ini. Tuntutan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang sehat dan higiene bermula dari kebijakan pemerintah di daerah Amerika dan Eropa. Mereka memandang kesehatan lingkungan tersebut menjadi hal yang prioritas ditengah kemajuan era sekarang ini.

Akhirnya Indonesia-pun memperhatikan permasalahan kesehatan lingkungan ini ditandai dengan pembuat UU No. 2 Tahun 1966 tentang Higiene. Oleh karena itu untuk menciptakan kondisi kesehatan lingkungan yang optimal, ada baiknya kita mengenal apa itu Rumah Sehat dan masalah Higienitas.

Pembahasan I : Higienitas dan Standar Higiene

Kata `higiene’ berasal dari bahasa Yunani yang berarti perawatan dan pemeliharaan kesehatan. Bahan makanan yang diolah tanpa prinsip higiene dapat mengakibatkan penyakit. Badan manusia merupakan tempat yang sangat menguntungkan bagi tumbuhnya berbagai macam kuman. Kuman tersebut berkembang cepat di lingkungan yang hangat seperti kulit, apalagi jika orang berkeringat, ia ‘menyediakan’ zat dan air bergizi bagi kuman.

Pengalih kuman yang utama adalah tangan. Oleh karena itu, penting sekali mencuci tangan dengan sabun sebelum mulai bekerja dengan bahan pangan dan sesudah memakai kamar mandi atau toilet. Tidak hanya mencuci tangan yang penting, tetapi juga cara mengeringkan tangan merupakan hal yang sangat penting. Kain dan handuk yang biasanya digunakan untuk mengelap tangan merupakan pengumpul dan pengalih kuman yang berbahaya. Oleh karena itu, handuk dan kain yang digunakan untuk mengelap tangan, balk di dapur maupun kamar mandi/toilet harus sering diganti dan dicuci.

Maka dari itu persoalan Higienitas merupakan persoalan yang menjadi kegiatan sehari - hari kita, dimana kita harus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dari permasalahan yang akan timbul dari ketidakperdulian kita terhadap kebersihan tersebut.

Pembahasan II : Rumah Sehat

Untuk mendukung keberhasilan mewujudkan kesehatan lingkungan, menciptakan rumah sehat merupakan salah satu pilar pendukung keberhasilannya. Hal ini didorong juga dengan kemajuan yang pesat di bidang teknologi dan ilmu kesehatan yang tentunya memberikan pengertian dan kesadaran kepada manusia bahwa perumahan yang tidak sehat (poor housing) adalah penyebab rendahnya taraf kesehatan jasmani dan rohani.

Maka untuk memperbaiki keadaan ini dan meningkatkan taraf kesehatan, pembangunan gedung-gedung dan perumahan memerlukan perencanaan yang memenuhi persyaratan teknis konstruksi, ditambahlagi perhatian khusus diberikan kepada persyaratan kesehatan. Dimana persyaratan kedua ini dikenal sebagai higiene bangunan. Tujuannya, agar gedung atau perumahan tersebut dapat memenuhi kebutuhan akan kondisi tempat tinggal yang sehat (healthy) dan menyenangkan (comfortable), yang dikenal secara umum sebagai “rumah sehat”.

WHO (World Health Organization) mendefinisikan pengertian “sehat” yang lebih terperinci sebagai keadaan kesehatan jasmani, rohani, dan sosial yang baik dan lengkap, bukan hanya berarti terhindar dari penyakit atau kelemahan (Health is a state of complete physical, mental and social wellbeing, not merely the absence of disease or infirmity). Untuk menetapkan kondisi perumahan yang sesuai dengan kriteria sehat tersebut, The American Public Health Association telah meneliti dan merumuskan empat fungsi pokok rumah sebagai tempat tinggal yang sehat bagi setiap manusia dan keluarganya selama masa hidupnya.

