Showing posts with label PUNNAKA APARTEMEN. Show all posts
Showing posts with label PUNNAKA APARTEMEN. Show all posts

Wednesday, October 7, 2015

INVESTASI CERDAS PUNNAKA APARTEMEN JOGJA

INVESTASI CERDAS PUNNAKA APARTEMEN JOGJA

Persiapkan Pensiun anda sejak sekarang
Cocok untuk investasi bagi kaum muda maupun tua

Penawaran berlaku hanya utk mereka yg dapat KEUNTUNGAN DI MASA DEPAN




Harga unit 770 JUTA

Lokasi:
-Ke Kampus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia hanya 5 menit
- Ke sekolah desain komunikasi visual STSRD hanya 5 menit
-Ke Kampus Sarjana Wiyata hanya 10 menit
-Ke kampus Universitas Ahmad Dahlan hanya 10 menit
-Ke UGM hanya 30 menit
-Ke Ambarukmo Plaza (Amplaz) hanya 15 menit
-Ke Malioboro hanya 10 menit
-Ke Bandara Internasional Adisucipto hanya 20 menit
-Ke Kawasan Wisata Kaliurang hanya 60 menit
-Ke Parangtritis hanya 45 menit


SEGERA BOOKING SEKARANG
Mas Ham JOGJA
Telp.081329020475
PIN.5A95B6F3

Sunday, June 28, 2015

INVESTASI CONDOTEL


INVESTASI CONDOTEL

Condotel adalah singkatan dari Condominium dan Hotel Sering juga di sebut sebagai Strata Hotel atau Apartement. Condotel ini awal mulanya populer di Amerika. Di sana condotel biasanya berbentuk bangunan tinggi dan mewah. Sama halnya dengan condominium, unit condotel juga dapat dimiliki oleh perseorangan. Dan saat pemilik tidak menempati unitnya, unit tersebut dapat disewakan layaknya hotel, dan biasanya dikelola oleh hotel management. Inilah yang akhirnya yang memunculkan istilah condotel. Kini, penawaran condotel di Amerika sudah mengarah bukan lagi sebagai hunian biasa layaknya seperti membeli rumah, tetapi sudah lebih pada tawaran investasi. Karenanya, iklan-iklan condotel diawasi sangat ketat di sana.

Berinvestasi di condotel pada dasarnya sama saja dengan investasi di apartment atau condominium biasa. Jadi sebaiknya dengan horison investasi menengah ke panjang.  Berbeda dengan rumah biasa (landed house) investasi ini sedikit berbeda pada status kepemilikan, biasanya berupa sewa dalam sekian tahun (leasehold), strata tittle atau freehold. Jadi ada sedikit perbedaan pada aspek legalnya. Beberapa hal yang mungkin bisa jadi pertimbangan sebelum investasi condotel :
Hal pertama yang harus diketahui adalah status tanah, apakah hak milik, hak sewa, atau hak guna pakai. Usia condotel biasanya disesuaikan dengan lama hak sewa/pakai tanahnya. Untuk tahap awal biasanya pengembang menawarkan masa sewa 20 atau 25 tahun. Nah jika ternyata tanah tempat menjejak condotel dapat diperpanjang maka ada kemungkinan masa sewa juga diperpanjang.
Sebagai pemilik unit Anda berhak mendapatkan uang sewa unit dari pengelola, besarnya tergantung perjanjian Anda dengan pengembang. Pembagian uang sewa ini sangat beragam, ada yang bagi hasil murni, ada juga yang digabungkan dengan minimum return guarantee. Perhatikan dengan baik skema yang ditawarkan untuk dapat memperkirakan tingkat pengembaliannya (return).
Kendati unit Anda akan dikelola oleh manajemen hotel, namun pemilik unit berhak menempati unitnya selama 12 s/d 30 hari setahun. Jumlah hari ini juga berbeda-beda untuk tiap-tiap condotel. Misalnya Anda sering berlibur ke Bali dan memiliki unit condotel di Bali, maka Anda bisa tinggal di unit Anda selama liburan, dengan demikian Anda tidak perlu lagi membayar hotel. Ini juga salah satu yang mesti Anda masukkan dalam perhitungan return. Dan jika kuota tinggal Anda tidak terpakai semua, beberapa condotel masih membolehkan untuk ditempati orang lain yang Anda daftarkan, tentu saja uang sewa masuk ke kantong Anda.
Biaya-biaya terkait pemeliharaan unit sudah menjadi kewajiban pengelola, jadi Anda menerima sewa bersih. Andapun terbebas dari kerepotan memelihara unit Anda.
Trend menginap di condotel diperkirakan akan terus naik, sebab dibandingkan menginap di hotel, fasilitas di condotel jauh lebih lengkap, dalam setiap unit biasanya ada ruang tamu dan dapur disamping fasilitas-fasilitas standard hotel lainnya.
Beberapa model penawaran condotel :
Condotel sudah ditawarkan saat konstruksinya belum dimulai. Konsep dan reputasi pengembang menjadi kunci. Masa konstruksi biasanya berlangsung 1 hingga 2 tahun. Jadi saat Anda memutuskan membeli sebuah unit bisa jadi Anda baru akan melihatnya 2 tahun kemudian. Untuk mengurangi risiko keterlambatan, baca betul perjanjian jual-belinya.
Selama masa kontruksi Anda tidak akan mendapatkan uang sewa, tapi biasanya pengembang menyiasati ini dengan skema pengembalian return dalam bentuk rental guarantee sekian % dari nilai unit. Usahakan membeli unit se awal mungkin sebab biasanya harga unit akan naik seiring dengan jumlah unit yang sudah terjual. Kalau bisa mendapatkan unit saat pre-launching Anda berpeluang mendapatkan harga bagus.
Buy back by management. Ada kalanya pengembang menawarkan program buy-back atas unit yang Anda beli. Tawaran ini bisa Anda jadikan mitigasi risiko investasi Anda. Pastikan tawaran ini dinyatakan dalam perjanjian.
Biasanya pengembang menawarkan skema pembayaran beragam, antara lain:
Pembayaran tunai (cash keras) biasanya diikuti dengan diskon tunai yang cukup besar. Diskon ini sebenarnya lebih sebagai cost of money dari uang Anda sendiri. Bagi pengembang, dengan pembayaran tunai di depan akan mengurangi biaya konstruksi yang harus dikeluarkan oleh pengembang.
Beberapa pengembang juga menawarkan cicilan tanpa bunga untuk jangka waktu tertentu (semacam in-house KPR). Untuk skema ini diskon yang diberikan biasanya lebih kecil dibandingkan tunai keras.
Beberapa bank Nasional juga memiliki produk KPA jenis ini. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua bank bersedia membiayai KPA sebelum konstruksi mencapai persentase tertentu. Diskon pengembang sangat kecil jika ada.
Uang sewa ditarik ke depan. Pertimbangkan tawaran ini dan bandingkan dengan skema lainnya sebab jika Anda menarik uang sewa di depan berarti dalam beberapa tahun kemudian tahun Anda tidak mendapatkan return.
Anda juga bisa mengambil tawaran uang Anda kembali setelah cicilan lunas. Skema ini adalah gabungan dari cicilan biasa dengan produk asuransi, tentu untuk ini Anda harus membeli polis asuransinya.
Sepertinya mudah dan sangat menguntungkan. Sebagai sarana investasi, Anda tetap harus menghitung tingkat pengembaliannya (ROI)-nya. Nilai sebuah unit condotel relatif lebih tinggi dibandingkan dengan unit apartment dengan kualitas setara. Ini karena Anda tidak perlu repot-repot mencari penyewa karena biasanya dikelola oleh jaringan manajemen hotel.

