Monday, March 30, 2015

Bagaimana memahami Strata Title dengan cara yang mudah?

Bagaimana memahami Strata Title dengan cara yang mudah?


Mungkin hampir semua masyarakat di kota besar seperti Jakarta sudah sering kali mendengar istilah Strata Title. Mereka yang bergerak di industri properti tentu sudah paham apa yang dimaksud strata title, namun bagi mereka yang berada diluar industri properti mungkin masih belum begitu paham tentang strata title. Ironisnya, sebagian besar customer yang membeli unit strata title dari satu gedung yang dibangun dengan konsep strata title ternyata masih belum memahami aspek-aspek praktis, apalagi aspek hukum dari unit strata title yang dibelinya.
Sebenarnya sudah banyak ulasan tentang strata title baik dimedia cetak maupun buku-buku yang ditulis oleh para ahlinya. Tapi memang ulasan-ulasan dan buku-buku tentang strata title masih ditulis dalam bahasa teknis dan hukum yang kurang nyaman untuk dibaca oleh orang awam. Sehingga alih-alih dengan maksud mensosialisasikan strata title, malah membuat orang lebih memilih bacaan atau buku lain yang lebih polupler dan enak dibaca.

Author mencoba menguraikan Strata Title ini dengan bahasa-bahasa yang lebih populer sehingga bisa menarik untuk dibaca oleh para blogger maupun teman-teman lain yang lebih suka dengan tulisan “pengantar tidur siang”

PENGERTIAN STRATA TITLE ITU SIMPLE

Jika anda mempunyai sertifikat tanah baik Setifikat Hak Milik (SHM), hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pakai, dan lain-lain cobalah tengok halaman belakang dari sertifikat tersebut. Disitu akan tertulis gambar lokasi tanah yang dikeluarkan berdasarkan Surat Ukur yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Terlepas dari bentuk tanah yang persegi empat atau persegi tak beraturan, sebenarnya gambar tanah tersebut menjelaskan dua dimensi ukuran yaitu panjang dan lebar. Ditepi tanah dimaksud akan dituliskan keterangan batas-batas utara, timur, barat dan selatannya sehingga menjadi jelas jika di inspeksi ke lapangan.

Jika anda sudah pahami kedua paragraf diatas dengan baik, mari kita lihat bagaimana sebenarnya sertikat strata title itu.

Jika sertifikat tanah berdimensi panjang kali lebar dan lokasinya digambarkan dengan batas sisi utara, timur, barat dan selatan, maka sertifikat strata title

Disamping berdimensi panjang kali lebar, ada satu lagi dimensi yang menyebutkan di ketinggian berapa lahan tersebut berada.
Disamping menjelaskan batas-batas sisi utara, timur, barat dan selatan, ada lagi batas yang menjelaskan diatasnya ada apa dan dibawahnya ada apa.

Kedua item perbedaan inilah yang membedakan sertifikat hak atas tanah dengan sertifikat strata title. Cukup simple bukan?

Jangan dulu pembaca membayangkan, nanti bentuk surat ukur yang keluar seperti apa ya? ini urusan lain yang akan dijelaskan dalam tulisan berbeda, yang penting author berharap pembaca mempunyai kesimpulan dari penjelasan tersebut bahwa Strata Title hanya berlaku di gedung bertingkat.

Ya strata title memang hanya ada di gedung bertingkat. Gedung strata title yang paling umum adalah gedung bertingkat jenis Apartemen. Bukankah para pemilik apartemen itu berada di ketinggian tertentu? Sementara lantai dibawah dan diatasnya sudah milik orang lain?

Contoh lain selain apartemen adalah trade center yang sering anda kunjungi untuk belanja seperti ITC Mangga Dua, ITC Ambasador, ITC Fatmawati, dll. Kios-kios yang dimiliki oleh individual baik pribadi maupun lembaga/perusahaan adalah unti-unit strata title yang bisa diperjual belikan dengan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun, kadang disingkat dengan H. Sarusun.

Nah, kok namanya Hak Milik Satuan Rumah Susun? bukannya Hak Milik Strata Title?

Ini adalah pertanyaan akademisi dibidang hukum tentunya. Entah bagaimana ceritanya Strata Title yang berasal dari kata bahasa inggris ditejemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Rumah Susun. Padahal sejatinya diterjemahkan menjadi Bangunan Susun atau Gedung Susun. Tapi biarlah ini urusan ahli bahasa, kita tidak masuk ke wilayah ini.

Selain Apertemen dan Trade Center, gedung strata title bisa juga berupa gedung perkantoran seperti Graha Irama, Menara Kadin, Menara Karya, Menara Kuningan yang berada disepanjang Jln. HR Rasuna Said, Kiningan, Jakarta.


KOMPONEN-KOMPONEN YANG BERADA DI GEDUNG STRATA TITLE

Dari penjelasan yang sederhana diatas. Author berharap pembaca sudah bisa memahami bahwa strata title itu hanya ada di gedung bertingkat.

