INVESTASI CERDAS PUNNAKA APARTEMEN JOGJA
Persiapkan Pensiun anda sejak sekarang
Cocok untuk investasi bagi kaum muda maupun tua
Penawaran berlaku hanya utk mereka yg dapat KEUNTUNGAN DI MASA DEPAN
Harga unit 770 JUTA
Lokasi:
-Ke Kampus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia hanya 5 menit
- Ke sekolah desain komunikasi visual STSRD hanya 5 menit
-Ke Kampus Sarjana Wiyata hanya 10 menit
-Ke kampus Universitas Ahmad Dahlan hanya 10 menit
-Ke UGM hanya 30 menit
-Ke Ambarukmo Plaza (Amplaz) hanya 15 menit
-Ke Malioboro hanya 10 menit
-Ke Bandara Internasional Adisucipto hanya 20 menit
-Ke Kawasan Wisata Kaliurang hanya 60 menit
-Ke Parangtritis hanya 45 menit
SEGERA BOOKING SEKARANG
Mas Ham JOGJA
Telp.081329020475
PIN.5A95B6F3
Showing posts with label PUNAKA APARTEMEN. Show all posts
Showing posts with label PUNAKA APARTEMEN. Show all posts
Wednesday, October 7, 2015
INVESTASI CERDAS PUNNAKA APARTEMEN JOGJA
Wednesday, August 26, 2015
SAHID YOGJA LIFESTYLE CITY
SAHID YOGJA LIFESTYLE CITY
I. TUJUAN
Dengan semakin maraknya kegiatan pariwisata di kota Yogyakarta yang ditandai dengan semakin meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara, mendorong industri yang mendukung kegiatan kepariwisataan juga semakin meningkat, misalnya transportasi pesawat udara, perhotelan, restaurant, dll.
Ditunjang pula dengan predikat kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan kota wisata, maka kegiatan-kegiatan yang terkait dengan bidang pendidikan tetap akan selalu ada dan menjadi semakin meningkat, khususnya kegiatan seminar, work shop, reuni, dll.
Bertitik tolak dari uraian tersebut di atas, PT Sahid Inti Dinamika sebagai salah satu perusahaan dibawah naungan Sahid Group sangat berkeinginan untuk mewujudkan Sahid Jogja Lifestyle City yang berlokasi di lahan Hotel Sahid Raya Yogyakarta.
Terletak di lokasi kawasan Pendidikan dan sangat dekat dengan Bandara Adi Sucipto, membuat lokasi Hotel Sahid Raya Yogyakarta menjadi tempat yang sangat ideal bagi para pengunjung yang akan melakukan kegiatan bersantai, rekreasi kulinair, berbelanja, menginap dan menghuni.
II. FASILITAS
Mall : 24.000 m2:
- Super market
- Bioskop jaringan 21
- Funworld
- Gold Gym Fitness Center
- Retails
- Restaurant, dll
Kondotel: 319 unit,
- type Superior , net 20,79 m2, semi gross 25,72 m2: 231 unit
- type Junior Suite, net 30,09 m2, semi gross 37,22 m2: 56 unit
- type Deluxe Suite, net 40,16 m2, semi gross 49,68 m2: 32 unit
Apartemen: 196 unit
- Type studio, net 24,17 m2, semi gross 31,08 m2: 160 unit
- Type 1 kamar, net 36,32 m2, semi gross 46,70 m2: 20 unit
- Type 2 kamar, net 48,67 m2, semi gross 62,58 m2: 16 unit
Convention Center, seluas 6.094 m2:
- Ballroom Parang Kusumo: 1.024 m2
- Meeting rooms : 16 (56 m2 – 128 m2)
Hotel existing (Hotel Sahid Raya Jogjakarta), 80 kamar
Kolam Renang
Total luas bangunan: 82.000 m2
III. LOKASI LAHAN
Lokasi lahan di Jl. Babarsari, Pedukuhan Tambak Bayan, Kelurahan Catur Tunggal, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta – Indonesia, dimana lokasi ini merupakan salah satu kawasan pendidikan berskala Nasional.
Terletak di lingkungan kampus terkenal di Yogyakarta, menjadikan posisi kawasan Sahid Jogja Lifestyle City menjadi sangat strategis.
- Sisi Selatan Universitas Atmajaya Yogyakarta,
- Sisi Timur Universitas Atmaja Yogyakarta dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran,
- sisi Utara adalah Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN),
- Sisi Barat kawasan penduduk.
Jarak dari kawasan Sahid Jogja Lifestyle City ke Bandara Adisucipto adalah sekitar 5 km
Jarak ke pusat kota (Kraton dan Malioboro) sekitar 20 km.
Luas lahan: 22,453 m2 termasuk area hijau dan area parkir.
IV. KONSEP DESAIN :
§ Desain simpel modern dengan fasilitas lengkap untuk bisnis, komersial dan rekreasi.
§ Format berstandard internasional yang cocok & disesuaikan dengan arsitektur hotel tropis, khusus Kondotel berorientasi Utara-Selatan
§ Menampilkan style modern dengan sentuhan budaya dan ragam hias khas Indonesia, khususnya seni budaya Jawa pada elemen estetik, antara lain penggunaan Batik Klasik “Truntum” yang artinya “menuntun” pada facade bangunan.
§ Green Concept, yaitu menerapkan:
Orientasi Utara dan Selatan untuk bangunan Kondotel, sehingga pengaruh terik sinar matahari arah Timur dan Barat bisa dikurangi, dampaknya adalah penggunaan AC menjadi lebih hemat.
Pemanfaatan daur ulang limbah air bekas untuk digunakan penyiraman tanaman dan penggelontoran air closet, sehingga penggunaan air bersih menjadi lebih hemat.
Menggunaan konsep bukaan ruang sebanyak-banyaknya, sehingga membantu sistem sirkulasi udara baik itu di koridor setiap lantai bangunan Kondotel maupun Apartemen, koridor Mall, dan akses antar bangunan.
Memanfaatkan sistem sirkulasi air sebagai water feature untuk membantu proses pendinginan ruangan baik itu di dalam ruangan maupun diluar ruangan.
§ Penggunaan material yang ekonomis dan bersifat lokal namun tampak mewah / mahal.
§ Skema warna modern dan masih tampak up-to-date / tidak terlihat kuno untuk jangka waktu 5-10 tahun mendatang.
V. BATASAN DESAIN
Batasan desain adalah berlaku untuk seluruh kawasan Hotel Sahid Raya Yogyakarta.
KDB : 60%
Ketinggian bangunan : 8 lantai ditambah 2 lantai basement.
VI. SEKILAS : HOTEL SAHID RAYA YOGYAKARTA
Merupakan hotel bintang 4 (****), sebagai sebagai city hotel di Yogyakarta juga menjadi hotel untuk tujuan wisata (resort) mengingat posisi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu tujuan wisata favorit. Fasilitas yang ada meliputi :
Jumlah kamar termasuk cottages : 135 kamar
Berbagai jenis restaurant dan café : Coffee Shop, Pastry Corner,
Baron Bar dan Executive Lounge.
Fasilitas rekreasi dan kebugaran : Kolam Renang .
Fasilitas Konvensi / Ruang Pertemuan : Parang Kusuma Room, Garuda Room
Fasilitas Bisnis : Shoping Arcade,& Pre Function
Tingkat hunian kamar rata-rata 70 % dan kita sudah berdiri selama 26 tahun di Yogyakarta, sehingga bisa dikatakan bahwa Hotel Sahid Raya Yogyakarta adalah salah satu hotel yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik itu domestik maupun manca Negara, juga menjadi tempat favorit untuk mengadakan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition) karena mempunyai fasilitas ruang pertemuan yang cukup besar dan beragam.
Untuk Informasi selanjutnya kami dapat memberikan penjelasan secara lengkap dengan menyesuaikan waktu dan tempat yang Bapak/Ibu sediakan.
I. TUJUAN
Dengan semakin maraknya kegiatan pariwisata di kota Yogyakarta yang ditandai dengan semakin meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara, mendorong industri yang mendukung kegiatan kepariwisataan juga semakin meningkat, misalnya transportasi pesawat udara, perhotelan, restaurant, dll.
Ditunjang pula dengan predikat kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan kota wisata, maka kegiatan-kegiatan yang terkait dengan bidang pendidikan tetap akan selalu ada dan menjadi semakin meningkat, khususnya kegiatan seminar, work shop, reuni, dll.
Bertitik tolak dari uraian tersebut di atas, PT Sahid Inti Dinamika sebagai salah satu perusahaan dibawah naungan Sahid Group sangat berkeinginan untuk mewujudkan Sahid Jogja Lifestyle City yang berlokasi di lahan Hotel Sahid Raya Yogyakarta.
Terletak di lokasi kawasan Pendidikan dan sangat dekat dengan Bandara Adi Sucipto, membuat lokasi Hotel Sahid Raya Yogyakarta menjadi tempat yang sangat ideal bagi para pengunjung yang akan melakukan kegiatan bersantai, rekreasi kulinair, berbelanja, menginap dan menghuni.