Untuk condotel, biasanya ditawarkan dalam kondisi full furnished sesuai standar pengelola. Jadi disamping unitnya Anda juga harus menambah biaya furniturnya. Beberapa pengembang memasukkan furniture berikut peralatan electronik ke dalam harganya.

Beberapa condotel mewah ditawarkan dalam mata uang USD, fluktuasi nilai tukar dapat memengaruhi return investasi. Dari beberapa tawaran pengembang yang pernah saya dapat, rata-rata menawarkan tingkat return cukup menarik, masih di atas inflasi. Belum lagi kalau dihitung nilai sewa yang dapat kita tempati.

Disamping dari nilai sewa, Anda masih berpeluang mendapatkan kenaikan harga unit, yang biasanya cenderung naik setelah unit hampir habis terjual. Akhirnya, lokasi unit sebuah condotel menjadi faktor penting dari tingkat return investasi. Perhatikan juga manajemen hotelnya karena dengan manajemen hotel yang bagus akan berpengaruh pada bagi hasil sewa unit.

Tips yang bisa anda pergunakan saat memilih Condotel:
Selidiki tingkat okupansi hunian hotel di lokasi Condotel idaman. Sebagai hotel, return condotel sangat tergantung dengan tingkat huniannya. Makin tinggi, makin laku hotel tersebut akan sangat berpengaruh pada pendapatan anda. Biasanya operator hotel terkenal akan lebih mudah memasarkan hotelnya, dan lebih baik dalam hal pelayanannya. Tetapi perhatikan juga kepadatan hotel yang ada di wilayah incaran anda. Makin banyak pemain berarti makin sedikit porsi kue yang bisa didapat bukan?
Cermati tawaran pembagian keuntungannya. Ada yang perbulan, per kuartal maupun tahunan. Pembagian keuntungan ini juga tidak langsung dibayarkan, karena butuh waktu untuk perhitungan akuntansi dan pajak. Biasanya dana akan dikreditkan ke rekening anda sekitar 1 hingga 2 bulan dari periode penghitungannya. Oya, saat menganalisis asumsi return jangan lupa untuk memasukkan komponen pajak ya. Untuk pendapatan sebagai pemilik unit anda akan dikenai Pph sebesar 10%. Baca kontraknya dengan teliti, untuk memastikan semua hak anda terpenuhi dan kewajiban dapat anda laksanakan.
Sebagaimana investasi properti, resiko-resiko dalam pemilihan condotel memiliki resiko yang sama, seperti adanya depresiasi atau penurunan harga bangunan. Untuk condotel, biaya depresiasi furniture dan renovasi ruang juga perlu diperhitungkan sebagai biaya investasi. Jangan lupa dengan aspek legal bangunan, seperti ijin peruntukan, dan status kepemilikan tanahnya.
Prioritaskan pembelian rumah pertama. Condotel didesain sebagai investasi properti untuk rumah kedua, ketiga dan selanjutnya, bukan untuk hunian tetap. Sebagai kendaraan investasi, kurangi faktor emosional saat memilih. Sebesar apapun rasa suka anda pada condotel di pinggir pantai Bali, misalnya, tetaplah perhitungkan potensi return nya. Jangan sampai membayar ratusan juta dengan cicilan KPA bertahun-tahun hanya untuk menikmati beberapa hari dalam setahun menginap gratis, dengan return yang minimal.  Tipe investasi ini akan lebih bermanfaat untuk anda yang sering bepergian secara rutin ke suatu kota tertentu karena akan mempermudah dan menghemat biaya akomodasi.
Tetap pertimbangkan berbagai investasi lain dan pilihlah yang memberikan resiko, return dan karakteristik yang paling sesuai dengan kebutuhan anda
Jika semua sudah sesuai dengan kebutuhan anda, jangan lupa menjaga alokasi cash flow anda. Walaupun ada tambahan cicilan bulanan untuk pembayaran KPA Condotel, cash flow anda tetap positif.

Sunday, June 7, 2015

Jaringan Apartemen Singapura Kelola Citadines Punaka Yogyakarta

Jaringan Apartemen Singapura Kelola Citadines Punaka Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - The Ascott Limited (Ascott), bisnis unit apartemen servis (serviced apartment) berbasis di Singapura, memperkuat eksistensinya di Indonesia dengan menandatangani kontrak manajemen baru untuk mengelola Citadines Punaka Yogyakarta.

Apartemen servis ini mencakup 308 unit, dan direncanakan beroperasi pada 2018 mendatang. Lokasinya berada di Jl Lowanu yang dapat diakses dari kawasan komersial Malioboro, dan Jalan Lingkar Luar Yogyakarta.

Regional General Manager Ascott Indonesia dan Australia, Kenneth Rogers, mengatakan, kehadiran Ascott di kota gudeg ini termotivasi pertumbuhan aktivitas pariwisata, dan kegiatan komersial.

"Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan pelancong internasional juga sangat signifikan. Selain itu, investasi berkembang pesat, dan diharapkan terus menunjukkan tren positif. Kami mengharapkan kinerja sektor perhotelan dan penginapan kinerja akan semakin meningkat," tutur Rogers dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2015).

Citadines Punaka Yogyakarta akan menjadi properti yang ke-12 di Indonesia dan memperluas kehadiran Ascott di kota-kota berkembang. Hingga saat ini, portofolio Ascott di negara ini sebanyak 2.600 unit apartemen servis.

Proyek ini dikembangkan oleh PT Mas Properti Nusantara. Mereka merancang Citadines Punaka Yogyakarta setinggi 19 lantai. Ada tiga varian unit apartemen servis yang ditawarkan, yakni tipe studio, satu kamar tidur, dan dua kamar tidur.

Setiap unit apartemen dilengkapi dengan dapur, kamar mandi, area kerja dan ruang tidur yang terpisah serta fasilitas modern lainnya seperti home-entertainment system dan jaringan internet nirkabel.

www.kompas.com

Sunday, May 10, 2015

MEMILIH POSISI APARTEMEN, DI ATAS ATAU BAWAH?


MEMILIH POSISI APARTEMEN, DI ATAS ATAU BAWAH?