Keempat fungsi pokok itu ialah:
- untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmani manusia yang pokok (the satisfaction of fundamental physiological needs);
- untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan rohani manusia yang pokok (the satisfaction of fundamental psychological needs);
- tempat perlindungan terhadap penularan penyakit menular (protection against communicable diseases);
- tempat perlindungan terhadap gangguan ataupun kecelakaan (protection against accidents).
(Sumber: Basic Principles of Healthful Housing)

Dalam pengertian rumah sebagai tempat tinggal yang dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmani manusia maka rumah harus dapat memenuhi syarat-syarat berikut:

1. Dapat memberikan perlindungan terhadap gangguan-gangguan cuaca atau keadaan iklim yang kurang sesuai dengan kondisi hidup manusia, misalnya: panas, dingin, angin, hujan, dan udara yang lembap.
2. Dapat memenuhi kebutuhan penghuninva untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan rumah tangga yang lazim, antara lain:
- kegiatan kerja yang ringan, misalnya memasak, menjahit, belajar, dan menulis.
- berkumpul bersama seluruh keluarga atau mengadakan pertemuan dengan tamu (human relation).
- kegiatan rutin untuk memenuhi kebutuhan kesehatan jasmani bagi kelangsungan hidup, antara lain mandi, makan, dan tidur.
3. Dapat digunakan sebagai tempat istirahat yang tenang sewaktu lelah atau sakit.
Dalam pengertian rumah sebagai tempat tinggal yang dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan rohani manusia, rumah harus berfungsi sebagai tempat yang dapat memberikan perasaan aman dan tenteram bagi seluruh keluarga. Dengan demikian, seluruh anggota keluarga merasa kerasan berkumpul dan hidup bersama, belajar saling menghargai, dan masing-masing dapat mengembangkan sifat dan kepribadian yang sehat.

Dalam pengertian rumah sebagai susunan ruang kediaman yang tertutup/terpisah dari pengaruh langsung lingkungan luar, rumah harus dapat menjauhkan manusia dari gangguan kesehatan yang disebabkan epidemi penyakit menular. Misalnya, penyakit tifus, kolera, dan disentri. Selain itu, rumah juga harus dapat memberikan cukup perlindungan terhadap gangguan keamanan karena kejahatan atau kerusuhan, misalnya pencurian dan perampokan.

Daftar Pustaka
Rencana Rumah Sehat Oleh IR. Rudy Gunawan
Pangan, Papan, Dan Kebun Berguna Oleh Petra Widmer

rumah ku

Home AddThis
Selamat Datang di Bangun-rumah.com
Selamat datang di website kami. Bangun-rumah.com adalah studio arsitektur yang berpengalaman dan fokus berkarya melayani pembuatan desain rumah tinggal, walaupun kami juga sering membuat desain restorant, café, ruko, kantor, villa mewah dan bangunan komersial lainnya.
Hasil karya arsitektur Bangun Rumah Persada sudah tersebar ke seluruh Indonesia dan beberapa ke mancanegara, Anda bisa melihat di menu gallery kami ( Dalam menu gallery hanya sebagian yang kami tampilkan ).
Desain Arsitektur kami mengadaptasi gaya tropis yang dipadukan dengan desain minimalis, klasik, Victorian, Mediteranian, Bali Modern, Bali Etnik, tradisional dll.
Selain pembuatan desain arsitektur, Team Bangun Rumah juga melaksanakan pembangunan proyek secara fisik, pelaksanaan pembangunan rumah pribadi, ruko, kantor, perumahan ( developer ), maupun pekerjaan interior.
Sebagai bukti dan komitment kami untuk membantu mewujudkan Rumah Idaman Anda , Kami siap mengajak anda untuk melihat proyek proyek kami yang sedang berjalan , agar Anda bisa melihat langsung mutu kwalitas pekerjaan yang kami tangani.
Selamat Menggunakan Jasa Kami
BRP Team