Coba sedikit serius untuk memikirkan hal-hal sebagai berikut:

Jika ada beberapa pemilik unit strata title di gedung bertingkat, lalu tanah dimana gedung strata title itu berdiri dimiliki oleh siapa?
Bagaimana lobi lantai dasar, lobi di depan lift, Lift gedung, Genset gedung, AC di lobi, kolam renang, dll… ini semua dimiliki oleh siapa?.

Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― muncullah istilah yang disebut Tanah Bersama, Benda Bersama, Bagian Bersama.

Tanah dimana bangunan strata title berdiri adalah Tanah Bersama. Yang dimaksud “Bersama” itu siapa saja? Tentu saja mereka-mereka yang mempunyai unit strata title di gedung tersebut itulah yang dimaksud “Bersama”. Sehingga atas kebersamaan tersebut sejatinya dibentuklah apa yang disebut sebagai Perhimpunan Penghuni. Ada yang menyingkatnya dengan istilah PP, ada pula yang menyingkatnya dengan istilah Perhimni.

Nah, demikian pula Benda dan Bagian Bersama ―ada yang menyingkatnya dengan istilah BDBB, ada juga yang menyebut BBB, terserah saja tentunya―. BDBB ini dimiliki juga secara Bersama. Lalu apa bedanya “Benda” dan “Bagian” ?

Yang dimaksud Benda Bersama adalah semua bagian gedung yang “copotable” ―maksudnya bisa dicopot, ga nempel satu kesatuan dengan gedung―. Contohnya: genset gedung, asbak di depan lift, sofa dan meja di lobi, dll. Sedangkan Bagian Bersama adalah semua bagian komponen gedung yang melekat yang membuat gedung tersebut berdiri dan berfungsi. Contohnya: Pondasi gedung, lantai, dinding utama gedung, struktur gedung, koridor, dll. Sepertinya cukup jelas ya, bedanya Benda dan Bagian Bersama.

Tanah Bersama, Benda dan Bagian Bersama adalah milik bersama yang diamanahkan oleh seluruh Pemilik Unit Strata Title kepada Perhimpunan Penghuni untuk dijaga, dirawat dan dikelola.


SIAPAKAH YANG MENJADI PENGURUS PERHIMPUNAN PENGHUNI ?

Perhimni dibentuk berdasarkan rapat umum seluruh Pemilik Unit Strata Title dimana prosesnya diatur dalam AD/ART Perhimpunan Penghuni yang format standarnya sudah siap digunakan karena ditetapkan dalam Keputusan Menteri Peumahan No. sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja―. Didalam AD/ART tersebut disebutkan bahwa Pemilihan Pengurus dilakukan dengan cara Voting.

Lalu bagaimana menetapkan Hak Suara dalam Voting tersebut?

Hak suara para Pemilik Unit Strata Title ini tergantung dari besarnya luasan strata title yang meraka miliki. Makin banyak unit strata title yang dimiliki, maka makin besar pula hak suaranya. Adil bukan? Untuk menghitung Hak Suara tersebut ada istilah Nilai Perbandingan Proporsional atau sering disingkat NPP. NPP Pemilik Unit Strata Title ini dihitung dengan formula; Total luas strata title yang dimiliki dibagi dengan Total luas seluruh luas strata title di gedung strata title itu sendiri. Mudah bukan?

Nah NPP ini secara permanen melekat dan tertulis dalam Sertifikat H. Sarusun ―masih ingat ya H. Sarusun itu siapa J ?― (Hak Satuan Rumah Susun) atau sertifikat Hak Strata Title.


MITOS: JANGAN MEMBELI APARTEMEN KARENA ANDA PUNYA RUMAH TAPI TIDAK PUNYA TANAH!

Mitos ini berkembang cukup lama. Namun seiring dengan berjalannya waktu mitos ini sudah mulai ditinggalkan masyarakat. Ada kontribusi rekan-rekan tim marketing properti yang berhasil mensosialisasikan strata title dengan penuh kesabaran.

Sebenarnya memiliki unit apartemen strata title bukan bukan tidak punya tanah. Tanahnya tentu saja tetap ada dan dimiliki oleh Para Pemilik Unit Strata Title. Namun kepemilikannya sudah diatur melekat dalam NPP dan pengelolaanya disepekati bersama kepada Perhimpunan Penghuni yang pengurusnya dipilih sendiri oleh para Pemilik Unit Strata Title.

Lalu sebenarnya apa sih yang dikuatirkan jika tidak punya tanah?

Jika yang dikuatirkan tidak ada tempat untuk memelihara ayam, bebek, kucing, burung, dan binatang-binatang peliharaan lain yaaaa tentu saja anda perlu kuatir. Karena demi ketertiban hidup bertetangga tentu saja binatang-binatang peliharaan tersebut dilarang berada di gedung bertingkat.