Bagi sebuah hunian vertikal, posisi atau letak hadap begitu menentukan. Apartemen dengan lantai lebih tinggi dan arah hadap pemandangan menawan memiliki harga berbeda. Artinya, semakin baik pemandangan yang dinikmati mata, semakin tinggi harga apartemen.

Itulah mengapa, untuk mendapat harga bersaing, calon pembeli atau investor akan mempertimbangkan betul posisi apartemennya. Berikut keuntungan dan kerugian dalam pemilihan posisi apartemen:


Posisi lantai apartemen

Orang yang memilih apartemen lantai delapan ke atas ialah orang yang mendamba pemandangan indah. Lantai atas menawarkan panorama yang indah.

Apartemen di kota-kota besar, misalnya, akan memanjakan mata dengan pemandangan kota berhias langit biru. Pada apartemen tertentu, diberikan tambahan biaya untuk mendapatkan kamar dengan view seperti ini.

Keuntungan kedua, semakin tinggi posisi, semakin rendah tingkat kebisingan. Kelebihan lainnya, lantai atas relatif lebih aman dari pencuri, meski hal ini bukan jaminan.

shutterstock Keuntungan kedua, semakin tinggi posisi apartemen, semakin rendah tingkat kebisingan.

Sedangkan kekurangannya, lantai atas mengakibatkan sulitnya membawa furnitur. Kesulitan kedua ialah dalam keadaan darurat dan terjadi bencana, seperti gempa atau kebakaran.Sebaliknya, bukan berarti apartemen di bawah lantai delapan tidak memiliki nilai jual. Apartemen di lantai bawah bisa mendapat pemandangan dengan memilih yang berhadapan dengan taman dan kolam renang.

Kelebihan apartemen di lantai rendah biasanya dipilih karena posisi yang lebih dekat dengan lantai dasar atau akses keluar. Anda dapat menghemat waktu saat ingin pergi dan memudahkan saat memasukkan furnitur.

Yang harus dicatat saat memilih apartemen lantai dasar, pastikan tidak terletak di antara pintu masuk bangunan, tangga darurat, sarana umum seperti pusat kebugaran dan juga lift untuk meminimalisir kebisingan.

Pada dasarnya, pertimbangan penting saat memilih posisi apartemen ialah melihat kebutuhan. Posisi yang rendah biasanya dipilih oleh keluarga yang masih memiliki anak-anak kecil, orang tua lanjut usia, dan mereka yang takut dengan ketinggian.

Memilih arah hadap

Kalau posisi penting, begitu juga arah hadap. Keunikan apartemen ada pada masing-masing sisi yang memiliki pemandangan berbeda.

Shutterstock Pertimbangan arah hadap berpengaruh pada harga apartemen.

Misalnya saja, kamar pada apartemen di sisi timur dan selatan menghadap pemandangan yang sama, arsitektur kota, sisi barat menghadap kolam renang, sedangkan sisi utara menghadap taman.

Pertimbangan arah hadap berpengaruh pada harga apartemen.  Biasanya, semakin indah pemandangan yang didapat, semakin tinggi harga yang ditawarkan.

Beberapa pemburu apartemen mempertimbangkan alasan kesehatan dengan melihat adanya sinar matahari yang masuk agar tidak mendapat arah hadap yang salah. Cara terbaik, sesuaikan dengan kenyamanan dan budget Anda.

SUMBER : KOMPAS.com






Sunday, May 3, 2015

Melihat Potensi Keuntungan Investasi Condotel

Melihat Potensi Keuntungan Investasi Condotel



Jika dibandingan investasi ruko dan rumah, tingkat keuntungan condotel adalah yang tertinggi. Kisaran keuntungan dari sewa ruko antara 3-5 persen per tahun, apartemen sekitar 8-10 persen dan condotel sekitar 11-17 persen per tahun, tidak aneh jika condotel menjadi salah satu pilihan investasi peminat properti. Apa itu condotel dan bagaimana potensi investasi kondotel?

ARTI CONDOTEL

Condotel, atau condo hotel adalah bangunan seperti apartemen yang terdiri dari gabungan hotel dan kondominium. Tiap unit memiliki dapur, ruang tidur, ruang duduk, atau tergantung tipe unit yang dipilih. Layaknya hotel, condotel biasanya menyediakan fasilitas seperti kolam renang, spa, restoran, cafe, ruang meeting, dll.

Tiap unit kemudian dijual ke investor dan dikelola oleh operator hotel yang akan memasarkan dan menyewakan unit tersebut secara harian. Secara singkat, condotel diartikan sebagai kondominium atau apartemen yang diolah atau disewakan seperti hotel.

Lokasi condotel biasanya ada di daerah wisata. Di Indonesia daerah yang menjadi target investasi condotel adalah Bali, Bandung, dan Yogyakarta karena lokasinya menjadi tujuan wisata turis domestik maupun asing.

Di Bali sendiri, banyak sekali condotel yang sedang dibangun, diantaranya Paditeras Seminyak, Springhill Jimbaran, dan Veasna Jimbaran.

KEUNTUNGAN DARI INVESTASI CONDOTEL

1. Memperoleh hasil operasional

Kondotel yang dioperasikan seperti hotel menghasilkan pendapatan operasional yang akan dibagikan kepada para investor. Besarnya pendapatan tersebut beragam, dengan kisaran antara 8 persen – 12 persen per tahun dari harga beli. Beberapa condotel bahkan memberikan return  saat serah terima dengan kisaran 8-10 persen selama 2-3 tahun yang dibayarkan di muka. Dengan kata lain, investor mendapatkan cashback dari pembeliannya.

2. Menginap Gratis

Sebagai investor, Anda mendapatkan kesempatan untuk menginap di condotel tanpa membayar 18-30 hari per tahun.

3. Harga semakin meningkat

Setiap tahun, harga unit condotel semakin meningkat karena mengikuti kenaikan inflasi. Peningkatan harga tersebut bisa mencapai 20% per tahun.

YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MEMBELI CONDOTEL

Sebelum memutuskan untuk investasi condotel, inilah hal-hal yang harus diperhatikan

1. Perhatikan lokasi, konsep, pengembang serta operator hotel yang akan mengelola condotel tersebut.

Dengan lokasi yang strategis, fasilitas yang baik dan pengelola yang bisa dipercaya, maka harga condotel bisa menjadi lebih cepat untuk naik.

2. Kebanyakan condotel yang ditawarkan belum mulai konstruksi

Dengan iming-iming harga yang jauh lebih murah karena ikut membantu membiayai pembangunan condotel tersebut, resiko untuk investor lebih tinggi.

3. Perhatikan secara cermat skema garansi sewa yang ditawarkan.

Biasanya garansi yang diberikan terbatas, hanya untuk beberapa tahun atau berlaku surut dengan presentasi yang terus berkurang seiring waktu. Walaupun dikatakan bahwa Anda bebas dari biaya maintenance feel ,marketing fee dan operational fee, sebenarnya Anda turut dibebani biaya-biaya tersebut dari pembagian hasil sewa okupansi unit.