II. FASILITAS
Mall : 24.000 m2:
- Super market
- Bioskop jaringan 21
- Funworld
- Gold Gym Fitness Center
- Retails
- Restaurant, dll
Kondotel: 319 unit,
- type Superior , net 20,79 m2, semi gross 25,72 m2: 231 unit
- type Junior Suite, net 30,09 m2, semi gross 37,22 m2: 56 unit
- type Deluxe Suite, net 40,16 m2, semi gross 49,68 m2: 32 unit
Apartemen: 196 unit
- Type studio, net 24,17 m2, semi gross 31,08 m2: 160 unit
- Type 1 kamar, net 36,32 m2, semi gross 46,70 m2: 20 unit
- Type 2 kamar, net 48,67 m2, semi gross 62,58 m2: 16 unit
Convention Center, seluas 6.094 m2:
- Ballroom Parang Kusumo: 1.024 m2
- Meeting rooms : 16 (56 m2 – 128 m2)
Hotel existing (Hotel Sahid Raya Jogjakarta), 80 kamar
Kolam Renang
Total luas bangunan: 82.000 m2
III. LOKASI LAHAN
Lokasi lahan di Jl. Babarsari, Pedukuhan Tambak Bayan, Kelurahan Catur Tunggal, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta – Indonesia, dimana lokasi ini merupakan salah satu kawasan pendidikan berskala Nasional.
Terletak di lingkungan kampus terkenal di Yogyakarta, menjadikan posisi kawasan Sahid Jogja Lifestyle City menjadi sangat strategis.
- Sisi Selatan Universitas Atmajaya Yogyakarta,
- Sisi Timur Universitas Atmaja Yogyakarta dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran,
- sisi Utara adalah Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN),
- Sisi Barat kawasan penduduk.
Jarak dari kawasan Sahid Jogja Lifestyle City ke Bandara Adisucipto adalah sekitar 5 km
Jarak ke pusat kota (Kraton dan Malioboro) sekitar 20 km.
Luas lahan: 22,453 m2 termasuk area hijau dan area parkir.
IV. KONSEP DESAIN :
§ Desain simpel modern dengan fasilitas lengkap untuk bisnis, komersial dan rekreasi.
§ Format berstandard internasional yang cocok & disesuaikan dengan arsitektur hotel tropis, khusus Kondotel berorientasi Utara-Selatan
§ Menampilkan style modern dengan sentuhan budaya dan ragam hias khas Indonesia, khususnya seni budaya Jawa pada elemen estetik, antara lain penggunaan Batik Klasik “Truntum” yang artinya “menuntun” pada facade bangunan.
§ Green Concept, yaitu menerapkan:
Orientasi Utara dan Selatan untuk bangunan Kondotel, sehingga pengaruh terik sinar matahari arah Timur dan Barat bisa dikurangi, dampaknya adalah penggunaan AC menjadi lebih hemat.
Pemanfaatan daur ulang limbah air bekas untuk digunakan penyiraman tanaman dan penggelontoran air closet, sehingga penggunaan air bersih menjadi lebih hemat.
Menggunaan konsep bukaan ruang sebanyak-banyaknya, sehingga membantu sistem sirkulasi udara baik itu di koridor setiap lantai bangunan Kondotel maupun Apartemen, koridor Mall, dan akses antar bangunan.
Memanfaatkan sistem sirkulasi air sebagai water feature untuk membantu proses pendinginan ruangan baik itu di dalam ruangan maupun diluar ruangan.
§ Penggunaan material yang ekonomis dan bersifat lokal namun tampak mewah / mahal.
§ Skema warna modern dan masih tampak up-to-date / tidak terlihat kuno untuk jangka waktu 5-10 tahun mendatang.
V. BATASAN DESAIN
Batasan desain adalah berlaku untuk seluruh kawasan Hotel Sahid Raya Yogyakarta.
KDB : 60%
Ketinggian bangunan : 8 lantai ditambah 2 lantai basement.
VI. SEKILAS : HOTEL SAHID RAYA YOGYAKARTA
Merupakan hotel bintang 4 (****), sebagai sebagai city hotel di Yogyakarta juga menjadi hotel untuk tujuan wisata (resort) mengingat posisi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu tujuan wisata favorit. Fasilitas yang ada meliputi :
Jumlah kamar termasuk cottages : 135 kamar
Berbagai jenis restaurant dan café : Coffee Shop, Pastry Corner,
Baron Bar dan Executive Lounge.
Fasilitas rekreasi dan kebugaran : Kolam Renang .
Fasilitas Konvensi / Ruang Pertemuan : Parang Kusuma Room, Garuda Room
Fasilitas Bisnis : Shoping Arcade,& Pre Function
Tingkat hunian kamar rata-rata 70 % dan kita sudah berdiri selama 26 tahun di Yogyakarta, sehingga bisa dikatakan bahwa Hotel Sahid Raya Yogyakarta adalah salah satu hotel yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik itu domestik maupun manca Negara, juga menjadi tempat favorit untuk mengadakan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition) karena mempunyai fasilitas ruang pertemuan yang cukup besar dan beragam.
Untuk Informasi selanjutnya kami dapat memberikan penjelasan secara lengkap dengan menyesuaikan waktu dan tempat yang Bapak/Ibu sediakan.
Friday, August 21, 2015
KEUNTUNGAN BERINVESTASI DI SAHID YOGYA LIFESTYLE CITY CONDOTEL
KEUNTUNGAN BERINVESTASI DI SAHID YOGYA LIFESTYLE CITY CONDOTEL
KEUNTUNGAN INVESTASI DI PROJECT SAHID YOGYA CONDOTEL
1. GUARANTEED RETURN ON INVESTMENT (ROI) 20% Dalam 2 Tahun
2. YEARLY FREE STAY 21 POINT AT SAHID YOGYA CONDOTEL
3. PROFIT SHARING 55% OWNER 45% OPERATOR
4. SIGNIFICANT CAPITAL GAIN INCREASE
5. SERTIFIKAT HAK MILIK
6. 30% UP PRICE IN 12 MONTH SINCE GROUND BREAKING
7. TERKONEKSI DALAM SUPERBLOK SAHID YOGYA LIFESTYLE CITY
8. DIDUKUNG OLEH LIFESTYLE MALL, CONVENTION CENTRE DAN MICE
9. PREMIUM AREA DILINGKUNGAN KAMPUS TERNAMA DAN AIRPORT
KEUNTUNGAN INVESTASI DI PROJECT SAHID YOGYA CONDOTEL
1. GUARANTEED RETURN ON INVESTMENT (ROI) 20% Dalam 2 Tahun
2. YEARLY FREE STAY 21 POINT AT SAHID YOGYA CONDOTEL
3. PROFIT SHARING 55% OWNER 45% OPERATOR
4. SIGNIFICANT CAPITAL GAIN INCREASE
5. SERTIFIKAT HAK MILIK
6. 30% UP PRICE IN 12 MONTH SINCE GROUND BREAKING
7. TERKONEKSI DALAM SUPERBLOK SAHID YOGYA LIFESTYLE CITY
8. DIDUKUNG OLEH LIFESTYLE MALL, CONVENTION CENTRE DAN MICE
9. PREMIUM AREA DILINGKUNGAN KAMPUS TERNAMA DAN AIRPORT
Sunday, August 9, 2015
MENGAPA INVESTASI CONDOTEL LEBIH MENARIK?
MENGAPA INVESTASI CONDOTEL LEBIH MENARIK?
Kondotel sebagai produk investasi properti menawarkan model kepemilikan unit kondominium dengan keuntungan dari nilai sewa unit yang secara rutin didapat secara berlipat. Ketimbang produk lain, hasil (yield) minimal yang didapat investor dari kondotel rata-rata 9 persen per tahun. Tidak hanya itu, hal lain yang menarik minat beli investor terhadap produk tersebut ialah pengembalian nilai keuntungan yang lebih cepat ketimbang deposito perbankan.
General Manager Century 21, FR Suherman, mengatakan model investasi kondotel lebih menarik ketimbang rumah tinggal yang disewakan.
Investasi rumah tinggal yang disewakan, kata dia, hanya menitikberatkan pada keuntungan modal (capital gain) dari kenaikan harga jual rumah, yang jika disewakan hanya tumbuh 3 sampai 4 persen per tahun. Adapun kondotel menawarkan nilai sewa 8 hingga 12 persen dari nilai investasi per tahun selama masa jaminan sewa (guarantee rental) yang beragam rata-rata mencapai dua sampai lima tahun. “Potensi investasi kondotel memang menjanjikan,” kata Suherman di Jakarta,
Thursday, August 6, 2015
Tuesday, June 30, 2015
Cara Berinvestasi dan Berbisnis Condotel
Cara Berinvestasi dan Berbisnis Condotel
Cara investasi pada kondotel sama seperti apartemen akan tetapi ada hal yamg membuat menjadi beda:
1. Belilah condotel dalam keadaan sebelum louncing biasanya harga masih perdana akan tetapi
kenali
duhulu developernya dan seberapa besar komitmen developer tersebut untuk project nya
2. Pilihlah yang bagus lokasinya dan mudah di acces dari manapun dan serta dekat dengan kawasan wisata
3. Carilah yang memberikan profit yang menjanjikan dan jelas
4. Pilih condotel yang operatornya mempunyai jaringan yang luas dan berperstasi
5. Mintalah kepastian kapan hotel di bagun dan kapan hotel beroperatioanal
6. Pilihlah sistem perhitungan ROI yang gampang di mengerti oleh anda
7. Pastikan berapa target occupancy hotel yang di bebankan ke opertaror hotel dalam kewajaran dari
total unit kamar hotel yang di pasarkan hal ini berpengaruh terhadap hitungan ROI yang diterima
8. Pastikan harga sewa unit masih batas kewajaran di kawasan terserbut, jangan sampai ada hotel sekelas yang sama dengan sewa yang jauh lebih murah, hal ini akan mengangu nilai occupancy hotel dan mempengaruhi nilai ROI yang anda terima
9. Pastiakn seterfikat tanah adalah HGB atas hak milik bukan girik atau bukan tanah ulayat, bukan tanah adat dan bukan tanah hak sewa lahan, dan pastikan sertifikat unit anda adalah seterfikat hak milik strata title
10. Belilah unit dengan tempo cara bayar yang pendek, dan masa promosi biasanya harga jauh lebih murah
Sunday, June 14, 2015
Apa itu Investasi Condotel?