Lain soal jika kekuatirannya adalah takut kalau-kalau terjadi musibah gempa, kebakaran atau apapun yang membuat gedung tersebut runtuh maka muncul dikepala bahwa akhirnya H. Sarusun yang dimiliki menjadi hanya selembar kertas saja tanpa Unit!

Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian dan Peraturan Pemerintah No. 4/1988 pasal sekian sekian―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― Perhimni wajib membeli asuransi gedung yang dananya diambil dari iuran para Pemilik Unit Strata Title. Asuransi itu mahal? Ya memang mahal tapi jika total luasan gedung 50.000 m2, maka iuran Rp. 2000,- per m2 per bulan PP akan mempunyai uang Rp. 100.000.000,- per bulan atau dalam setahun menjadi Rp. 1.2000.000,-. Padahal harga asuransi gedung hanya sekitar Rp. 500.000.000,- untuk setahun….. menarik bukan?

Apa lagi jika para Pemilik Unit Strata Title membeli premi asuransi Business Interuption ―Asuransi yang mengcover kehilangan pendapatan sewa selama masa pembangunan kembali gedung yang runtuh―… Problem solved bukan?

Nah, lupakanlah mitos ! pikirkan yang logis-logis saja.

Tuesday, March 24, 2015

5 ALASAN MENGAPA INVESTASI PROPERTI SEMAKIN MENINGKAT

5 ALASAN MENGAPA INVESTASI PROPERTI SEMAKIN MENINGKAT

RumahCom – Jika kita amati, hampir semua pebisnis mengalokasikan sebagian dana mereka untuk membeli properti baik dengan tujuan sebagai bisnis utama, sekadar efisiensi biaya (dibandingkan dengan biaya sewa tempat usaha) maupun untuk mengamankan aset mereka. Mengapa demikian? Seberapa pentingkah investasi properti itu dan mengapa nilainya semakin meningkat?





Satu fakta yang perlu Anda ingat adalah bahwa luas daratan di bumi tidak pernah bertambah, bahkan cenderung berkurang, sementara jumlah penduduk selalu bertambah. Hal ini berlaku di seluruh permukaan bumi, tentunya termasuk Indonesia. Fakta lain yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa tidak pernah ada properti yang sama persis, khususnya mengenai lokasi. Faktor kelangkaan dan keunikan properti inilah yang menjadi pola pikir mendasar bagi sebagian besar pebisnis untuk berinvestasi di bidang properti. Uraian dibawah ini akan semakin menjelaskan kepada Anda semua mengapa investasi properti di Indonesia semakin meningkat.

1. Investasi properti di Indonesia paling menguntungkan di dunia di mana harga properti akan selalu naik dari tahun ke tahun.

Perlu Anda ketahui bahwa sampai dengan akhir tahun 2013 saja, setidaknya masih ada 14 juta dari 61 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah. Jumlah ini akan semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin naik di Indonesia. Seperti uraian di atas bahwa luas daratan yang tidak berubah sementara jumlah penduduk yang terus bertambah, harga rumah di Indonesia tentunya akan selalu naik karena permintaan bertambah dan persediaan berkurang.

2. Pemerintah semakin kesulitan menyediakan rumah bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Kebutuhan rumah untuk kalangan menengah ke bawah mempunyai porsi terbesar di Indonesia. Kelas menengah ke bawah ini adalah keluarga yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan. APBN yang ada saat ini sebagian besar digunakan untuk membiayai sektor pendidikan dan kesehatan, dan hanya sebagian kecilnya saja yang digunakan untuk pemberian subsidi perumahan kepada masyarakat. Sampai akhir tahun 2013, setidaknya sudah tercatat permintaan rumah yang mencapai 900.000 unit per tahun, padahal pasokan rumah hanya 80.000 unit dalam setahun. Hal ini membuat peluang investasi properti di Indonesia sangat besar.

Berikut ini beberapa informasi terkait besarnya potensi investasi properti di Indonesia:

Sebelum 1998, pemerintah berhasil mengembangkan hunian murah hingga 250.000 unit per tahun, namun setelah itu, pemerintah hanya mampu menyediakan hunian di bawah 100.000 unit setiap tahunnya.

Menurut data Kementerian Perumahan Rakyat, jumlah kelangkaan (backlog) hunian terus bertambah, tahun 2004 sebesar 5,3 juta unit dan menjadi 7,5 juta pada tahun 2008, sementara itu pada tahun 2013 jumlahnya semakin meningkat menjadi 15 juta unit.

Jumlah penduduk sebesar 245 juta jiwa saat ini membutuhkan setidaknya rumah untuk 65 juta kepala keluarga. Sementara rumah yang ada hanya 50 juta unit, di mana 37% dari kondisi fisik rumah yang ada tersebut sebagian masih tidak layak huni.