LAYANAN KAMI
Melayani pembuatan desain rumah tinggal dan pelaksanaan pembangunan. Sesuai dengan kebutuhan Anda, sesuai dengan gaya arsitektur yang Anda inginkan, sesuai dengan cost biaya yang Anda siapkan, layanan kami meliputi :
  1. Sketsa Desain
  2. Layanan ini untuk Anda yang membutuhkan desain arsitektur secara cepat dengan biaya yang memadai, hasil akhir dari layanan ini adalah visualisasi gambar 3 dimensi seperti contoh dalam menu gallery kami.
  3. Desain Arsitektur dan Struktur
  4. Layanan ini meliputi :
    • Konsultasi
    • Konsep Desain
    • Gambar Denah, Tampak dan Potongan dari bangunan
    • Gambar Struktur ( Pondasi, Kolom dan Balok )
    • Gambar Rencana Sanitasi air bersih/air kotor dan gambar instalasi listrik
    • Gambar Rencana Pintu Jendela dan Detail
    • Gambar Detail Façade Bangunan dan Eksterior
    • Gambar Detail Pola Lantai
    • Gambar Detail KM/WC
    • Gambar 3 Dimensi dari 1 view yang dianggap baik
    • Perhitungan RAB
  5. Desain Rumah dan Pengawasan
  6. Layanan ini untuk Anda yang ingin memakai jasa kami sebagai Arsitek sekaligus melaksanakannya. Dimana ketentuan dari layanan ini adalah :
    • Bangun Rumah Persada akan mengirimkan tenaga ahli Arsitek dan Sipil untuk pelaksanaan pembangunan
    • Harga jasa layanan ini adalah 10 % dari nilai proyek yang di hitung dari RAB ( Rencana Anggaran Biaya ) yang ada. ( diluar dari biaya tenaga kerja / tukang ) atau bisa juga di hitung Rp 300.000/ M dikalikan Luas Bangunan.
    • Pemilik proyek menyediakan bahan bangunan yang di perlukan
    • Memakai tenaga tukang dari kami atau Anda sudah memiliki tukang sendiri.
  7. Desain Rumah dan Pelaksanaan secara Total ( Borongan Total )
  8. Layanan ini untuk Anda yang 100 % mempercayakan pembangunan secara total proyek Anda kepada kami, kami melaksanakan pembangunan sesuai yang di perjanjikan dalam surat perjanjian kontrak sampai dengan serah terima kunci. Kami akan mengajukan Harga penawaran yang di hitung berdasarka Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) sesuai dengan spek bahan dan material yang akan di pakai.
Silahkan memilih layanan yang kami berikan,
Selamat Menggunakan Jasa Kami
BRP Team

Ternsenyumlah hari ini, wujudkan Mimpi !