Apa itu Investasi Condotel?
From The Desk of Fitri Oktaviani
DSC_0337Setelah sebelumnya marak di Amerika, beberapa tahun terakhir ini, penawaran Condotel merebak di bursa properti Indonesia. Penawaran-penawarannya biasa dikemas dengan strategi marketing yang menarik, iming-iming guaranteed return, hak menempati unit selama 12-30 hari dalam setahun dan lokasi yang strategis di tengah kawasan bisnis atau tempat wisata. Di Indonesia, lokasi favorit penawarannya adalah di Jakarta, Bali, Bandung dan Yogyakarta.
Apa sih sebenarnya Condotel? Dari namanya, Condotel berasal dari Condominium Hotel yaitu condominium atau bangunan tinggi alias apartemen yang dioperasikan sebagai hotel dan memiliki fasilitas hotel. Bedanya, unit-unit atau kamarnya dimiliki oleh investor perorangan, tetapi biasanya dioperasikan pihak ketiga yaitu pihak management hotel (misalnya Aston, Ascott dll). Kelebihannya dari hotel adalah tata ruangnya yang relatif lebih nyaman. Satu unit condotel biasanya dilengkapi dengan ruang tamu, ruang makan dan dapur sehingga ideal untuk tinggal lebih lama dan harga sewanya bisa lebih tinggi dari hotel.
Apakah Condotel bisa menjadi salah satu alternatif investasi? Dengan berbagai skema menarik yang ditawarkan oleh Developer, condotel menjadi salah satu alternatif investasi property selain tanah, rumah/apartmen sewa ataupun ruang bisnis dan kos-kos-an. Kelebihan utama condotel adalah jenis properti ini memungkinkan pemiliknya untuk menempati unitnya saat berbisnis ataupun berlibur, dan mendapatkan uang sewa saat tidak menempatinya.
Dengan suku bunga deposito yang rendah, tingkat rental guarantee condotel di sekitar 8-12% setahun (tahun 2012) memang menggiurkan. Nah, namun ingat, berhati-hati juga apabila rental guarantee yang dijanjikan sebetulnya telah dimasukkan kedalam harga jual unit condotel. Adanya alternatif penarikan uang sewa (biasanya atas rental guarantee) di awal yang dapat mengurangi harga unit, merupakan salah satu indikatornya.
Sebagai investor yang cerdas, tetaplah ingat bahwa anda perlu menghitung potensi keuntungan dan resiko atas uang yang akan anda tanamkan. Setidaknya, ada 5 hal yang patut Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk berinvestasi di condotel.
Pertama, saat ini banyak condotel yang ditawarkan bahkan saat konstruksi bangunannya belum ada. Investor awal yang membeli akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah karena turut membiayai pembangunan properti tersebut. Hal tersebut akan memberikan resiko yang lebih tinggi bagi investor.
Kedua, perhatikan juga skema rental guarantee yang ditawarkan. Garansi biasanya diberikan terbatas, hanya untuk beberapa tahun, atau berlaku surut dengan persentase yang akan berkurang seiring waktu. Setelah masa garansi biasanya ada juga skema bagi hasil berdasarkan tingkat okupansi hotel, dengan rasio tertentu antara investor dan pengelola. Walaupun nilai keuntungan yang akan anda terima kelak adalah nilai bersih (pajak penghasilan akan dipotong dari keuntungan yang diberikan berkala), tetapi sebenarnya anda turut membayar biaya pemeliharaan, operasional, marketing dan fee untuk pihak manajemen hotel. Jumlah pendapatan pemilik unit akan proporsional sesuai dengan unit yang dimilikinya. Biasanya ada rasio tertentu untuk pembagian pendapatan ini, yang populer adalah 50:50 dan 60:40 untuk investor.
Ketiga, hak untuk tinggal di hotel perlu dipertimbangkan sebagai tambahan keuntungan atau return. Untuk anda yang membeli condotel di lokasi favorit yang akan sering dikunjungi, menjadi investor bisa lebih menguntungkan karena anda bisa lebih sering menikmati unit yang telah dibeli . Biasanya pihak manajemen hotel memberikan hak tersebut dalam bentuk voucher menginap yang bisa anda jual untuk mendapatkan tambahan keuntungan, atau untuk berbagi bersama sahabat.
Keempat, sayangnya hak-hak untuk pemilik unit bisa berubah dalam jangka panjang. Biasanya mayoritas pemilik unit adalah pihak developer atau manajemen hotel, dan silent investor sehingga tidak perlu heran jika makin lama hak menginap atau fasilitas yang anda terima saat menginap, akan makin berkurang. Dan sebagai tamu, anda tidak otomatis bisa menggunakan unit yang anda beli lho. Anda tetap perlu reservasi sebelumnya, dan belum tentu bisa menginap di unit yang anda beli. Kecuali jika unit tersebut sedang kosong.
Kelima, Perhatikan juga hak-hak anda yang lain ya. Seperti hak kepemilikan yang bisa berupa strata title ataupun hak guna pakai. Dalam bangunan horizontal, hak atas sebidang tanah dan fasilitas umum yang digunakan akan dibagi kepada semua pemiliknya secara proporsional.
Terakhir, di Amerika saat ini penawaran Condotel diawasi ketat oleh pemerintah melalui SEC. Karena berbeda dengan rumah, condotel merupakan skema investasi sehingga banyak aspek yang perlu dipertimbangkan saat membelinya. Kepemilikan rumah pertama biasanya dipengaruhi oleh aspek emosional, tetapi jika anda berminat membeli condotel pastikan dan bahwa uang yang anda keluarkan bisa memberikan potensi return sesuai dengan tujuan investasi.
From The Desk of Fitri Oktaviani
DSC_0337Setelah sebelumnya marak di Amerika, beberapa tahun terakhir ini, penawaran Condotel merebak di bursa properti Indonesia. Penawaran-penawarannya biasa dikemas dengan strategi marketing yang menarik, iming-iming guaranteed return, hak menempati unit selama 12-30 hari dalam setahun dan lokasi yang strategis di tengah kawasan bisnis atau tempat wisata. Di Indonesia, lokasi favorit penawarannya adalah di Jakarta, Bali, Bandung dan Yogyakarta.
Apa sih sebenarnya Condotel? Dari namanya, Condotel berasal dari Condominium Hotel yaitu condominium atau bangunan tinggi alias apartemen yang dioperasikan sebagai hotel dan memiliki fasilitas hotel. Bedanya, unit-unit atau kamarnya dimiliki oleh investor perorangan, tetapi biasanya dioperasikan pihak ketiga yaitu pihak management hotel (misalnya Aston, Ascott dll). Kelebihannya dari hotel adalah tata ruangnya yang relatif lebih nyaman. Satu unit condotel biasanya dilengkapi dengan ruang tamu, ruang makan dan dapur sehingga ideal untuk tinggal lebih lama dan harga sewanya bisa lebih tinggi dari hotel.
Apakah Condotel bisa menjadi salah satu alternatif investasi? Dengan berbagai skema menarik yang ditawarkan oleh Developer, condotel menjadi salah satu alternatif investasi property selain tanah, rumah/apartmen sewa ataupun ruang bisnis dan kos-kos-an. Kelebihan utama condotel adalah jenis properti ini memungkinkan pemiliknya untuk menempati unitnya saat berbisnis ataupun berlibur, dan mendapatkan uang sewa saat tidak menempatinya.
Dengan suku bunga deposito yang rendah, tingkat rental guarantee condotel di sekitar 8-12% setahun (tahun 2012) memang menggiurkan. Nah, namun ingat, berhati-hati juga apabila rental guarantee yang dijanjikan sebetulnya telah dimasukkan kedalam harga jual unit condotel. Adanya alternatif penarikan uang sewa (biasanya atas rental guarantee) di awal yang dapat mengurangi harga unit, merupakan salah satu indikatornya.
Sebagai investor yang cerdas, tetaplah ingat bahwa anda perlu menghitung potensi keuntungan dan resiko atas uang yang akan anda tanamkan. Setidaknya, ada 5 hal yang patut Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk berinvestasi di condotel.
Pertama, saat ini banyak condotel yang ditawarkan bahkan saat konstruksi bangunannya belum ada. Investor awal yang membeli akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah karena turut membiayai pembangunan properti tersebut. Hal tersebut akan memberikan resiko yang lebih tinggi bagi investor.