3. Potensi pasar properti di Indonesia terbuka luas untuk investor swasta di semua kelas, termasuk pasar kelas menengah ke bawah.

Hal ini tidak berlaku di luar negeri di mana sektor kelas menengah ke bawah diurus oleh pemerintah. Padahal saat ini potensi masyarakat kelas menengah semakin besar seiring kenaikan pendapatan per kapita penduduk Indonesia menjadi sebesar 3000 USD lebih, dan menjadikan Indonesia masuk dalam 10 besar kekuatan ekonomi dunia saat ini.

4. Investasi properti bisa dikontrol oleh investor sendiri sehingga resiko bisa dikendalikan.

Jika Anda berinvestasi di sektor pasar modal seperti saham, reksadana, atau emas sekali pun, kondisi ekonomi secara global menjadi penyebab naik turunnya nilai investasi Anda. Hal ini tentu saja tidak dapat Anda kendalikan karena sifatnya yang mengikuti mekanisme pasar. Hal ini berbeda dengan properti, di mana harga akan cenderung selalu naik dan Anda dapat menentukan keuntungan investasi dengan cara memilih lokasi yang tepat dan melakukan renovasi untuk meningkatkan nilai jual properti Anda.

5. Untuk mendapatkan keuntungan, Anda tidak perlu menjual properti.

Investasi di pasar modal dan barang berharga seperti emas mengharuskan Anda untuk melakukan penjualan saat harga naik, jika Anda ingin mendapatkan keuntungan. Hal ini tidak berlaku pada investasi properti, karena Anda dapat memilih untuk menyewakannya kepada orang lain. Hal inilah yang menjadikan investasi properti di kota besar tubuh pesat, bahkan Jakarta saat ini menjadi tempat dengan pertumbuhan investasi properti tertinggi di dunia. Apartemen, hotel dan kondominum adalah bentuk investasi paling banyak diminati di kota besar. Kebutuhan akan akses yang cepat menuju tempat kerja, kombinasi suasana yang tenang dan nyaman di kota besar membuat kebutuhan akan apartemen, hotel dan kondominum akan selalu meningkat setiap tahunnya. Anda berminat investasi di properti? Satu syarat penting yang dibutuhkan adalah modal yang relatif besar. Siapkah Anda?

Sumber: AturDuit.com

Wednesday, March 18, 2015

APA Pengertian Kondotel (Condotel / Condominium)


APA Pengertian Kondotel (Condotel / Condominium)



Properti Indonesia - Pengertian Kondotel? Arti Kondotel? Apa itu Kondotel? Seperti singkatannya, kondotel atau kondo hotel ini merupakan bangunan yang terdiri dari unit-unit layaknya apartemen. Tiap unit memiliki dapur, ruang duduk atau kamar tergantung tipe yang ada. Pada beberapa kondotel, ada juga tipe studio. Tiap kondotel dapat menawarkan tipe yang berbeda-beda. Pada condotel biasanya disediakan fasilitas-fasilitas seperti seperti kolam renang, spa, restoran, meeting rooms dan fasilitas lain seperti yang disediakan hotel berbintang, semua ditujukan untuk kenyamanan pengunjung.

Pengertian Kondotel (Condotel / Condominium)


Tiap unit ini kemudian dijual kepada investor. Selanjutnya, unit-unit dikelola oleh operator hotel yang akan memasarkan dan menyewakan secara harian kepada tamu-tamu yang akan menginap di kondotel ini. Kondotel akan difungsikan seperti hotel berbintang. Secara sederhana, kondotel dapat diartikan seperti kondominium atau apartemen yang diolah dan disewakan seperti hotel.
Keuntungan Kondotel

Membeli kondotel (kondominium hotel) atau apatel (apartemen hotel) merupakan salah satu cara berinvestasi dalam bidang properti. Keuntungan investasi yang didaoat melalui kondotel ini antara lain:

Memperoleh Hasil Operational, Penggunaan kondotel yang dioperasikan seperti hotel akan menghasilkan pendapatan operational. Pendapatan ini kemudian dibagikan kepada para investor. Besarnya pendapatan yang diberikan berkisar 8%-12% per tahun dari harga beli. Jika dibandingkan, angka ini lebih besar dibandingkan dengan bunga deposito. Hal ini berbeda dengan apartemen biasa dimana Anda tidak akan mendapatkan penghasilan jika tidak ada yang menyewa unit Anda Selain itu, biasanya pengelolaan hotel dilakukan oleh mereka yang sudah biasa berkecimpung di dunia perhotelan sehingga mereka telah berpengalaman untuk mengelola hotel.