4, Hak-hal pemilik unit bisa berubah dalam jangka panjang.

Mayoritas pemilik unit adalah pihak developer, manajemen hotel dan silent investor, sehingga tidak heran jika semakin lama hak menginap atau fasilitas yang Anda terima semakin berkurang. Perhatikan apakah hak milik unit Anda berubah strata title atau hak guna pakai.

Sunday, April 26, 2015

Melirik Investasi Properti Condotel

Melirik Investasi Properti Condotel



Selama sedekade terakhir, investasi properti hunian di tengah kota-kota besar kian melambung. Kebanyakan memang apartemen. Namun belakangan ini, jenis properti condominium hotel alias condotel juga makin marak digemari.

Jaminan keamanan dan kenyamanan jarak untuk berpergian memang merupakan pertimbangan utama untuk memiliki properti di tengah kota – khususnya bagi para eksekutif muda. Kalau pun tidak untuk ditinggali, properti ini juga bisa jadi ladang bisnis yang menguntungkan untuk disewakan.

Condotel,merupakan salah satu jenis properti di tengah kota yang makin gencar dipasarkan. Agak berbeda dengan apartemen, unit condotel lebih tertata rapi karena diberi sentuhan a la hotel.

Condotel bahkan bisa dibilang lebih nyaman dari hotel, karena dilengkapi dengan ruang tamu, ruang makan, dan dapur. Sangat ideal untuk ditinggali lebih lama. Praktis, harga sewanya pun lebih tinggi ketimbang kamar hotel berkelas sama. Itulah mengapa investasi condotel dipandang menguntungkan akhir-akhir ini.

Dengan management hotel profesional yang telah berpengalaman di bidangnya, pengaturan dan sirkulasi bisnis sewa plus layanan pun pasti akan lebih terjamin. Tertarik terjun di bisnis condotel?

Tunggu sampai penawaran dari pihak sales dan marketing condotel mendatangi Anda. Mereka akan memberikan iming-iming menarik, dengan jaminan modal balik bergaransi (guaranteed return).

Itu saja?

Belum. Mereka akan memberikan penawaran kepada Anda sebagai calon pemilik, untuk menempati unit condotel itu dengan jangka waktu tertentu per tahun. Biasanya mulai dari 12-30 hari Anda bebas menempati unit condotel itu untuk keperluan berbisnis atau berlibur. Saat tak ditempati, unit condotel itu akan memberikan pemasukan tambahan kepada Anda, dari uang sewa yang dihasilkan.

Namun, segala penawaran itu akan mubazir jika lokasi yang ditawarkan tak sesuai dengan perkembangan bisnis. Untuk yang satu itu, pihak pengembang condotel telah memiliki jaringan bisnis di kota-kota besar dan tujuan wisata di Indonesia, seperti Jakarta, Bali, Bandung, dan Yogyakarta.

Dengan skema bisnis menarik dari pihak pengelola condotel, investasi itu adalah alternatif menarik selain menanamkan uang di bidang properti konvensional seperti membeli tanah dan rumah atau menyewakan ruang perkantoran atau untuk dikontrakkan.

Investasi condotel adalah opsi cadangan, terutama saat bunga deposito di tingkat rendah. Maklum saja, pada 2012, jaminan sewa (rental guarantee) condotel mencapai 8-12 persen setahun dan nilai itu cukup menggiurkan.

Anda harus berhati-hati apabila jaminan sewa itu telah termasuk dalam harga jual condotel. Sebab, alternatif penarikan uang sewa (atas rental guarantee) pada awal masa investasi, dapat mengurangi harga unit condotel itu.

 Setidaknya ada lima hal yang patut Anda pertimbangkan sebelum terjun dan membeli unit condote lpilihan. Apa saja?

1. Risiko awal


Sudah lazim pada zaman sekarang pihak pengembang membebankan biaya konstruksi awal kepada pembeli. Begitu juga dengan condotel. Mereka yang membeli unit sebelum condotel itu berdiri, akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah. Mengapa demikian?

Mereka akan menanggung risiko lebih tinggi, karena kemungkinan unit condotel tak berdiri dalam jangka tertentu akan sangat besar. Bangunan berlantai banyak dengan sedemikian kompleks teknik konstruksinya akan memakan biaya yang sangat besar.
Fluktuasi harga bahan dan tingkat suku bunga yang variatif akan membebani proses konstruksi itu. Itulah yang mengapa risiko awal pemilik condotel akan sangat besar.

2. Perhatikan detail bisnis


Yang harus diperhatikan di sini adalah skema jaminan sewa alias rental guarantee. Jaminan yang diberikan pihak pengelola biasanya berlangsung terbatas selama beberapa tahun. Bisa juga pihak pengelola menawarkan skema bisnis dengan persentase keuntungan Anda yang akan berkurang setelah jangka waktu tertentu.
Itu yang harus Anda cermati. DuitPintar.com menyarankan, Anda sudah membekali diri dengan pengetahuan tentang hal itu. Kalau pun belum, Anda bisa meminta pendapat dari rekan yang lebih ahli soal manajemen konstruksi.

Selain itu, pihak pengelola condotel juga dapat menawarkan skema bagi hasil, dengan berdasar pada tingkat hunian unit tersebut. Anda harus berhati-hati, meski telah menerima keuntungan bersih.
Sebab, keuntungan bagian Anda biasanya telah dipotong dari biaya-biaya lain yang timbul, seperti pemeliharaan, fee pemasaran untuk pengelola, dan juga biaya operasional lain.

Perbandingan keuntungan yang populer antara pengelola dan pemilik condotel adalah 50-50 atau 60-40.

3. Tambahan keuntungan pemilik


Anda memiliki hak untuk tinggal dalam rentang waktu tertentu dalam setahun. Manfaatkan!

Apalagi jika condotel Anda berada di lokasi liburan favorit.Anda sebagai pemilik pasti akan senang menempati unit condotel itu.

Kalau pun tidak bisa, Anda tetap bisa menarik keuntungan secara finansial. Biasanya pihak pengelola memberikan voucher menginap sebagai jatah bagian Anda. Jual voucher itu jika tak terpakai. Anda juga bisa membagi voucher itu kepada rekanan atau relasi bisnis Anda.

4. Hati-hati perubahan


Hak menginap Anda sebagai pemilik condotel akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Anda tak perlu kaget jika hak menginap Anda akan berkurang.
Bahkan, bisa jadi Anda harus melakukan reservasi dulu ketika akan menginap di unit condotel milik Anda. Maklum saja, unit itu telanjur sudah dipesan orang lain dan meskipun Anda berstatus sebagai pemilik, harus mengalah.

5. Hak kepemilikan


Di bangunan bertingkat banyak, hak kepemilikan adalah hak guna pakai (strata title) yang akan habis pada jangka waktu tertentu, misal dalam 20 tahun. Diperlukan biaya tersendiri untuk memperbarui hak guna pakai itu dan Anda harus mencadangkan dana yang tak sedikit beberapa lama sebelumnya.