Kedua, perhatikan juga skema rental guarantee yang ditawarkan. Garansi biasanya diberikan terbatas, hanya untuk beberapa tahun, atau berlaku surut dengan persentase yang akan berkurang seiring waktu. Setelah masa garansi biasanya ada juga skema bagi hasil berdasarkan tingkat okupansi hotel, dengan rasio tertentu antara investor dan pengelola. Walaupun nilai keuntungan yang akan anda terima kelak adalah nilai bersih (pajak penghasilan akan dipotong dari keuntungan yang diberikan berkala), tetapi sebenarnya anda turut membayar biaya pemeliharaan, operasional, marketing dan fee untuk pihak manajemen hotel. Jumlah pendapatan pemilik unit akan proporsional sesuai dengan unit yang dimilikinya. Biasanya ada rasio tertentu untuk pembagian pendapatan ini, yang populer adalah 50:50 dan 60:40 untuk investor.
Ketiga, hak untuk tinggal di hotel perlu dipertimbangkan sebagai tambahan keuntungan atau return. Untuk anda yang membeli condotel di lokasi favorit yang akan sering dikunjungi, menjadi investor bisa lebih menguntungkan karena anda bisa lebih sering menikmati unit yang telah dibeli . Biasanya pihak manajemen hotel memberikan hak tersebut dalam bentuk voucher menginap yang bisa anda jual untuk mendapatkan tambahan keuntungan, atau untuk berbagi bersama sahabat.
Keempat, sayangnya hak-hak untuk pemilik unit bisa berubah dalam jangka panjang. Biasanya mayoritas pemilik unit adalah pihak developer atau manajemen hotel, dan silent investor sehingga tidak perlu heran jika makin lama hak menginap atau fasilitas yang anda terima saat menginap, akan makin berkurang. Dan sebagai tamu, anda tidak otomatis bisa menggunakan unit yang anda beli lho. Anda tetap perlu reservasi sebelumnya, dan belum tentu bisa menginap di unit yang anda beli. Kecuali jika unit tersebut sedang kosong.
Kelima, Perhatikan juga hak-hak anda yang lain ya. Seperti hak kepemilikan yang bisa berupa strata title ataupun hak guna pakai. Dalam bangunan horizontal, hak atas sebidang tanah dan fasilitas umum yang digunakan akan dibagi kepada semua pemiliknya secara proporsional.
Terakhir, di Amerika saat ini penawaran Condotel diawasi ketat oleh pemerintah melalui SEC. Karena berbeda dengan rumah, condotel merupakan skema investasi sehingga banyak aspek yang perlu dipertimbangkan saat membelinya. Kepemilikan rumah pertama biasanya dipengaruhi oleh aspek emosional, tetapi jika anda berminat membeli condotel pastikan dan bahwa uang yang anda keluarkan bisa memberikan potensi return sesuai dengan tujuan investasi.
Sunday, June 7, 2015
Jaringan Apartemen Singapura Kelola Citadines Punaka Yogyakarta
Jaringan Apartemen Singapura Kelola Citadines Punaka Yogyakarta
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - The Ascott Limited (Ascott), bisnis unit apartemen servis (serviced apartment) berbasis di Singapura, memperkuat eksistensinya di Indonesia dengan menandatangani kontrak manajemen baru untuk mengelola Citadines Punaka Yogyakarta.
Apartemen servis ini mencakup 308 unit, dan direncanakan beroperasi pada 2018 mendatang. Lokasinya berada di Jl Lowanu yang dapat diakses dari kawasan komersial Malioboro, dan Jalan Lingkar Luar Yogyakarta.
Regional General Manager Ascott Indonesia dan Australia, Kenneth Rogers, mengatakan, kehadiran Ascott di kota gudeg ini termotivasi pertumbuhan aktivitas pariwisata, dan kegiatan komersial.
"Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan pelancong internasional juga sangat signifikan. Selain itu, investasi berkembang pesat, dan diharapkan terus menunjukkan tren positif. Kami mengharapkan kinerja sektor perhotelan dan penginapan kinerja akan semakin meningkat," tutur Rogers dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2015).
Citadines Punaka Yogyakarta akan menjadi properti yang ke-12 di Indonesia dan memperluas kehadiran Ascott di kota-kota berkembang. Hingga saat ini, portofolio Ascott di negara ini sebanyak 2.600 unit apartemen servis.
Proyek ini dikembangkan oleh PT Mas Properti Nusantara. Mereka merancang Citadines Punaka Yogyakarta setinggi 19 lantai. Ada tiga varian unit apartemen servis yang ditawarkan, yakni tipe studio, satu kamar tidur, dan dua kamar tidur.
Setiap unit apartemen dilengkapi dengan dapur, kamar mandi, area kerja dan ruang tidur yang terpisah serta fasilitas modern lainnya seperti home-entertainment system dan jaringan internet nirkabel.
www.kompas.com
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - The Ascott Limited (Ascott), bisnis unit apartemen servis (serviced apartment) berbasis di Singapura, memperkuat eksistensinya di Indonesia dengan menandatangani kontrak manajemen baru untuk mengelola Citadines Punaka Yogyakarta.
Apartemen servis ini mencakup 308 unit, dan direncanakan beroperasi pada 2018 mendatang. Lokasinya berada di Jl Lowanu yang dapat diakses dari kawasan komersial Malioboro, dan Jalan Lingkar Luar Yogyakarta.
Regional General Manager Ascott Indonesia dan Australia, Kenneth Rogers, mengatakan, kehadiran Ascott di kota gudeg ini termotivasi pertumbuhan aktivitas pariwisata, dan kegiatan komersial.
"Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan pelancong internasional juga sangat signifikan. Selain itu, investasi berkembang pesat, dan diharapkan terus menunjukkan tren positif. Kami mengharapkan kinerja sektor perhotelan dan penginapan kinerja akan semakin meningkat," tutur Rogers dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2015).
Citadines Punaka Yogyakarta akan menjadi properti yang ke-12 di Indonesia dan memperluas kehadiran Ascott di kota-kota berkembang. Hingga saat ini, portofolio Ascott di negara ini sebanyak 2.600 unit apartemen servis.
Proyek ini dikembangkan oleh PT Mas Properti Nusantara. Mereka merancang Citadines Punaka Yogyakarta setinggi 19 lantai. Ada tiga varian unit apartemen servis yang ditawarkan, yakni tipe studio, satu kamar tidur, dan dua kamar tidur.
Setiap unit apartemen dilengkapi dengan dapur, kamar mandi, area kerja dan ruang tidur yang terpisah serta fasilitas modern lainnya seperti home-entertainment system dan jaringan internet nirkabel.
www.kompas.com
Sunday, May 10, 2015
MEMILIH POSISI APARTEMEN, DI ATAS ATAU BAWAH?
MEMILIH POSISI APARTEMEN, DI ATAS ATAU BAWAH?
Bagi sebuah hunian vertikal, posisi atau letak hadap begitu menentukan. Apartemen dengan lantai lebih tinggi dan arah hadap pemandangan menawan memiliki harga berbeda. Artinya, semakin baik pemandangan yang dinikmati mata, semakin tinggi harga apartemen.
Itulah mengapa, untuk mendapat harga bersaing, calon pembeli atau investor akan mempertimbangkan betul posisi apartemennya. Berikut keuntungan dan kerugian dalam pemilihan posisi apartemen:
Posisi lantai apartemen
Orang yang memilih apartemen lantai delapan ke atas ialah orang yang mendamba pemandangan indah. Lantai atas menawarkan panorama yang indah.
Apartemen di kota-kota besar, misalnya, akan memanjakan mata dengan pemandangan kota berhias langit biru. Pada apartemen tertentu, diberikan tambahan biaya untuk mendapatkan kamar dengan view seperti ini.
Keuntungan kedua, semakin tinggi posisi, semakin rendah tingkat kebisingan. Kelebihan lainnya, lantai atas relatif lebih aman dari pencuri, meski hal ini bukan jaminan.
shutterstock Keuntungan kedua, semakin tinggi posisi apartemen, semakin rendah tingkat kebisingan.
Sedangkan kekurangannya, lantai atas mengakibatkan sulitnya membawa furnitur. Kesulitan kedua ialah dalam keadaan darurat dan terjadi bencana, seperti gempa atau kebakaran.Sebaliknya, bukan berarti apartemen di bawah lantai delapan tidak memiliki nilai jual. Apartemen di lantai bawah bisa mendapat pemandangan dengan memilih yang berhadapan dengan taman dan kolam renang.
Kelebihan apartemen di lantai rendah biasanya dipilih karena posisi yang lebih dekat dengan lantai dasar atau akses keluar. Anda dapat menghemat waktu saat ingin pergi dan memudahkan saat memasukkan furnitur.
Yang harus dicatat saat memilih apartemen lantai dasar, pastikan tidak terletak di antara pintu masuk bangunan, tangga darurat, sarana umum seperti pusat kebugaran dan juga lift untuk meminimalisir kebisingan.
Pada dasarnya, pertimbangan penting saat memilih posisi apartemen ialah melihat kebutuhan. Posisi yang rendah biasanya dipilih oleh keluarga yang masih memiliki anak-anak kecil, orang tua lanjut usia, dan mereka yang takut dengan ketinggian.