Beberapa kondotel memberikan imbal balik pada saat serah terima. Besarnya imbal balik yang diberikan berkisar 8%-10% selama 2-3 tahun yang dibayarkan langsung pada saat serah terima unit. Dengan kata lain, investor memperoleh cash back dari pembeliannya.
Menginap Gratis, Sebagai investor, Anda bisa mendapatkan menginap di kondotel ini tanpa membayar sehingga Anda dapat merasakan juga fasilitas hotel dan kenyamanan yang disediakan kondotel. Lamanya menginap gratis berkisar 18-30 hari per tahun untuk setiap unit kondotel.
Harga Unit yang Semakin Meningkat, Salah satu yang menarik dari investasi properti adalah harganya yang akan terus meningkat mengikuti kenaikan tingkat inflasi. Begitu juga dengan membeli kondotel, harga unit yang Anda beli dapat terus meningkat sehingga akan menghasilkan keuntungan tersendiri. Peningkatan harga dapat mencapai 20% per tahun. Selain itu, kepemilikan Anda terhadap kondotel dapat dijadikan agunan kepada bank jika Anda memerlukan pinjaman uang di bank.
Apa yang Harus Dipastikan Sebelum Membeli Kondotel?

Setelah melihat keuntungan-keuntungan dari berinvestasi condotel, mungkin membuat Anda tertarik juga untuk mebeli unit kondotel. Tetapi, agar investasi Anda menguntungkan, perhatikan hal-hal berikut sebelum memutuskan untuk membeli kondotel:
Lokasi, Dalam investasi properti, lokasi tempat berdirinya properti merupakan sesuatu yang sangat penting. Jika lokasinya strategis, memiliki fasilitas pendukkung yang baik, maka akan membuat harga properti semakin cepat untuk naik. Maka, tinjaulah terlebih dahulu kondotel tersebut. Karena kondotel akan difungsikan seperti hotel, maka akan lebih baik jika lokasi kondotel tersebut berdekatan dengan lokasi bisnis atau tempat wisata, dimana banyak orang yang membutuhkan hotel untuk singgah.
Konsep, Konsep bangunan dan lingkungan yang dibangun oleh kondotel juga dapat mempengaruhi ketertarikan orang untuk menginap disamping juga fasilitas-fasilitas yang disediakan di dalam kondotel. Jika tujuan kondotel diperuntukan pelaku bisnis konsep yang dibuat mungkin akan berbeda jika pasar yang dituju adalah keluarga. Tanyalah terlebih dahulu konsep dan fasilitas-fasilitas yang akan dibangun.
Pengembang, Pengembang atau developer yang membangun condotel sebaiknya pengembang yang telah terpercaya menyelesaikan bengunan sampai selesai dengan tepat waktu dan sesuai yang dijanjikan. Jangan sampai pengelola menyelesaikan tugasnya dengan lambat atau bahkan tidak menyelesaikan bangunan sehingga bangunan terbelengkalai dan Anda menderita kerugian. Hal ini perlu diperlukan apabila kondotel yang hendak Anda beli masih dalam tahap pembangunan atau belum dibangun.
Pengelola Hotel, Agar dapat memberi kenyamanan dan kepuasan pengunjung hotel, maka perlu diperhatikan siapa yang menjadi pengelola hotel ini. Akan lebih baik jika pengelola hotel merupakan pengelola yang sudah terbiasa menjalankan bisnis hotel. Dengan demikian, mereka lebih berpengalaman dalam melakukan management hotel, mengurus hotel juga memberikan pelayanan kepada para tamu. Hasiknya, tamu-tamu akan senang dan akan kembali menginap di hotel tersebut.
Jika Anda berniat melakukan investasi melalui kondotel ini, cobalah untuk melakukan perhitungan terlebih dahulu dan mencari tahu lebih lanjut pada kondotel yang Anda pilih. Cari tahu lebih lanjut tentang pendapatan yang akan Anda dapatkan. Apakah masih ada biaya-biaya lain yang harus Anda bayar dan isi perjanjian agar tidak merugikan Anda.

Membeli condotel bisa menjadi salah satu pilihan investasi properti saat ini. Anda bisa memiliki kondominium sekaligus hotel pribadi melalui investasi kondotel.

Tuesday, March 10, 2015

Apa Itu Condotel...??? INVESTASI PENSIUN YANG PALING TEPAT


Apa Itu Condotel...???
Sering sekali kita mendengar tentang kalimat ini condotel-condotel-condotel, di jumpai banyak di iklan properti, pameran mall, pada prinsipnya adalah salah satu konsep pilihan untuk berinvestasi. Saat ini perkembangan investasi condotel sangat cepat, beragam penawaran keuntungan, lokasi dan hotel pengelola sebagai pelaksana. Sebelum kita memutuskan berinvestasi properti condotel ada baik nya kita tahu dulu Apa itu Condotel?