Itulah lima tips dari DuitPintar.com untuk Anda yang berminat terjun di bisnis condotel. Karena sifatnya sebagai investasi, Anda harus berhati-hati menentukan apakah positif membeli atau tidak.
Kalau pun minat Anda memiliki unit condotel cukup tinggi, pastikan imbal baliknya sepadan dengan tujuan investasi yang sudah Anda canangkan sebelumnya.

Sunday, April 19, 2015

Melirik Investasi Vila & Condotel

Melirik Investasi Vila & Condotel

 Pesona Keuangan & Bisnis

Investasi properti vila dan condotel yang belakangan ini makin marak merupakan bentuk kreativitas dari para pengembang, sekaligus bentuk pilihan investasi alternatif. Berbeda dengan rumah hunian atau apartemen, bila berinvestasi di vila atau condotel (singkatan dari condominium hotel, yaitu sejenis apartemen mewah yang disewakan dalam bentuk service hotel), Anda cukup membeli  satu atau beberapa unit apartemen atau vila saja. Dan karena dibangun untuk keperluan bisnis, sebagai investor Anda tidak bisa setiap waktu menggunakan properti itu untuk kebutuhan pribadi Anda.

Penasaran? Pahami seluk-beluk bisnis leisure property ini dari sudut pandang perencana keuangan sebelum memilihnya sebagai alternatif investasi.


JM Eka Setya Wibawa (Financial Planner dari ABC Consulting)

T : Apa keistimewaan berinvestasi di vila dan condotel?
J : Pada dasarnya sama saja dengan investasi di bidang properti lain, seperti rumah atau apartemen. Yang harus diingat adalah apa tujuan awal Anda membeli vila atau condotel. Lebih untuk kepentingan pribadi atau disewakan? Bila Anda merasa butuh secara pribadi untuk hiburan, silakan saja. Kalau semata untuk disewakan, Anda harus melihat keuntungan jangka panjang dari perkembangan vila atau condotel itu.

T : Apa saja yang harus dicermati?
J : Paling tidak, lima hal berikut harus dicermati sebelum mulai berinvestasi di bidang ini:
1. Lihat lokasi dan potensi daerah sekitar. Apakah orang-orang datang ke sana hanya untuk berlibur atau ada tujuan lain? Jangan ragu untuk mengecek ke pemerintah setempat tentang rencana pengembangan daerah tersebut.
2. Bagaimana akses menuju vila atau condotel tersebut? Mudah dijangkau atau tidak? Kalau sulit dijangkau, sebaiknya tunda dulu.
3. Cek track record pengembangnya. Cek pula proyek-proyek properti yang pernah dikembangkan dan dikelola oleh pengembang tersebut. Kalau kredibel, Anda boleh melangkah.
4. Lihat keabsahan sertifikat tanah atau bangunannya. Pastikan Anda mendapatkan sertifikat tanah dan bangunan yang sah secara hukum dan tidak bermasalah di kemudian hari.
5. Is it worth for money? Maksudnya, sebandingkah investasi yang Anda tanam dengan hasil yang didapat? Misalnya, bila Anda membeli dengan harga mahal dan pengembang juga mematok harga sewa yang terlalu mahal sehingga sepi tamu, tentu investasi ini tak menguntungkan. Atau, sesuaikah investasi vila atau condotel dengan kebutuhan dan kepribadian Anda?

T : Apa keuntungan spesifiknya?
J : Vila atau condotel adalah investasi properti sekunder. Cek dulu daftar investasi properti Anda. Bila Anda sudah memiliki rumah hunian, rumah hunian yang dikontrakkan, apartemen yang dikontrakkan, dan investasi kamar di hotel kelas bisnis, mungkin memang sudah saatnya Anda memutar uang di investasi vila atau condotel. Tentunya ada beberapa keuntungannya. Pertama, bila Anda memiliki sertifikat tanahnya, maka harga tanah tidak akan pernah turun. Harga tanah akan selalu naik. Apalagi bila lokasinya strategis. Kedua, Anda mendapat keuntungan dari hasil penyewaan kamar/vila tapi tidak dipusingkan dengan urusan manajemen, operasional, dan marketingnya, karena sudah dikelola oleh pengembang. Ketiga, Anda bisa menggunakan vila beserta fasilitasnya untuk kebutuhan wisata Anda pribadi, meskipun tidak bisa setiap waktu.

Nah, poin kedua dan ketiga inilah yang membuatnya berbeda dengan investasi properti berupa rumah dan apartemen pribadi.



Monika Erika

Monday, March 30, 2015

Bagaimana memahami Strata Title dengan cara yang mudah?

Bagaimana memahami Strata Title dengan cara yang mudah?


Mungkin hampir semua masyarakat di kota besar seperti Jakarta sudah sering kali mendengar istilah Strata Title. Mereka yang bergerak di industri properti tentu sudah paham apa yang dimaksud strata title, namun bagi mereka yang berada diluar industri properti mungkin masih belum begitu paham tentang strata title. Ironisnya, sebagian besar customer yang membeli unit strata title dari satu gedung yang dibangun dengan konsep strata title ternyata masih belum memahami aspek-aspek praktis, apalagi aspek hukum dari unit strata title yang dibelinya.
Sebenarnya sudah banyak ulasan tentang strata title baik dimedia cetak maupun buku-buku yang ditulis oleh para ahlinya. Tapi memang ulasan-ulasan dan buku-buku tentang strata title masih ditulis dalam bahasa teknis dan hukum yang kurang nyaman untuk dibaca oleh orang awam. Sehingga alih-alih dengan maksud mensosialisasikan strata title, malah membuat orang lebih memilih bacaan atau buku lain yang lebih polupler dan enak dibaca.

Author mencoba menguraikan Strata Title ini dengan bahasa-bahasa yang lebih populer sehingga bisa menarik untuk dibaca oleh para blogger maupun teman-teman lain yang lebih suka dengan tulisan “pengantar tidur siang”

PENGERTIAN STRATA TITLE ITU SIMPLE

Jika anda mempunyai sertifikat tanah baik Setifikat Hak Milik (SHM), hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pakai, dan lain-lain cobalah tengok halaman belakang dari sertifikat tersebut. Disitu akan tertulis gambar lokasi tanah yang dikeluarkan berdasarkan Surat Ukur yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Terlepas dari bentuk tanah yang persegi empat atau persegi tak beraturan, sebenarnya gambar tanah tersebut menjelaskan dua dimensi ukuran yaitu panjang dan lebar. Ditepi tanah dimaksud akan dituliskan keterangan batas-batas utara, timur, barat dan selatannya sehingga menjadi jelas jika di inspeksi ke lapangan.

Jika anda sudah pahami kedua paragraf diatas dengan baik, mari kita lihat bagaimana sebenarnya sertikat strata title itu.