Sunday, February 19, 2012

6 Tanya Jawab tentang Pergola untuk Rumah Tinggal


astudioarchitect.com Pergola merupakan bagian rumah atau berdiri sendiri, yang biasanya berfungsi sebagai peneduh dengan ditumbuhi tanaman rambatan. Pergola biasa dibuat sebagai pelengkap dan pelindung dari panas matahari dengan menggunakan tanaman rambat untuk mengurangi panas. Perbedaan dengan kanopi terletak pada ide dasarnya bahwa pergola merupakan atap tanaman rambat yang saat ini sudah agak bergeser pengertiannya menjadi semacam pelindung dari sinar matahari baik dengan tanaman rambat ataupun tidak. Artikel ini merupakan hasil wawancara reporter tabloid NOVA dengan Probo Hindarto, astudio, dimuat di tabloid NOVA edisi 16 Januari 2012.
1. Apa yang dimaksud dengan pergola? Apa bedanya dengan kanopi?
Pergola merupakan bagian rumah atau berdiri sendiri, yang biasanya berfungsi sebagai peneduh dengan ditumbuhi tanaman rambatan. Pergola biasa dibuat sebagai pelengkap dan pelindung dari panas matahari dengan menggunakan tanaman rambat untuk mengurangi panas. Perbedaan dengan kanopi terletak pada ide dasarnya bahwa pergola merupakan atap tanaman rambat yang saat ini sudah agak bergeser pengertiannya menjadi semacam pelindung dari sinar matahari baik dengan tanaman rambat ataupun tidak. Pergola seringkali merupakan pelindung dari panas matahari namun tidak dari hujan, karena tidak memiliki penutup atap. Kanopi merupakan bagian bangunan yang menempel atau berdiri sendiri, biasanya tanpa lantai, dan berfungsi untuk melindungi dari panas dan hujan. Kanopi selalu merupakan pelindung dari panas dan hujan. Namun saat ini, pergola seringkali dipakai untuk menyebut salah satu jenis kanopi, biasanya merupakan atap dengan kisi-kisi kayu atau besi dan tanaman rambat, tak jarang juga memakai atap polycarbonate. 2. Apa fungsi utama pergola? Seberapa penting fungsi pergola mendukungbangunan rumah secara keseluruhan?
Fungsi utama pergola adalah memberikan bayangan yang teduh di area rumah atau bangunan, tujuannya adalah untuk meneduhkan area berjalan atau area duduk outdoor. Pergola memberikan kesan alami karena material yang digunakan biasanya dari kayu, meskipun dibuat dari metal atau beton, pergola tetap memberikan kesan alami berkat tanaman rambat dan setidaknya kisi-kisi pembayangan yang menahan sinar matahari. Pergola bukan merupakan bagian penting dari rumah, namun merupakan bagian tambahan yang bisa menambah estetika dan kekayaan suasana ruang disekitar rumah.
3. Bagaimana dengan pemilihan desain, dihubungkan dengan konsep rumah?
Pergola sangat sesuai digunakan di Indonesia karena iklim negeri kita yang tropis dengan musim kemaraunya yang panas, sehingga sangat mehyenangkan bila memiliki pergola sebagai bagian dari rumah. Desain pergola terutama adalah merupakan struktur yang dibuat dari kayu, logam atau beton dengan bagian yang bisa dirambati tanaman rambat. Pergola sesuai untuk area rumah yang berhubungan dengan ruang luar seperti perpanjangan teras depan, samping dan belakang, maupun pergola yang berdiri sendiri memayungi area duduk luar. Desain dari material kayu biasanya digemari karena bisa disesuaikan dengan kayu kayu kusen pintu jendela rumah. Pergola bisa melengkapi rumah dengan elemen estetis yang memperkuat kesan rumah tropis yang sejuk dan rindang.

4. Material apa saja yang bisa digunakan untuk membuat pergola? Apakelebihan dan kekurangan masing-masing matrial tersebut?
Pergola bisa dibuat dari struktur kayu, logam atau beton. Bila dibuat dari kayu biasanya merupakan pergola model tropis yang terlihat lebih alami daripada dibuat dari logam atau beton. Pada dasarnya material baik kayu, logam atau beton dibentuk sedemikian rupa untuk memebrikan perlindungan transparan semacam atap, namun tidak tertutup dengan harapan sinar matahari masih bisa menembus disela selanya. Pergola bisa dibuat juga dengan kombinasi berbagai bahan, misalnya untuk kolom-kolom menggunakan beton, rangka kisi kisi bagian atasnya menggunakan kayu, serta ditambahkan kawat ram untuk rambatan tanaman. Material kayu memiliki kelebihan terlihat alami, namun kekurangannya adlaah harus memilih jenis kayu yang tahan cuaca seperti jati, merbau, ulin dan sebagainya sehingga tidak cepat lapuk mengingat pergola berada diluar ruangan dan terkena panas dan hujan. Material logam seperti besi hollow, stainless steel memiliki kekuatan berupa kesan ramping sehingga tidak perlu terlihat terlalu besar, namun material logam harus dipilih dari yang tahan cuaca, setidaknya diberi finishing cat dan pelapis yang tahan cuaca. Material beton biasanya dipakai sebagai kolom-kolom yang bisa memberi kesan kokoh serta kesan ruang yang lebih kuat, namun kadang terlihat lebih membosankan dan biasa saja. Material lain seperti batu tempel, palimanan, batu candi bisa ditambahkan untuk kesan estetika yang lebih kuat pada dinding beton atau tembok pergola.
5. Umumnya, dimana sih posisi pergola? Apakah selalu ada di bagian depanrumah?
Pergola bisa berada disemua bagian rumah yang berupa taman, baik didepan, disamping, ata dibelakang. Pergola juga bisa berada di lantai atas, misalnya sebagai perpanjangan teras/balkon atas, sebagai tempat duduk duduk di dak atas.
6. Aksesori atau elemen apa yang kerap “ditempelkan” pada sebuah pergola?Apakah tanaman rambat termasuk salah satunya?
 Elemen yang banyak ditambahkan adalah lampu tempel yang menempel pada dinding kolom pergola. Demikian juga dengan batu tempel bila disebut elemen hias, adanya kolam ikan disekitar pergola bisa memperkuat kesan asrinya. Tanaman rambat pada dasarnya bukan merupakan aksesori, namun menurut sejarahnya justru merupakan bagian utama dimana pergola sebenarnya hanya bangunan yang dipakai untuk rambatan tanaman, jadi tanaman rambat seyogyanya harus selalu ada di pergola.