Seperti singkatannya condotel ( condominium hotel ) ini merupakan bangunan yang terdiri dari unit-unit layaknya apartment sebagai tempat tinggal/ hunian, hanya yang membedakan condotel terhadap apartmen adalah fungsi operasional nya dari unit tersebut yaitu dijadikan sebagi hotel.  Tiap unit memiliki ruang tidur, ruang duduk, kamar mandi. Pada beberapa condotel menawarkan tipe yang berbeda-beda serta memiliki fasiltas layak nya sebagai hotel seperti kolam renang, restaurant, spa, meeting room, yang disesuaikan dari bintang hotel tersebut, semakin tinggi tingkatan bintang hotel operasional fasilitas pun akan lebih lengkap ditujukan untuk kenyamanan pengunjung.

Seperti umumnya apartmen tiap unit di jual atau ditawarkan ke investor, namun masih banyak di sini para investor mengartikan membeli condotel sama dengan membeli apartment, di sini perlu digaris bawahin perbedaan investasi Condotel & Apartment :

Investasi Condotel : Unit fungsional sebagai tempat hunian sewa harian, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya" maintenance, service charge, listrik, air sudah karena sudah termasuk dalam biaya pengelolaan, unit sudah termasuk fully furnish standart hotel, nilai sewa rata' per tahun lebih dari 100 jutaan ( ROI ) masa pembangunan hotel dan masa operasional hotel, dikelola oleh manajemen hotel operator berpengalaman di hospitality industri. Nilai sewa mengalami kenaikan tergantung season dan kenaikan sewa dari  inflasi setiap tahunnya. Merupakan suatu kebutuhan para wisatawan untuk berlibur memerlukan tempat menginap, dan merupakan bagian dari gaya hidup jadi dipastikan ada yang akan memerlukan unit kamar hotel. Mendapatkan keuntungan bagi para investor untuk menginap secara gratis per tahunnya. Dan unit milik tetap terjaga rapi selamanya karena hotel memiliki departemen House keeping. Harga unit hotel meningkat lebih cepat karena pemilihan lokasi pengembangan hotel di kawasan wisata atau kawasan bisnis. Konsep dari hotel yang sangat mempengaruhi  dan fasilitas merupakan nilai plus.

Investasi Apartment : Unit fungsional sebagai tempat hunian atau hunian sewa bulanan, terdapat biaya" tambahan seperti maintenance & service, listrik, air dan unit tidak termasuk fully furnish, nilai sewa rata" 40 Juta pertahun, pengelolaan secara pribadi. Umumnya di kota besar sudah cukup banyak pengembangan apartment dengan harga budget, baik itu apartment subsidi, rusunami, ataupun apartment gol menengah , sehingga hal ini menyebabkan nilai sewa pun sulit didapatkan ( sangat tergantung dari ada penyewa atau tidak ). Dan dengan bertumbuhnya banyak apartment untuk dijual kembali pun kenaikan harga ( capital gain ) tidak begitu besar per tahun nya, kecuali dari apartment tersebut berada dikawasan segitiga emas.

Dari perbedaan di atas membeli investasi antara condotel dan apartment sangat banyak perbedaan, sehingga membeli investasi condotel pasti akan lebih mahal dari pada apartment, namun masih banyak para investor membeli condotel hanya menilai sama dari seberapa luas meter unit kamar hotel dan apartment.

Jika Anda berniat melakukan investasi condotel cobalah melakukan perhatian terlebih dahulu dan mencari tahu lebih lanjut pada condotel yang Anda pilih. Hal yang menjadi perhatian dalam perencanaan pembelian condotel adalah :