Jika sertifikat tanah berdimensi panjang kali lebar dan lokasinya digambarkan dengan batas sisi utara, timur, barat dan selatan, maka sertifikat strata title

Disamping berdimensi panjang kali lebar, ada satu lagi dimensi yang menyebutkan di ketinggian berapa lahan tersebut berada.
Disamping menjelaskan batas-batas sisi utara, timur, barat dan selatan, ada lagi batas yang menjelaskan diatasnya ada apa dan dibawahnya ada apa.

Kedua item perbedaan inilah yang membedakan sertifikat hak atas tanah dengan sertifikat strata title. Cukup simple bukan?

Jangan dulu pembaca membayangkan, nanti bentuk surat ukur yang keluar seperti apa ya? ini urusan lain yang akan dijelaskan dalam tulisan berbeda, yang penting author berharap pembaca mempunyai kesimpulan dari penjelasan tersebut bahwa Strata Title hanya berlaku di gedung bertingkat.

Ya strata title memang hanya ada di gedung bertingkat. Gedung strata title yang paling umum adalah gedung bertingkat jenis Apartemen. Bukankah para pemilik apartemen itu berada di ketinggian tertentu? Sementara lantai dibawah dan diatasnya sudah milik orang lain?

Contoh lain selain apartemen adalah trade center yang sering anda kunjungi untuk belanja seperti ITC Mangga Dua, ITC Ambasador, ITC Fatmawati, dll. Kios-kios yang dimiliki oleh individual baik pribadi maupun lembaga/perusahaan adalah unti-unit strata title yang bisa diperjual belikan dengan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun, kadang disingkat dengan H. Sarusun.

Nah, kok namanya Hak Milik Satuan Rumah Susun? bukannya Hak Milik Strata Title?

Ini adalah pertanyaan akademisi dibidang hukum tentunya. Entah bagaimana ceritanya Strata Title yang berasal dari kata bahasa inggris ditejemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Rumah Susun. Padahal sejatinya diterjemahkan menjadi Bangunan Susun atau Gedung Susun. Tapi biarlah ini urusan ahli bahasa, kita tidak masuk ke wilayah ini.

Selain Apertemen dan Trade Center, gedung strata title bisa juga berupa gedung perkantoran seperti Graha Irama, Menara Kadin, Menara Karya, Menara Kuningan yang berada disepanjang Jln. HR Rasuna Said, Kiningan, Jakarta.


KOMPONEN-KOMPONEN YANG BERADA DI GEDUNG STRATA TITLE

Dari penjelasan yang sederhana diatas. Author berharap pembaca sudah bisa memahami bahwa strata title itu hanya ada di gedung bertingkat.

Coba sedikit serius untuk memikirkan hal-hal sebagai berikut:

Jika ada beberapa pemilik unit strata title di gedung bertingkat, lalu tanah dimana gedung strata title itu berdiri dimiliki oleh siapa?
Bagaimana lobi lantai dasar, lobi di depan lift, Lift gedung, Genset gedung, AC di lobi, kolam renang, dll… ini semua dimiliki oleh siapa?.

Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― muncullah istilah yang disebut Tanah Bersama, Benda Bersama, Bagian Bersama.

Tanah dimana bangunan strata title berdiri adalah Tanah Bersama. Yang dimaksud “Bersama” itu siapa saja? Tentu saja mereka-mereka yang mempunyai unit strata title di gedung tersebut itulah yang dimaksud “Bersama”. Sehingga atas kebersamaan tersebut sejatinya dibentuklah apa yang disebut sebagai Perhimpunan Penghuni. Ada yang menyingkatnya dengan istilah PP, ada pula yang menyingkatnya dengan istilah Perhimni.

Nah, demikian pula Benda dan Bagian Bersama ―ada yang menyingkatnya dengan istilah BDBB, ada juga yang menyebut BBB, terserah saja tentunya―. BDBB ini dimiliki juga secara Bersama. Lalu apa bedanya “Benda” dan “Bagian” ?

Yang dimaksud Benda Bersama adalah semua bagian gedung yang “copotable” ―maksudnya bisa dicopot, ga nempel satu kesatuan dengan gedung―. Contohnya: genset gedung, asbak di depan lift, sofa dan meja di lobi, dll. Sedangkan Bagian Bersama adalah semua bagian komponen gedung yang melekat yang membuat gedung tersebut berdiri dan berfungsi. Contohnya: Pondasi gedung, lantai, dinding utama gedung, struktur gedung, koridor, dll. Sepertinya cukup jelas ya, bedanya Benda dan Bagian Bersama.

Tanah Bersama, Benda dan Bagian Bersama adalah milik bersama yang diamanahkan oleh seluruh Pemilik Unit Strata Title kepada Perhimpunan Penghuni untuk dijaga, dirawat dan dikelola.


SIAPAKAH YANG MENJADI PENGURUS PERHIMPUNAN PENGHUNI ?

Perhimni dibentuk berdasarkan rapat umum seluruh Pemilik Unit Strata Title dimana prosesnya diatur dalam AD/ART Perhimpunan Penghuni yang format standarnya sudah siap digunakan karena ditetapkan dalam Keputusan Menteri Peumahan No. sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja―. Didalam AD/ART tersebut disebutkan bahwa Pemilihan Pengurus dilakukan dengan cara Voting.

Lalu bagaimana menetapkan Hak Suara dalam Voting tersebut?

Hak suara para Pemilik Unit Strata Title ini tergantung dari besarnya luasan strata title yang meraka miliki. Makin banyak unit strata title yang dimiliki, maka makin besar pula hak suaranya. Adil bukan? Untuk menghitung Hak Suara tersebut ada istilah Nilai Perbandingan Proporsional atau sering disingkat NPP. NPP Pemilik Unit Strata Title ini dihitung dengan formula; Total luas strata title yang dimiliki dibagi dengan Total luas seluruh luas strata title di gedung strata title itu sendiri. Mudah bukan?

Nah NPP ini secara permanen melekat dan tertulis dalam Sertifikat H. Sarusun ―masih ingat ya H. Sarusun itu siapa J ?― (Hak Satuan Rumah Susun) atau sertifikat Hak Strata Title.


MITOS: JANGAN MEMBELI APARTEMEN KARENA ANDA PUNYA RUMAH TAPI TIDAK PUNYA TANAH!

Mitos ini berkembang cukup lama. Namun seiring dengan berjalannya waktu mitos ini sudah mulai ditinggalkan masyarakat. Ada kontribusi rekan-rekan tim marketing properti yang berhasil mensosialisasikan strata title dengan penuh kesabaran.

Sebenarnya memiliki unit apartemen strata title bukan bukan tidak punya tanah. Tanahnya tentu saja tetap ada dan dimiliki oleh Para Pemilik Unit Strata Title. Namun kepemilikannya sudah diatur melekat dalam NPP dan pengelolaanya disepekati bersama kepada Perhimpunan Penghuni yang pengurusnya dipilih sendiri oleh para Pemilik Unit Strata Title.