Memilih arah hadap
Kalau posisi penting, begitu juga arah hadap. Keunikan apartemen ada pada masing-masing sisi yang memiliki pemandangan berbeda.
Shutterstock Pertimbangan arah hadap berpengaruh pada harga apartemen.
Misalnya saja, kamar pada apartemen di sisi timur dan selatan menghadap pemandangan yang sama, arsitektur kota, sisi barat menghadap kolam renang, sedangkan sisi utara menghadap taman.
Pertimbangan arah hadap berpengaruh pada harga apartemen. Biasanya, semakin indah pemandangan yang didapat, semakin tinggi harga yang ditawarkan.
Beberapa pemburu apartemen mempertimbangkan alasan kesehatan dengan melihat adanya sinar matahari yang masuk agar tidak mendapat arah hadap yang salah. Cara terbaik, sesuaikan dengan kenyamanan dan budget Anda.
SUMBER : KOMPAS.com
Sunday, May 3, 2015
Melihat Potensi Keuntungan Investasi Condotel
Melihat Potensi Keuntungan Investasi Condotel
Jika dibandingan investasi ruko dan rumah, tingkat keuntungan condotel adalah yang tertinggi. Kisaran keuntungan dari sewa ruko antara 3-5 persen per tahun, apartemen sekitar 8-10 persen dan condotel sekitar 11-17 persen per tahun, tidak aneh jika condotel menjadi salah satu pilihan investasi peminat properti. Apa itu condotel dan bagaimana potensi investasi kondotel?
ARTI CONDOTEL
Condotel, atau condo hotel adalah bangunan seperti apartemen yang terdiri dari gabungan hotel dan kondominium. Tiap unit memiliki dapur, ruang tidur, ruang duduk, atau tergantung tipe unit yang dipilih. Layaknya hotel, condotel biasanya menyediakan fasilitas seperti kolam renang, spa, restoran, cafe, ruang meeting, dll.
Tiap unit kemudian dijual ke investor dan dikelola oleh operator hotel yang akan memasarkan dan menyewakan unit tersebut secara harian. Secara singkat, condotel diartikan sebagai kondominium atau apartemen yang diolah atau disewakan seperti hotel.
Lokasi condotel biasanya ada di daerah wisata. Di Indonesia daerah yang menjadi target investasi condotel adalah Bali, Bandung, dan Yogyakarta karena lokasinya menjadi tujuan wisata turis domestik maupun asing.
Di Bali sendiri, banyak sekali condotel yang sedang dibangun, diantaranya Paditeras Seminyak, Springhill Jimbaran, dan Veasna Jimbaran.
KEUNTUNGAN DARI INVESTASI CONDOTEL
1. Memperoleh hasil operasional
Kondotel yang dioperasikan seperti hotel menghasilkan pendapatan operasional yang akan dibagikan kepada para investor. Besarnya pendapatan tersebut beragam, dengan kisaran antara 8 persen – 12 persen per tahun dari harga beli. Beberapa condotel bahkan memberikan return saat serah terima dengan kisaran 8-10 persen selama 2-3 tahun yang dibayarkan di muka. Dengan kata lain, investor mendapatkan cashback dari pembeliannya.
2. Menginap Gratis
Sebagai investor, Anda mendapatkan kesempatan untuk menginap di condotel tanpa membayar 18-30 hari per tahun.
3. Harga semakin meningkat
Setiap tahun, harga unit condotel semakin meningkat karena mengikuti kenaikan inflasi. Peningkatan harga tersebut bisa mencapai 20% per tahun.
YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MEMBELI CONDOTEL
Sebelum memutuskan untuk investasi condotel, inilah hal-hal yang harus diperhatikan
1. Perhatikan lokasi, konsep, pengembang serta operator hotel yang akan mengelola condotel tersebut.
Dengan lokasi yang strategis, fasilitas yang baik dan pengelola yang bisa dipercaya, maka harga condotel bisa menjadi lebih cepat untuk naik.
2. Kebanyakan condotel yang ditawarkan belum mulai konstruksi
Dengan iming-iming harga yang jauh lebih murah karena ikut membantu membiayai pembangunan condotel tersebut, resiko untuk investor lebih tinggi.
3. Perhatikan secara cermat skema garansi sewa yang ditawarkan.
Biasanya garansi yang diberikan terbatas, hanya untuk beberapa tahun atau berlaku surut dengan presentasi yang terus berkurang seiring waktu. Walaupun dikatakan bahwa Anda bebas dari biaya maintenance feel ,marketing fee dan operational fee, sebenarnya Anda turut dibebani biaya-biaya tersebut dari pembagian hasil sewa okupansi unit.
4, Hak-hal pemilik unit bisa berubah dalam jangka panjang.
Mayoritas pemilik unit adalah pihak developer, manajemen hotel dan silent investor, sehingga tidak heran jika semakin lama hak menginap atau fasilitas yang Anda terima semakin berkurang. Perhatikan apakah hak milik unit Anda berubah strata title atau hak guna pakai.
Jika dibandingan investasi ruko dan rumah, tingkat keuntungan condotel adalah yang tertinggi. Kisaran keuntungan dari sewa ruko antara 3-5 persen per tahun, apartemen sekitar 8-10 persen dan condotel sekitar 11-17 persen per tahun, tidak aneh jika condotel menjadi salah satu pilihan investasi peminat properti. Apa itu condotel dan bagaimana potensi investasi kondotel?
ARTI CONDOTEL
Condotel, atau condo hotel adalah bangunan seperti apartemen yang terdiri dari gabungan hotel dan kondominium. Tiap unit memiliki dapur, ruang tidur, ruang duduk, atau tergantung tipe unit yang dipilih. Layaknya hotel, condotel biasanya menyediakan fasilitas seperti kolam renang, spa, restoran, cafe, ruang meeting, dll.
Tiap unit kemudian dijual ke investor dan dikelola oleh operator hotel yang akan memasarkan dan menyewakan unit tersebut secara harian. Secara singkat, condotel diartikan sebagai kondominium atau apartemen yang diolah atau disewakan seperti hotel.
Lokasi condotel biasanya ada di daerah wisata. Di Indonesia daerah yang menjadi target investasi condotel adalah Bali, Bandung, dan Yogyakarta karena lokasinya menjadi tujuan wisata turis domestik maupun asing.
Di Bali sendiri, banyak sekali condotel yang sedang dibangun, diantaranya Paditeras Seminyak, Springhill Jimbaran, dan Veasna Jimbaran.
KEUNTUNGAN DARI INVESTASI CONDOTEL
1. Memperoleh hasil operasional
Kondotel yang dioperasikan seperti hotel menghasilkan pendapatan operasional yang akan dibagikan kepada para investor. Besarnya pendapatan tersebut beragam, dengan kisaran antara 8 persen – 12 persen per tahun dari harga beli. Beberapa condotel bahkan memberikan return saat serah terima dengan kisaran 8-10 persen selama 2-3 tahun yang dibayarkan di muka. Dengan kata lain, investor mendapatkan cashback dari pembeliannya.
2. Menginap Gratis
Sebagai investor, Anda mendapatkan kesempatan untuk menginap di condotel tanpa membayar 18-30 hari per tahun.
3. Harga semakin meningkat
Setiap tahun, harga unit condotel semakin meningkat karena mengikuti kenaikan inflasi. Peningkatan harga tersebut bisa mencapai 20% per tahun.
YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MEMBELI CONDOTEL
Sebelum memutuskan untuk investasi condotel, inilah hal-hal yang harus diperhatikan
1. Perhatikan lokasi, konsep, pengembang serta operator hotel yang akan mengelola condotel tersebut.
Dengan lokasi yang strategis, fasilitas yang baik dan pengelola yang bisa dipercaya, maka harga condotel bisa menjadi lebih cepat untuk naik.
2. Kebanyakan condotel yang ditawarkan belum mulai konstruksi
Dengan iming-iming harga yang jauh lebih murah karena ikut membantu membiayai pembangunan condotel tersebut, resiko untuk investor lebih tinggi.
3. Perhatikan secara cermat skema garansi sewa yang ditawarkan.
Biasanya garansi yang diberikan terbatas, hanya untuk beberapa tahun atau berlaku surut dengan presentasi yang terus berkurang seiring waktu. Walaupun dikatakan bahwa Anda bebas dari biaya maintenance feel ,marketing fee dan operational fee, sebenarnya Anda turut dibebani biaya-biaya tersebut dari pembagian hasil sewa okupansi unit.
4, Hak-hal pemilik unit bisa berubah dalam jangka panjang.
Mayoritas pemilik unit adalah pihak developer, manajemen hotel dan silent investor, sehingga tidak heran jika semakin lama hak menginap atau fasilitas yang Anda terima semakin berkurang. Perhatikan apakah hak milik unit Anda berubah strata title atau hak guna pakai.
Sunday, April 26, 2015
BERKENALAN DENGAN INVESTASI KONDOTEL
BERKENALAN DENGAN INVESTASI KONDOTEL
Mempersiapkan diri agar dapat menikmati pensiun yang menyenangkan banyak dilakukan orang dengan melakukan investasi. Salah satunya di bidang properti, yaitu condotel.