Lokasi Condotel : Apa berada dikawasan wisata atau segitiga bisnis, seputar lokasi hotel yang di bangun termasuk kawasan bernilai jual untuk kalangan menengah atau budget. Perlu menjadi pertimbangan dan perhatian seputar lokasi serta hotel lain apa saja yang telah beroperasional (existing hotel).
Pengembang / Developer : Pengembang yang membangun condotel sebaiknya pengembang yang lebih terpercaya. Akan tetapi jika pengembang yang membangun condotel tersebut adalah pengembang baru bukan artinya Anda memutuskan untuk tidak berinvestasi condotel, karena ada pengembang baru memiliki latar belakang pengalaman-pengalaman dalam membangun suatu properti tergabung dalam developer" properti sebelumnya. Yang perlu diperhatikan adalah idzin" secara legaitas perusahaan, dan idzin prinsip dalam pengembangan condotel itu tersendiri.
Legalitas : Selain legalitas perusahaan, dan perjanjian PPJB dan Pengelolaan, pastikan pada saat Anda ingin berinvestasi condotel apakah status kepemilikan unit condotel tersebut adalah Strata Title sertifikasi hak milik yang di bangun di atas lahan bangunan HGB murni atau di bangun di atas tanah Sewa, BOT, HGB Lease Hold, karena jika cndotel tersebut di bangun di atas tanah bukan HGB murni artinya unit condotel Anda tidak dapat dimiliki selamanya tergantung jangka waktu masa sewa peruntukan tanah yang bersangkutan.
Hasil presentase keuntungan : Pengunaan condotel yang dioperasikan sebagai hotel akan menghasilkan pendapatan operasional. pendapatan ini kemudian di bagikan kepada para investor sesuai dengan luasan unit yang dimiliki dengan sistem pembagian pro rata-rata dari tingkatan hunian hotel pertahun, dan pada umumnya mendapatkan nilai investasi bersih setelah  setelah nilai kotor ( gross revenue ) dikurangi biaya-biaya operasional (operational cost). jadi perlu di pastikan apakah Anda mendapatkan nilai investasi dari gross revenue atau income bersih ( net income ). Saat ini investasi condotel semakin menjanjikan dengan nilai sekian persen pendapatan sudah bisa Anda dapatkan pada saat awal konstruksi pembangunan ( Uang masa tunggu pembangunan ) biasanya tenggang waktu selama dua tahun pembangunan, setelah operasional presentase masa bagi hasil.
Biaya-biaya : Pertanyakan biaya-biaya apa saja yang belum termasuk dalam proses kepemilikan unit condotel, sep. harga apa sudah termasuk PPn, biaya notarial & pertelaan,BPHTB dan biaya yang timbul atas pajak pemerintah lainnya misalnya adalah pajak PPNBM.
Fasilitas menginap ; pada umumnya pemilik unit mendapatkan fasilitas poin menginap gratis setiap tahunnya, pertanyakan prosedur syarat mengunakan fasilitas menginap, dimana biasanya akan tercantum pada perjanjian pengelolaan.
Tahapan pembangunan ; Hal ini sangat Anda perlu tanyakan kapan project condotel tersebut mulai pembangunan, di mulai masa Ground Breaking, konstruksi pondasi, konstruksi building, Topping Up, Serah terima dan masa operasional, sehingga Anda dapat menghitung sekian nilai investasi Anda, kenaikan unit, dan masa balik modal investasi ( BEP), serta secara langsung Anda dapat mengukur kepercayaan kredibelitas dan kwalitas dari pengembang / developer.
Document : Sebaiknya Anda setiap kali melakukan transaksi pembayaran menyimpan bukti-bukti kwitansi yang dikeluarkan secara resmi di atas materai tanda tangan dari pihak developer, dan jika Anda telah melunasi pembayaran sesuai dari syarat ketentuan dari masing-masing developer maka minta lah hak Anda untuk  jadwal segera untuk melakukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli ( PPJB ), Hal ini diperlukan karena sebagai bukti yang sangat sah kalau Anda sepenuhnya sudah memiliki unit condotel tersebut dengan terlampir pasal-pasal di dalam nya.
Jadi sudah jelas sekarang Apa Itu Condotel dan yang membedakan antara investasi condotel dan apartment. Hasil berinvestasi di condotel yang lebih besar serta menjanjikan, tanpa harus repot Anda dalam hal pengelolaan, tanpa mengeluarkan lagi biaya-biaya operasional, unit condotel Anda akan terawat rapi, dan Anda pun tetap dapat menikmati fasilitas dari condotel Anda. Inilah yang dinamakan kalau berinvestasi condotel adalah investasi trend masa kini yang merupakan investasi untuk jangka panjang Anda kelak. Karena condotel adalah investasi properti yang produktif dan aktif. Di ibaratkan Anda memiliki seekor Angsa yang bertelur Emas setiap harinya, pasti tidak akan mungkin dilepaskan begitu saja. Resiko investasi condotel bisa dikatakan sangatlah minim dengan resiko karena semua orang butuh akan gaya hidup liburan melepas kepenatan dan hotel bagian dari gaya hidup masih menjadi kebutuhan alternatif tempat hunian berkelas sebagai pendukung di dunia pariwisata.

Saat nya Anda menikmati hasil investasi Anda "The Luxurious Life Style On Your Hand". SELAMAT BERINVESTASI CONDOTEL DAN HOTEL MENJADI MILIK ANDA.

Jika Anda ingin tahu lebih mengenai berinvestasi di condotel jangan sungkan-sungkan tanyakan kepada Kami segera, Kami siap menjadi konsultant keuangan Anda, agar semakin berkembang lebih dalam bagian properti Anda, seperti Angsa bertelur Emas. Kami merupakan mitra dalam perencanaan masa depan Anda.