Lalu sebenarnya apa sih yang dikuatirkan jika tidak punya tanah?

Jika yang dikuatirkan tidak ada tempat untuk memelihara ayam, bebek, kucing, burung, dan binatang-binatang peliharaan lain yaaaa tentu saja anda perlu kuatir. Karena demi ketertiban hidup bertetangga tentu saja binatang-binatang peliharaan tersebut dilarang berada di gedung bertingkat.

Lain soal jika kekuatirannya adalah takut kalau-kalau terjadi musibah gempa, kebakaran atau apapun yang membuat gedung tersebut runtuh maka muncul dikepala bahwa akhirnya H. Sarusun yang dimiliki menjadi hanya selembar kertas saja tanpa Unit!

Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian dan Peraturan Pemerintah No. 4/1988 pasal sekian sekian―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― Perhimni wajib membeli asuransi gedung yang dananya diambil dari iuran para Pemilik Unit Strata Title. Asuransi itu mahal? Ya memang mahal tapi jika total luasan gedung 50.000 m2, maka iuran Rp. 2000,- per m2 per bulan PP akan mempunyai uang Rp. 100.000.000,- per bulan atau dalam setahun menjadi Rp. 1.2000.000,-. Padahal harga asuransi gedung hanya sekitar Rp. 500.000.000,- untuk setahun….. menarik bukan?

Apa lagi jika para Pemilik Unit Strata Title membeli premi asuransi Business Interuption ―Asuransi yang mengcover kehilangan pendapatan sewa selama masa pembangunan kembali gedung yang runtuh―… Problem solved bukan?

Nah, lupakanlah mitos ! pikirkan yang logis-logis saja.

Tuesday, March 24, 2015

5 ALASAN MENGAPA INVESTASI PROPERTI SEMAKIN MENINGKAT

5 ALASAN MENGAPA INVESTASI PROPERTI SEMAKIN MENINGKAT

RumahCom – Jika kita amati, hampir semua pebisnis mengalokasikan sebagian dana mereka untuk membeli properti baik dengan tujuan sebagai bisnis utama, sekadar efisiensi biaya (dibandingkan dengan biaya sewa tempat usaha) maupun untuk mengamankan aset mereka. Mengapa demikian? Seberapa pentingkah investasi properti itu dan mengapa nilainya semakin meningkat?





Satu fakta yang perlu Anda ingat adalah bahwa luas daratan di bumi tidak pernah bertambah, bahkan cenderung berkurang, sementara jumlah penduduk selalu bertambah. Hal ini berlaku di seluruh permukaan bumi, tentunya termasuk Indonesia. Fakta lain yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa tidak pernah ada properti yang sama persis, khususnya mengenai lokasi. Faktor kelangkaan dan keunikan properti inilah yang menjadi pola pikir mendasar bagi sebagian besar pebisnis untuk berinvestasi di bidang properti. Uraian dibawah ini akan semakin menjelaskan kepada Anda semua mengapa investasi properti di Indonesia semakin meningkat.

1. Investasi properti di Indonesia paling menguntungkan di dunia di mana harga properti akan selalu naik dari tahun ke tahun.

Perlu Anda ketahui bahwa sampai dengan akhir tahun 2013 saja, setidaknya masih ada 14 juta dari 61 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah. Jumlah ini akan semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin naik di Indonesia. Seperti uraian di atas bahwa luas daratan yang tidak berubah sementara jumlah penduduk yang terus bertambah, harga rumah di Indonesia tentunya akan selalu naik karena permintaan bertambah dan persediaan berkurang.

2. Pemerintah semakin kesulitan menyediakan rumah bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Kebutuhan rumah untuk kalangan menengah ke bawah mempunyai porsi terbesar di Indonesia. Kelas menengah ke bawah ini adalah keluarga yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan. APBN yang ada saat ini sebagian besar digunakan untuk membiayai sektor pendidikan dan kesehatan, dan hanya sebagian kecilnya saja yang digunakan untuk pemberian subsidi perumahan kepada masyarakat. Sampai akhir tahun 2013, setidaknya sudah tercatat permintaan rumah yang mencapai 900.000 unit per tahun, padahal pasokan rumah hanya 80.000 unit dalam setahun. Hal ini membuat peluang investasi properti di Indonesia sangat besar.

Berikut ini beberapa informasi terkait besarnya potensi investasi properti di Indonesia:

Sebelum 1998, pemerintah berhasil mengembangkan hunian murah hingga 250.000 unit per tahun, namun setelah itu, pemerintah hanya mampu menyediakan hunian di bawah 100.000 unit setiap tahunnya.

Menurut data Kementerian Perumahan Rakyat, jumlah kelangkaan (backlog) hunian terus bertambah, tahun 2004 sebesar 5,3 juta unit dan menjadi 7,5 juta pada tahun 2008, sementara itu pada tahun 2013 jumlahnya semakin meningkat menjadi 15 juta unit.

Jumlah penduduk sebesar 245 juta jiwa saat ini membutuhkan setidaknya rumah untuk 65 juta kepala keluarga. Sementara rumah yang ada hanya 50 juta unit, di mana 37% dari kondisi fisik rumah yang ada tersebut sebagian masih tidak layak huni.

3. Potensi pasar properti di Indonesia terbuka luas untuk investor swasta di semua kelas, termasuk pasar kelas menengah ke bawah.

Hal ini tidak berlaku di luar negeri di mana sektor kelas menengah ke bawah diurus oleh pemerintah. Padahal saat ini potensi masyarakat kelas menengah semakin besar seiring kenaikan pendapatan per kapita penduduk Indonesia menjadi sebesar 3000 USD lebih, dan menjadikan Indonesia masuk dalam 10 besar kekuatan ekonomi dunia saat ini.

4. Investasi properti bisa dikontrol oleh investor sendiri sehingga resiko bisa dikendalikan.

Jika Anda berinvestasi di sektor pasar modal seperti saham, reksadana, atau emas sekali pun, kondisi ekonomi secara global menjadi penyebab naik turunnya nilai investasi Anda. Hal ini tentu saja tidak dapat Anda kendalikan karena sifatnya yang mengikuti mekanisme pasar. Hal ini berbeda dengan properti, di mana harga akan cenderung selalu naik dan Anda dapat menentukan keuntungan investasi dengan cara memilih lokasi yang tepat dan melakukan renovasi untuk meningkatkan nilai jual properti Anda.

5. Untuk mendapatkan keuntungan, Anda tidak perlu menjual properti.

Investasi di pasar modal dan barang berharga seperti emas mengharuskan Anda untuk melakukan penjualan saat harga naik, jika Anda ingin mendapatkan keuntungan. Hal ini tidak berlaku pada investasi properti, karena Anda dapat memilih untuk menyewakannya kepada orang lain. Hal inilah yang menjadikan investasi properti di kota besar tubuh pesat, bahkan Jakarta saat ini menjadi tempat dengan pertumbuhan investasi properti tertinggi di dunia. Apartemen, hotel dan kondominum adalah bentuk investasi paling banyak diminati di kota besar. Kebutuhan akan akses yang cepat menuju tempat kerja, kombinasi suasana yang tenang dan nyaman di kota besar membuat kebutuhan akan apartemen, hotel dan kondominum akan selalu meningkat setiap tahunnya. Anda berminat investasi di properti? Satu syarat penting yang dibutuhkan adalah modal yang relatif besar. Siapkah Anda?