Apa itu condotel? Jika Anda menebak ini adalah gabungan dari condominium dan hotel, maka Anda benar. Condotel adalah kondominium yang dikelola layaknya pengelolaan hotel. Tampak luar hotel dan condotel sama, yang membedakan hanya kepemilikannya saja. Setiap kamar yang ada di hotel menjadi milik investor pribadi tetapi dioperasikan oleh pihak ketiga, yaitu management hotel (misalnya Aston, Ascott dll).
Sejak beberapa tahun lalu jenis investasi baru ini mulai menyebar di Indonesia, terutama Jakarta, Bali, Bandung dan Yogyakarta. Kini condotel marak dilakukan beberapa pengembang properti, karena bagi mereka ini sama halnya dengan berbagi risiko.
Investasi condotel dapat diartikan salah satu pilihan dari investasi properti yang investornya seperti membeli kamar hotel saja, sehingga keuntungannya dibagi sesuai perjanjian dengan pengelola hotelnya.
Tak seperti membeli apartemen yang harus membeli furnitur dan mengatur interiornya sendiri, condotel tak perlu serepot itu. Pembelian condotel sudah termasuk segala perabot dan interior di dalamnya. Juga tak perlu pusing dalam hal perawatan, karena pihak pengelola hotel yang melakukannya.
Apakah menguntungkan? Menurut Perencanaan Keuangan, Prita Ghozie dari ZAP Finance, dengan suku bunga deposito yang rendah, tingkat rental guarantee condotel sekitar 812% setahun (tahun 2012) memang menggiurkan.
Tetapi, sebelum terjun di bisnis ini ada baiknya perhatikan dulu beberapa hal berikut ini:
1. Lokasi
Pastikan lokasi condotel strategis. Artinya dekat dengan area bisnis, mudah diakses, dan tak jauh dari tempat liburan karena biasanya orang butuh tempat untuk singgah sementara, baik saat perjalanan bisnis ataupun wisata.
2. Pengembang
Pastikan developer-nya yang sudah terpercaya. Maksudnya memiliki rekam jejak yang baik, sehingga jangan sampai terjadi keterlambatan penyelesaian pembangunan atau bahkan gagal bangun.
Apalagi saat ini banyak condotel yang ditawarkan bahkan saat konstruksi bangunannya belum ada. Investor awal turut membiayai pembangunan properti tersebut dan ditawarkan dapat membeli condotel dengan harga lebih murah. Tetapi tersebut tentunya akan memberikan resiko yang lebih tinggi bagi investor.
3. Pengelola
Pengalaman dalam mengelola hotel dan menjamu tamu dari pihak pengelola menjadi perhatian penting lainnya sebelum memutuskan membeli condotel. Jika pihak pengelola telah memiliki banyak jaringan di bisnis ini, itu bisa menjadi salah satu indikatornya.
4. Fasilitas
Ketahui fasilitas apa saja yang bakal ada nanti. Kelengkapan fasilitas juga menjadi acuan tamu yang akan menginap. Dan itu pasti berpengaruh terhadap pembagian keuntungan nanti.
Berdasarkan riset perusahaan travel online Orbitz pada Juni 2012 lalu yang dilansir tourismmonitor.com ditemui tiga hal yang dingini konsumen.
Pertama, transportasi yang nyaman. Tak ada kesulitan mencapai lokasi penginapan. Kedua, kolam renang. Sarana hiburan terdekat saat menginap, terlebih bersama keluarga. Ketiga, layanan ekstra. Seperti tempat penampungan hewan peliharaan, layanan spa, pusat kebugaran dan Wi-Fi.
5. Status Kepemilikan
Perhatikan juga status kepemilikan atas condotel yang akan dibeli. Hak milik, hak guna bangunan, atau hak pakai.
Hak milik adalah status tertinggi dalam kepemilikan bangunan, dan waktu hak milik tidak dibatasi. Hak guna bangunan yaitu hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan di atas tanah yang bukan miliknya sendiri. Dengan jangka waktu yang diberikan biasanya 30 tahun dan dapat diperpanjang paling lama 20 tahun. Hak guna bangunan diperuntukkan untuk WNI dan badan usaha yang dibentuk berdasarkan UU Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
Sedangkan hak pakai menurut pasal 41 UU Pokok Agraria adalah hak untuk menggunakan atau memungut hasil dari tanah yang dikuasai langsung dari negara. Atau tanah milik orang lain yang memberi wewenang dan kewajiban yang ditentukan dalam keputusan pemberiannya oleh pejabat berwenang memberikannya atau dalam perjanjian dengan pemilik tanah. kalau hak pakai, warga negara asing bisa mendapatkannya. Dengan waktu pakai paling lama 20 tahun.
6. Hak dan kewajiban
Hak yang didapat pemilik biasanya adalah, rental guarantee dan profit sharing. Rental guarantee yaitu jaminan sewa dari pengembang kepada pembeli Condotel yang nilai rata-rata yang diberikan pengembang 8 persen per tahun dari harga beli. Sedangkan profit sharing adalah pembagian keuntungan yang sebelumnya telah dikurangi untuk biaya pengelolaan condotel dalam kisaran 40-60 atau 50-50 (investor-pengembang).
Ditambah dengan inap gratis (free stay) biasanya diberikan berupa voucher menginap. Jika Anda sedang tidak ingin berkunjung ke sana, voucher ini bisa Anda jual atau diberikan kepada kerabat Anda. Proses penggunaan fasilitas free stay ini sama seperti tamu lainnya, yaitu Anda harus tetap melakukan reservasi terlebih dahulu.
Sedangkan mengenai kewajiban, investor diharuskan melunasi pembayaran sesuai skema yang ditawarkan pengembang dan kemudian dipilih investor. Seperti, tunai atau kredit.
Keuntungan lain yang bisa didapatkan dari investasi di bidang properti adalah nilainya yang selalu naik, begitu juga dengan condotel. Condotel pun juga bisa digunakan sebagai agunan ketika memerlukan pinjaman uang ke bank.
Baca lagi dengan seksama perjanjian Anda dengan pengembang dan perhitungkan juga perkiraan nilai balik modal menurut Anda. Ada pengembang yang menawarkan buy-back atas condotel yang Anda beli. Pastikan ini juga ditanyakan saat Anda berniat melakukan investasi di sini.
Perlu juga diperhatikan, beberapa condotel mewah menggunakan harga jual dalam mata uang dolar US. Karenanya fluktuasi nilai tukar perlu dipikirkan juga. Serta perhatikan juga pemilihan waktu pembayarannya. Harga condotel cenderung naik sejak penawaran pertama kali hingga sampai unit terjual habis. Jadi, pembelian pada tahap penawaran awal dapat meningkatkan kecepatan ROI (return on investment) Anda.
Berikut tabel simulasi investasi condotel untuk mencapai ROI dalam nilai jutaan rupiah.
Note:
A: Occupancy / persentasi penyewa kamar
B: Room Rate / tarif Kamar
C: Revenue / keuntungan
D: Return to Investor / pembagian hasil keuntungan ke investor (40%)
E: Initial Investment / investasi awal
F: % ROI (3 years guarantee p.a) / jaminan penyewaan
G: % Accumulated ROI / jumlah ROI
Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5 Tahun 6 Tahun 7 Tahun 8 Tahun 9 Tahun 10
A 48 % 57 % 63 % 68 % 68 % 68 % 68 % 68 % 68 % 68 %
B 1,37 1,57 1,75 1,86 1,93 2,01 2,09 2,17 2,26 2,35
C 240.02 326.64 402.41 461.65 479.03 498.88 518.74 538.59 560.93 583.27
D 96.01 130.66 160.97 184.66 191.61 199.55 207.50 215.44 224.37 233.31
E 1700 1700 1700 1700 1700 1700 1700 1700 1700 170000
F 8 % 8 % 8 % 10,9 % 11,3 % 11,7 % 12,2 % 12,7 % 13,2 % 13,7 %
G 8 % 16 % 24 % 34,9 % 46,2 % 57,9 % 70,1 % 82,8 % 96 % 110 %
150 % BUY BACK GUARANTEE SETELAH 10 TAHUN 50 %
KEUNTUNGAN INVESTOR SETELAH 10 TAHUN 160 %
Yang harus Anda cermati, investasi condotel juga berbeda dengan investasi lain karena berorientasi investasi menengah ke jangka panjang. Peningkatan nilai condotel pada umumnya terjadi dari waktu ke waktu, hingga semakin lama harga jual kembali (capital gain) akan semakin tinggi.
Sebelum berinvestasi di condotel, Anda selaku investor juga harus mencermati aspek likuiditas dari condotel. Likuiditas adalah ukuran kemudahan suatu investasi untuk dicairkan atau dijadikan uang tunai. Kemudahan condotel untuk dijual kembali biasanya dipengaruhi oleh banyak faktor seperti lokasi, fasilitas condotel, dll.
Nah, sudah siapkah dana pensiun Anda untuk berinvestasi condotel?
Melirik Investasi Properti Condotel
Melirik Investasi Properti Condotel
Selama sedekade terakhir, investasi properti hunian di tengah kota-kota besar kian melambung. Kebanyakan memang apartemen. Namun belakangan ini, jenis properti condominium hotel alias condotel juga makin marak digemari.
Jaminan keamanan dan kenyamanan jarak untuk berpergian memang merupakan pertimbangan utama untuk memiliki properti di tengah kota – khususnya bagi para eksekutif muda. Kalau pun tidak untuk ditinggali, properti ini juga bisa jadi ladang bisnis yang menguntungkan untuk disewakan.