Tuesday, March 3, 2015

PENGERTIAN CONDOTEL


“Apakah Anda pernah bermimpi untuk tinggal dihotel? Bayangkan saja Anda akan memiliki housekeepers, valet driver, layanan kamar, dan banyak lagi semuanya ada untuk memenuhi kebutuhan Anda. Jika anda tinggal di hotel, pastinya Anda juga memiliki kolam renang, pusat kebugaran, restoran dan bahkan spa di sekitar Anda. What a life!
Atau, apakah Anda pernah bermimpi untuk mendapatkan passive income tanpa Anda sadari ? Bayangkan saja, setiap kali Anda meninggalkan rumah Anda untuk semalam atau lebih, orang lain akan menempati dan membayar untuk penggunaan properti anda. Anda tidak harus melakukan apapun, Anda tidak pernah mengetahui seseorang telah ada, karena begitu Anda datang rumah dalam keadaan semula dan Anda menerima extra income. What a deal !”
Turista Room
Harga Mulai Rp 400jtan
Condotel atau Condo hotel merupakan salah satu investasi yang paling menarik dari segmen pasar real estat. Rata rata setiap bulannya, merek besar seperti Trump, Ritz Carlton, Nikko Hotel dan Swiss  Belhotel  mengembangkan  condo hotel baru di kota besar atau resor tujuan.
Condo hotel beroperasi seperti hotel biasanya. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa setiap orang boleh mempunyai kamar untuk dimiliki. Tamu hotel yang akan membayar sewa kamar tidak tahu bahwa hotel ini adalah condo hotel. Kelihatannya dari luar tidak ada perbedaan. Sebagai pemilik anda mempunyai hak mengambil fee dari biaya sewa kamar. Jadi kamar adalah milik anda sepenuhnya. Sama seperti anda memiliki rumah yang saat ini Anda berada. Perbedaannya adalah bahwa Anda menyerahkan dan menerima hasil dari tim manajemen properti / pengelolah yang menangani semua aspek operasi dan sewa harian.
Condo hotel ini dirancang untuk kepemilikan hak milik atau strata title. Tentu saja sebagai pemilik dari condo hotel, kunjungan Anda akan memberikan berbagai aspek keuntungan fasitas dan privasi yang tidak tersedia untuk tamu tamu yang biasanya.
umumnya ciri khas pemilik sebuah hotel condo terbagi dua kelompok yaitu gaya hidup antusias dan investor. Gaya hidup pembeli cenderung membeli condo hotel di resor tujuan favorit mereka. Mereka menyukai ide yang menakjubkan memiliki properti di tempat tujuan favorit mereka, tetapi mereka tidak ingin beban rumah kedua tersebut kosong dan menurunkan finansial mereka. Mereka juga tertarik dengan ide pada saat mereka liburan rumah kedua tersebut dalam keadaan siap selalu pada saat mereka datang. Selain itu, karena sistem kepemilikan condo hotel umumnya dilengkapi dengan fasilitas dan layanan utama keuntungan maka pemilik merasa lebih puas. Jenis pembeli seperti ini adalah tepat dan cenderung berlibur kekunjungan mereka 5-6 kali setahun.

Investor, di sisi lain akan tetap membeli karena pembelian condotel sesuai dengan gaya hidup mereka. Jika berinvestasi diproperti menanamkan aset maka semua yang mereka butuhkan akan membenarkan pembelian. Murni untuk investor, apresiasi dan arus kas adalah penting karena dengan apresiasi yang lebih besar yang menentukan faktor. Selain itu kesempatan untuk memiliki investasi yang aman (strata title / hak milik ) dan dengan adanya pengelolah profesional manajemen didalam condotel tersebut sangat bernilai lebih.

Banyak real estate investor telah memperoleh keuntungan fantastis yang dicapai selama bertahun-tahun dari condo hotel dan melanjutkan untuk membeli properti premium ketika datang ke pasar. Repeat buyers dari investor sendiri meningkat dari 10 – 20 unit condo hotel dan selalu bertambah setiap tahunnya. Mereka mempunyai konsep membeli pada harga yang lebih rendah selama pra-konstruksi dan kemudian menjual pada harga yang lebih tinggi sekali pada saat condotel tersebut beroperasi selama beberapa tahun. Secara khusus sebagian besar investor tertarik terhadap nama merek condo hotel seperti Trump, Hard Rock, Ritz Carlton, Westin, Swiss Belhotel dan Four Seasons.

Rata-rata pembeli adalah antara usia 35 – 55 telah menikah mempunyai anak-anak yang masih sekolah atau di perguruan tinggi dan memiliki asset property yang dimiliki pada saat liburan sebelumnya. Ciri khas pembeli cenderung lebih melihat pembelian real estate sebagai cara cerdas untuk meningkatkan kekayaan.

Condo hotel juga menarik pembeli dari seluruh dunia. Eropa, Amerika Selatan, dan Asia yang membeli condo semua hotel di Amerika Utara. Eropa dan Asia yang dengan cepat muncul sebagai salah satu yang paling cepat berkembang dari segmen kepemilik condo hotel di Amerika Utara. Penduduk daerah ini memiliki flexed ekonomi dan mereka dalam beberapa tahun telah menunjukkan minat luar biasa dibisnis hotel condo model. Bahkan separuh unit Trump Waikiki real estate proyek di dunia yang paling berhasil dijual secara eksklusif untuk Asia pembeli. Saat ini condo hotel juga banyak dikawasan asia, Indonesia yang terkenal dengan pulau Bali mulai dilirik oleh para investor luar yang gemar berinvestasi dibidang property.