Sumber: AturDuit.com

Wednesday, March 18, 2015

APA Pengertian Kondotel (Condotel / Condominium)


APA Pengertian Kondotel (Condotel / Condominium)



Properti Indonesia - Pengertian Kondotel? Arti Kondotel? Apa itu Kondotel? Seperti singkatannya, kondotel atau kondo hotel ini merupakan bangunan yang terdiri dari unit-unit layaknya apartemen. Tiap unit memiliki dapur, ruang duduk atau kamar tergantung tipe yang ada. Pada beberapa kondotel, ada juga tipe studio. Tiap kondotel dapat menawarkan tipe yang berbeda-beda. Pada condotel biasanya disediakan fasilitas-fasilitas seperti seperti kolam renang, spa, restoran, meeting rooms dan fasilitas lain seperti yang disediakan hotel berbintang, semua ditujukan untuk kenyamanan pengunjung.

Pengertian Kondotel (Condotel / Condominium)


Tiap unit ini kemudian dijual kepada investor. Selanjutnya, unit-unit dikelola oleh operator hotel yang akan memasarkan dan menyewakan secara harian kepada tamu-tamu yang akan menginap di kondotel ini. Kondotel akan difungsikan seperti hotel berbintang. Secara sederhana, kondotel dapat diartikan seperti kondominium atau apartemen yang diolah dan disewakan seperti hotel.
Keuntungan Kondotel

Membeli kondotel (kondominium hotel) atau apatel (apartemen hotel) merupakan salah satu cara berinvestasi dalam bidang properti. Keuntungan investasi yang didaoat melalui kondotel ini antara lain:

Memperoleh Hasil Operational, Penggunaan kondotel yang dioperasikan seperti hotel akan menghasilkan pendapatan operational. Pendapatan ini kemudian dibagikan kepada para investor. Besarnya pendapatan yang diberikan berkisar 8%-12% per tahun dari harga beli. Jika dibandingkan, angka ini lebih besar dibandingkan dengan bunga deposito. Hal ini berbeda dengan apartemen biasa dimana Anda tidak akan mendapatkan penghasilan jika tidak ada yang menyewa unit Anda Selain itu, biasanya pengelolaan hotel dilakukan oleh mereka yang sudah biasa berkecimpung di dunia perhotelan sehingga mereka telah berpengalaman untuk mengelola hotel.

Beberapa kondotel memberikan imbal balik pada saat serah terima. Besarnya imbal balik yang diberikan berkisar 8%-10% selama 2-3 tahun yang dibayarkan langsung pada saat serah terima unit. Dengan kata lain, investor memperoleh cash back dari pembeliannya.
Menginap Gratis, Sebagai investor, Anda bisa mendapatkan menginap di kondotel ini tanpa membayar sehingga Anda dapat merasakan juga fasilitas hotel dan kenyamanan yang disediakan kondotel. Lamanya menginap gratis berkisar 18-30 hari per tahun untuk setiap unit kondotel.
Harga Unit yang Semakin Meningkat, Salah satu yang menarik dari investasi properti adalah harganya yang akan terus meningkat mengikuti kenaikan tingkat inflasi. Begitu juga dengan membeli kondotel, harga unit yang Anda beli dapat terus meningkat sehingga akan menghasilkan keuntungan tersendiri. Peningkatan harga dapat mencapai 20% per tahun. Selain itu, kepemilikan Anda terhadap kondotel dapat dijadikan agunan kepada bank jika Anda memerlukan pinjaman uang di bank.
Apa yang Harus Dipastikan Sebelum Membeli Kondotel?

Setelah melihat keuntungan-keuntungan dari berinvestasi condotel, mungkin membuat Anda tertarik juga untuk mebeli unit kondotel. Tetapi, agar investasi Anda menguntungkan, perhatikan hal-hal berikut sebelum memutuskan untuk membeli kondotel:
Lokasi, Dalam investasi properti, lokasi tempat berdirinya properti merupakan sesuatu yang sangat penting. Jika lokasinya strategis, memiliki fasilitas pendukkung yang baik, maka akan membuat harga properti semakin cepat untuk naik. Maka, tinjaulah terlebih dahulu kondotel tersebut. Karena kondotel akan difungsikan seperti hotel, maka akan lebih baik jika lokasi kondotel tersebut berdekatan dengan lokasi bisnis atau tempat wisata, dimana banyak orang yang membutuhkan hotel untuk singgah.
Konsep, Konsep bangunan dan lingkungan yang dibangun oleh kondotel juga dapat mempengaruhi ketertarikan orang untuk menginap disamping juga fasilitas-fasilitas yang disediakan di dalam kondotel. Jika tujuan kondotel diperuntukan pelaku bisnis konsep yang dibuat mungkin akan berbeda jika pasar yang dituju adalah keluarga. Tanyalah terlebih dahulu konsep dan fasilitas-fasilitas yang akan dibangun.
Pengembang, Pengembang atau developer yang membangun condotel sebaiknya pengembang yang telah terpercaya menyelesaikan bengunan sampai selesai dengan tepat waktu dan sesuai yang dijanjikan. Jangan sampai pengelola menyelesaikan tugasnya dengan lambat atau bahkan tidak menyelesaikan bangunan sehingga bangunan terbelengkalai dan Anda menderita kerugian. Hal ini perlu diperlukan apabila kondotel yang hendak Anda beli masih dalam tahap pembangunan atau belum dibangun.
Pengelola Hotel, Agar dapat memberi kenyamanan dan kepuasan pengunjung hotel, maka perlu diperhatikan siapa yang menjadi pengelola hotel ini. Akan lebih baik jika pengelola hotel merupakan pengelola yang sudah terbiasa menjalankan bisnis hotel. Dengan demikian, mereka lebih berpengalaman dalam melakukan management hotel, mengurus hotel juga memberikan pelayanan kepada para tamu. Hasiknya, tamu-tamu akan senang dan akan kembali menginap di hotel tersebut.
Jika Anda berniat melakukan investasi melalui kondotel ini, cobalah untuk melakukan perhitungan terlebih dahulu dan mencari tahu lebih lanjut pada kondotel yang Anda pilih. Cari tahu lebih lanjut tentang pendapatan yang akan Anda dapatkan. Apakah masih ada biaya-biaya lain yang harus Anda bayar dan isi perjanjian agar tidak merugikan Anda.

Membeli condotel bisa menjadi salah satu pilihan investasi properti saat ini. Anda bisa memiliki kondominium sekaligus hotel pribadi melalui investasi kondotel.