Dalam Artikel versi web NOVA oleh Hasto Prianggoro:
 Tanaman rambat pada dasarnya adalah elemen utama dari sebuah pergola. Ia bukan merupakan aksesori, karena menurut sejarahnya justru merupakan bagian utama di mana pergola sebenarnya hanya bangunan yang dipakai untuk rambatan tanaman. Jadi, tanaman rambat “harus” selalu ada di pergola.Selain tanaman rambat sebagai elemen utama, aksesori atau elemen apa yang kerap “ditempelkan” pada sebuah pergola? Menurut Probo, ada beberapa elemen yang banyak ditambahkan pada pergola. Beberapa di antaranya adalah lampu tempel yang menempel pada dinding kolom pergola. Elemen atau aksesori lain misalnya batu tempel (disebut elemen hias), atau kolam ikan di sekitar pergola yang bisa memperkuat kesan asri pergola tersebut.
 Rambat Lebih Tepat



Tanaman apa yang pas sebagai elemen pergola? Sebaiknya pilih tanaman tahunan yang rajin berbunga dan berbuah tanpa harus mengganti dengan tanaman baru. Sifat tanaman sebaiknya selalu hijau (evergreen), yakni daun tidak rontok pada waktu-waktu tertentu. Tanaman juga harus memiliki nilai estetika tinggi. Itulah sebabnya, dipilih tanaman dari jenis perdu dengan bantuan perambatan, seperti bugenvil dan alamanda, atau tanaman merambat sendiri, seperti passiflora, anggur, stefanot dan sebagainya.
Setelah memilih jenis tanaman, sediakan pot-pot ukuran besar untuk menanamnya. Pot biasanya diletakkan di bagian belakang, dan posisinya berada di luar pergola. Media tanamnya berupa campuran tanah subur, pupuk kandang, dan pasir (1:1:1). Jika pertumbuhan tanaman perdu makin subur, sebaiknya dibantu dengan mengikatkan tanaman ke tiang. Usai menanam, jangan lupa untuk melakukan perawatan sebaik-baiknya.Pemupukan sekurang-kurangnya dilakukan tiga bulan sekali. Bisa memakai pupuk NPK maupun pupuk daun. Pemangkasan juga perlu. Tujuannya, di samping mengurangi beban pergola, juga menambah estetika. Tak ketinggalan, rajin-rajinlah memberantas hama, bila perlu semprot dengan pestisida.