Condotel,merupakan salah satu jenis properti di tengah kota yang makin gencar dipasarkan. Agak berbeda dengan apartemen, unit condotel lebih tertata rapi karena diberi sentuhan a la hotel.
Condotel bahkan bisa dibilang lebih nyaman dari hotel, karena dilengkapi dengan ruang tamu, ruang makan, dan dapur. Sangat ideal untuk ditinggali lebih lama. Praktis, harga sewanya pun lebih tinggi ketimbang kamar hotel berkelas sama. Itulah mengapa investasi condotel dipandang menguntungkan akhir-akhir ini.
Dengan management hotel profesional yang telah berpengalaman di bidangnya, pengaturan dan sirkulasi bisnis sewa plus layanan pun pasti akan lebih terjamin. Tertarik terjun di bisnis condotel?
Tunggu sampai penawaran dari pihak sales dan marketing condotel mendatangi Anda. Mereka akan memberikan iming-iming menarik, dengan jaminan modal balik bergaransi (guaranteed return).
Itu saja?
Belum. Mereka akan memberikan penawaran kepada Anda sebagai calon pemilik, untuk menempati unit condotel itu dengan jangka waktu tertentu per tahun. Biasanya mulai dari 12-30 hari Anda bebas menempati unit condotel itu untuk keperluan berbisnis atau berlibur. Saat tak ditempati, unit condotel itu akan memberikan pemasukan tambahan kepada Anda, dari uang sewa yang dihasilkan.
Namun, segala penawaran itu akan mubazir jika lokasi yang ditawarkan tak sesuai dengan perkembangan bisnis. Untuk yang satu itu, pihak pengembang condotel telah memiliki jaringan bisnis di kota-kota besar dan tujuan wisata di Indonesia, seperti Jakarta, Bali, Bandung, dan Yogyakarta.
Dengan skema bisnis menarik dari pihak pengelola condotel, investasi itu adalah alternatif menarik selain menanamkan uang di bidang properti konvensional seperti membeli tanah dan rumah atau menyewakan ruang perkantoran atau untuk dikontrakkan.
Investasi condotel adalah opsi cadangan, terutama saat bunga deposito di tingkat rendah. Maklum saja, pada 2012, jaminan sewa (rental guarantee) condotel mencapai 8-12 persen setahun dan nilai itu cukup menggiurkan.
Anda harus berhati-hati apabila jaminan sewa itu telah termasuk dalam harga jual condotel. Sebab, alternatif penarikan uang sewa (atas rental guarantee) pada awal masa investasi, dapat mengurangi harga unit condotel itu.
Setidaknya ada lima hal yang patut Anda pertimbangkan sebelum terjun dan membeli unit condote lpilihan. Apa saja?
1. Risiko awal
Sudah lazim pada zaman sekarang pihak pengembang membebankan biaya konstruksi awal kepada pembeli. Begitu juga dengan condotel. Mereka yang membeli unit sebelum condotel itu berdiri, akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah. Mengapa demikian?
Mereka akan menanggung risiko lebih tinggi, karena kemungkinan unit condotel tak berdiri dalam jangka tertentu akan sangat besar. Bangunan berlantai banyak dengan sedemikian kompleks teknik konstruksinya akan memakan biaya yang sangat besar.
Fluktuasi harga bahan dan tingkat suku bunga yang variatif akan membebani proses konstruksi itu. Itulah yang mengapa risiko awal pemilik condotel akan sangat besar.
2. Perhatikan detail bisnis
Yang harus diperhatikan di sini adalah skema jaminan sewa alias rental guarantee. Jaminan yang diberikan pihak pengelola biasanya berlangsung terbatas selama beberapa tahun. Bisa juga pihak pengelola menawarkan skema bisnis dengan persentase keuntungan Anda yang akan berkurang setelah jangka waktu tertentu.
Itu yang harus Anda cermati. DuitPintar.com menyarankan, Anda sudah membekali diri dengan pengetahuan tentang hal itu. Kalau pun belum, Anda bisa meminta pendapat dari rekan yang lebih ahli soal manajemen konstruksi.
Selain itu, pihak pengelola condotel juga dapat menawarkan skema bagi hasil, dengan berdasar pada tingkat hunian unit tersebut. Anda harus berhati-hati, meski telah menerima keuntungan bersih.
Sebab, keuntungan bagian Anda biasanya telah dipotong dari biaya-biaya lain yang timbul, seperti pemeliharaan, fee pemasaran untuk pengelola, dan juga biaya operasional lain.
Perbandingan keuntungan yang populer antara pengelola dan pemilik condotel adalah 50-50 atau 60-40.
3. Tambahan keuntungan pemilik
Anda memiliki hak untuk tinggal dalam rentang waktu tertentu dalam setahun. Manfaatkan!
Apalagi jika condotel Anda berada di lokasi liburan favorit.Anda sebagai pemilik pasti akan senang menempati unit condotel itu.
Kalau pun tidak bisa, Anda tetap bisa menarik keuntungan secara finansial. Biasanya pihak pengelola memberikan voucher menginap sebagai jatah bagian Anda. Jual voucher itu jika tak terpakai. Anda juga bisa membagi voucher itu kepada rekanan atau relasi bisnis Anda.
4. Hati-hati perubahan
Hak menginap Anda sebagai pemilik condotel akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Anda tak perlu kaget jika hak menginap Anda akan berkurang.
Bahkan, bisa jadi Anda harus melakukan reservasi dulu ketika akan menginap di unit condotel milik Anda. Maklum saja, unit itu telanjur sudah dipesan orang lain dan meskipun Anda berstatus sebagai pemilik, harus mengalah.
5. Hak kepemilikan
Di bangunan bertingkat banyak, hak kepemilikan adalah hak guna pakai (strata title) yang akan habis pada jangka waktu tertentu, misal dalam 20 tahun. Diperlukan biaya tersendiri untuk memperbarui hak guna pakai itu dan Anda harus mencadangkan dana yang tak sedikit beberapa lama sebelumnya.
Itulah lima tips dari DuitPintar.com untuk Anda yang berminat terjun di bisnis condotel. Karena sifatnya sebagai investasi, Anda harus berhati-hati menentukan apakah positif membeli atau tidak.
Kalau pun minat Anda memiliki unit condotel cukup tinggi, pastikan imbal baliknya sepadan dengan tujuan investasi yang sudah Anda canangkan sebelumnya.
Selama sedekade terakhir, investasi properti hunian di tengah kota-kota besar kian melambung. Kebanyakan memang apartemen. Namun belakangan ini, jenis properti condominium hotel alias condotel juga makin marak digemari.
Jaminan keamanan dan kenyamanan jarak untuk berpergian memang merupakan pertimbangan utama untuk memiliki properti di tengah kota – khususnya bagi para eksekutif muda. Kalau pun tidak untuk ditinggali, properti ini juga bisa jadi ladang bisnis yang menguntungkan untuk disewakan.
Condotel,merupakan salah satu jenis properti di tengah kota yang makin gencar dipasarkan. Agak berbeda dengan apartemen, unit condotel lebih tertata rapi karena diberi sentuhan a la hotel.
Condotel bahkan bisa dibilang lebih nyaman dari hotel, karena dilengkapi dengan ruang tamu, ruang makan, dan dapur. Sangat ideal untuk ditinggali lebih lama. Praktis, harga sewanya pun lebih tinggi ketimbang kamar hotel berkelas sama. Itulah mengapa investasi condotel dipandang menguntungkan akhir-akhir ini.
Dengan management hotel profesional yang telah berpengalaman di bidangnya, pengaturan dan sirkulasi bisnis sewa plus layanan pun pasti akan lebih terjamin. Tertarik terjun di bisnis condotel?
Tunggu sampai penawaran dari pihak sales dan marketing condotel mendatangi Anda. Mereka akan memberikan iming-iming menarik, dengan jaminan modal balik bergaransi (guaranteed return).
Itu saja?
Belum. Mereka akan memberikan penawaran kepada Anda sebagai calon pemilik, untuk menempati unit condotel itu dengan jangka waktu tertentu per tahun. Biasanya mulai dari 12-30 hari Anda bebas menempati unit condotel itu untuk keperluan berbisnis atau berlibur. Saat tak ditempati, unit condotel itu akan memberikan pemasukan tambahan kepada Anda, dari uang sewa yang dihasilkan.
Namun, segala penawaran itu akan mubazir jika lokasi yang ditawarkan tak sesuai dengan perkembangan bisnis. Untuk yang satu itu, pihak pengembang condotel telah memiliki jaringan bisnis di kota-kota besar dan tujuan wisata di Indonesia, seperti Jakarta, Bali, Bandung, dan Yogyakarta.
Dengan skema bisnis menarik dari pihak pengelola condotel, investasi itu adalah alternatif menarik selain menanamkan uang di bidang properti konvensional seperti membeli tanah dan rumah atau menyewakan ruang perkantoran atau untuk dikontrakkan.
Investasi condotel adalah opsi cadangan, terutama saat bunga deposito di tingkat rendah. Maklum saja, pada 2012, jaminan sewa (rental guarantee) condotel mencapai 8-12 persen setahun dan nilai itu cukup menggiurkan.