Atap bertanaman ekologis dan fungsional

astudioarchitect.com Taman diatas atap adalah jenis atap yang baru-baru ini berkembang dengan pesat, digunakan baik untuk rumah tinggal maupun bangunan komersial. Tujuannya adalah agar bisa memiliki taman meskipun berada diatas bangunan. Dalam merencanakan konstruksi taman diatas atap, kita harus memperhatikan dahulu faktor keamanan berupa beban yang harus dipikul oleh keseluruhan struktur yaitu dak beton itu sendiri, beban tanah dan lapisan taman, tanaman dan juga manusia. Dalam artikel ini saya pilihkan buku yang ditulis Heinz Frick berjudul  ’Atap bertanaman ekologis dan fungsional’.
sumber gambar: http://www.thaigardendesign.com 
Kutipan: Beban tambahan yang perlu diperhitungkan dalam tahap desain meliputi:
  • beban mati yang meliputi berat dari kotak tanaman atau dinding pembatas taman lainnya. Untuk bahan beton bertulang, berat lazimnya mencapai 24 kN/m2. Berat ini tentunya dapat bervariasi tergantung apakah struktur beton ini dalam keadaan basah atau kering. 
  • Beban hidup dapat terdiri atas berat kering dan bash dari media tanam (tanah), pepohonan, air, dan juga orang yang menggunakan atap bertanaman ini.
  • Beban hidup yang diperhitungkan untuk penggunaan (untuk atap datar yang dapat dipergunakan tidak hanya untuk pemeliharan taman) adalah sekitar 1.5 kN/m2 denah.
  • Berat dari tanah yang basah mencapai sekitar 22 kN/m3. Tanah pada atap bertanaman ini beratnya tentu bervariasi tergantung pada ketebalan lapisan tanah yang dipakai. Sebagai gambaran umum, kedalaman lapisan tanah ini berkisar antara 0.3-0.5 m untuk jenis taman yang ditanami oleh rumput dan perdu dan berkisar antara 1-1.5m untuk pohon pelindung yang berukuran kecil dan sedang. 
  • Beban angin harus dipertimbangkan dengan matang dalam desain atap bertanaman dengan jalan memasukkan angka yang sesuai untuk beban tekanan yang disebabkan oleh angin. Beban tekanan (tiupan) angin ini tergantung pada ketinggian tempat, bentuk pohon (rimbun tidaknya) dan tipe struktur bangunan yang menopang atap bertaman tersebut. 
  • Posisi dari beban terpusat di suatu lokasi atap bangunan yang ditimbulkan oleh pohon dan beban tambahan struktural lainnya sangat penting untuk dipikirkan sejak awal sehingga pekerjaan kedap air (waterproofing) telah dipersiapkan sebelumnya dan pelat atap mempunyai kekuatan yang memadai untuk diberi beban tekanan akibat dari tambahan berat ini. 
  • Sangat penting bagi para pemilik, pengguna, dan pihak manajemen gedung untuk memperhatikan kterbatasan beban atap yang diizinkan dengan cara tidak membuat taman di sembarang lokasi pada atap. Hal ini perlu diperhatikan untuk menghindari hal-hal yang dapat membahayakan keamanan struktur bangunan akibat diletakkannya taman dan pepohonan yang berat pada atap yang seharusnya tidak boleh dibebani. 
  • Secara alamiah, setiap pohon dan tanaman akan tumbuh dan bertambah berat sejalan dengan perkembangannya. Hal ini juga harus diperhatikan dalam perhitungan struktur sebagai beban tambahan yang akan terkumpul seiring dengan bertambahnya usia bangunan. 
Aspek Konstruksi dan Susunannya
  • Atap bertanaman pada dasarnya disusun sebagai berikut:
  • Atap pelat beton bertulang dengan plesteran finishing semen; atau
  • atap konstruksi kayu dengan lapisan papan atau multipleks;
  • lapisan kedap air yang tahan terhadap akar tanaman;
  • lapisan pelindung lapisan kedap air terhadap kerusakan mekanis;
  • lapisan drainase (pengaliran air);
  • lapisan penyaring;
  • lapisan media tanam (tanah dan sebagainya); serta
  • vegetasi (tanaman/pepohonan)
Ketebalan dari konstruksi taman diatas atap akan bervariasi tergantung pada tanaman yang akan ditanam, rancangan sistem, dan fungsi tambahan lainnya disekitar taman.