Anda harus berhati-hati apabila jaminan sewa itu telah termasuk dalam harga jual condotel. Sebab, alternatif penarikan uang sewa (atas rental guarantee) pada awal masa investasi, dapat mengurangi harga unit condotel itu.
Setidaknya ada lima hal yang patut Anda pertimbangkan sebelum terjun dan membeli unit condote lpilihan. Apa saja?
1. Risiko awal
Sudah lazim pada zaman sekarang pihak pengembang membebankan biaya konstruksi awal kepada pembeli. Begitu juga dengan condotel. Mereka yang membeli unit sebelum condotel itu berdiri, akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah. Mengapa demikian?
Mereka akan menanggung risiko lebih tinggi, karena kemungkinan unit condotel tak berdiri dalam jangka tertentu akan sangat besar. Bangunan berlantai banyak dengan sedemikian kompleks teknik konstruksinya akan memakan biaya yang sangat besar.
Fluktuasi harga bahan dan tingkat suku bunga yang variatif akan membebani proses konstruksi itu. Itulah yang mengapa risiko awal pemilik condotel akan sangat besar.
2. Perhatikan detail bisnis
Yang harus diperhatikan di sini adalah skema jaminan sewa alias rental guarantee. Jaminan yang diberikan pihak pengelola biasanya berlangsung terbatas selama beberapa tahun. Bisa juga pihak pengelola menawarkan skema bisnis dengan persentase keuntungan Anda yang akan berkurang setelah jangka waktu tertentu.
Itu yang harus Anda cermati. DuitPintar.com menyarankan, Anda sudah membekali diri dengan pengetahuan tentang hal itu. Kalau pun belum, Anda bisa meminta pendapat dari rekan yang lebih ahli soal manajemen konstruksi.
Selain itu, pihak pengelola condotel juga dapat menawarkan skema bagi hasil, dengan berdasar pada tingkat hunian unit tersebut. Anda harus berhati-hati, meski telah menerima keuntungan bersih.
Sebab, keuntungan bagian Anda biasanya telah dipotong dari biaya-biaya lain yang timbul, seperti pemeliharaan, fee pemasaran untuk pengelola, dan juga biaya operasional lain.
Perbandingan keuntungan yang populer antara pengelola dan pemilik condotel adalah 50-50 atau 60-40.
3. Tambahan keuntungan pemilik
Anda memiliki hak untuk tinggal dalam rentang waktu tertentu dalam setahun. Manfaatkan!
Apalagi jika condotel Anda berada di lokasi liburan favorit.Anda sebagai pemilik pasti akan senang menempati unit condotel itu.
Kalau pun tidak bisa, Anda tetap bisa menarik keuntungan secara finansial. Biasanya pihak pengelola memberikan voucher menginap sebagai jatah bagian Anda. Jual voucher itu jika tak terpakai. Anda juga bisa membagi voucher itu kepada rekanan atau relasi bisnis Anda.
4. Hati-hati perubahan
Hak menginap Anda sebagai pemilik condotel akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Anda tak perlu kaget jika hak menginap Anda akan berkurang.
Bahkan, bisa jadi Anda harus melakukan reservasi dulu ketika akan menginap di unit condotel milik Anda. Maklum saja, unit itu telanjur sudah dipesan orang lain dan meskipun Anda berstatus sebagai pemilik, harus mengalah.
5. Hak kepemilikan
Di bangunan bertingkat banyak, hak kepemilikan adalah hak guna pakai (strata title) yang akan habis pada jangka waktu tertentu, misal dalam 20 tahun. Diperlukan biaya tersendiri untuk memperbarui hak guna pakai itu dan Anda harus mencadangkan dana yang tak sedikit beberapa lama sebelumnya.
Itulah lima tips dari DuitPintar.com untuk Anda yang berminat terjun di bisnis condotel. Karena sifatnya sebagai investasi, Anda harus berhati-hati menentukan apakah positif membeli atau tidak.
Kalau pun minat Anda memiliki unit condotel cukup tinggi, pastikan imbal baliknya sepadan dengan tujuan investasi yang sudah Anda canangkan sebelumnya.
Sunday, April 19, 2015
Melirik Investasi Vila & Condotel
Melirik Investasi Vila & Condotel
Pesona Keuangan & Bisnis
Investasi properti vila dan condotel yang belakangan ini makin marak merupakan bentuk kreativitas dari para pengembang, sekaligus bentuk pilihan investasi alternatif. Berbeda dengan rumah hunian atau apartemen, bila berinvestasi di vila atau condotel (singkatan dari condominium hotel, yaitu sejenis apartemen mewah yang disewakan dalam bentuk service hotel), Anda cukup membeli satu atau beberapa unit apartemen atau vila saja. Dan karena dibangun untuk keperluan bisnis, sebagai investor Anda tidak bisa setiap waktu menggunakan properti itu untuk kebutuhan pribadi Anda.
Penasaran? Pahami seluk-beluk bisnis leisure property ini dari sudut pandang perencana keuangan sebelum memilihnya sebagai alternatif investasi.
JM Eka Setya Wibawa (Financial Planner dari ABC Consulting)
T : Apa keistimewaan berinvestasi di vila dan condotel?
J : Pada dasarnya sama saja dengan investasi di bidang properti lain, seperti rumah atau apartemen. Yang harus diingat adalah apa tujuan awal Anda membeli vila atau condotel. Lebih untuk kepentingan pribadi atau disewakan? Bila Anda merasa butuh secara pribadi untuk hiburan, silakan saja. Kalau semata untuk disewakan, Anda harus melihat keuntungan jangka panjang dari perkembangan vila atau condotel itu.
T : Apa saja yang harus dicermati?
J : Paling tidak, lima hal berikut harus dicermati sebelum mulai berinvestasi di bidang ini:
1. Lihat lokasi dan potensi daerah sekitar. Apakah orang-orang datang ke sana hanya untuk berlibur atau ada tujuan lain? Jangan ragu untuk mengecek ke pemerintah setempat tentang rencana pengembangan daerah tersebut.
2. Bagaimana akses menuju vila atau condotel tersebut? Mudah dijangkau atau tidak? Kalau sulit dijangkau, sebaiknya tunda dulu.
3. Cek track record pengembangnya. Cek pula proyek-proyek properti yang pernah dikembangkan dan dikelola oleh pengembang tersebut. Kalau kredibel, Anda boleh melangkah.
4. Lihat keabsahan sertifikat tanah atau bangunannya. Pastikan Anda mendapatkan sertifikat tanah dan bangunan yang sah secara hukum dan tidak bermasalah di kemudian hari.
5. Is it worth for money? Maksudnya, sebandingkah investasi yang Anda tanam dengan hasil yang didapat? Misalnya, bila Anda membeli dengan harga mahal dan pengembang juga mematok harga sewa yang terlalu mahal sehingga sepi tamu, tentu investasi ini tak menguntungkan. Atau, sesuaikah investasi vila atau condotel dengan kebutuhan dan kepribadian Anda?
T : Apa keuntungan spesifiknya?
J : Vila atau condotel adalah investasi properti sekunder. Cek dulu daftar investasi properti Anda. Bila Anda sudah memiliki rumah hunian, rumah hunian yang dikontrakkan, apartemen yang dikontrakkan, dan investasi kamar di hotel kelas bisnis, mungkin memang sudah saatnya Anda memutar uang di investasi vila atau condotel. Tentunya ada beberapa keuntungannya. Pertama, bila Anda memiliki sertifikat tanahnya, maka harga tanah tidak akan pernah turun. Harga tanah akan selalu naik. Apalagi bila lokasinya strategis. Kedua, Anda mendapat keuntungan dari hasil penyewaan kamar/vila tapi tidak dipusingkan dengan urusan manajemen, operasional, dan marketingnya, karena sudah dikelola oleh pengembang. Ketiga, Anda bisa menggunakan vila beserta fasilitasnya untuk kebutuhan wisata Anda pribadi, meskipun tidak bisa setiap waktu.
Nah, poin kedua dan ketiga inilah yang membuatnya berbeda dengan investasi properti berupa rumah dan apartemen pribadi.
Monika Erika
Pesona Keuangan & Bisnis
Investasi properti vila dan condotel yang belakangan ini makin marak merupakan bentuk kreativitas dari para pengembang, sekaligus bentuk pilihan investasi alternatif. Berbeda dengan rumah hunian atau apartemen, bila berinvestasi di vila atau condotel (singkatan dari condominium hotel, yaitu sejenis apartemen mewah yang disewakan dalam bentuk service hotel), Anda cukup membeli satu atau beberapa unit apartemen atau vila saja. Dan karena dibangun untuk keperluan bisnis, sebagai investor Anda tidak bisa setiap waktu menggunakan properti itu untuk kebutuhan pribadi Anda.
Penasaran? Pahami seluk-beluk bisnis leisure property ini dari sudut pandang perencana keuangan sebelum memilihnya sebagai alternatif investasi.
JM Eka Setya Wibawa (Financial Planner dari ABC Consulting)
T : Apa keistimewaan berinvestasi di vila dan condotel?
J : Pada dasarnya sama saja dengan investasi di bidang properti lain, seperti rumah atau apartemen. Yang harus diingat adalah apa tujuan awal Anda membeli vila atau condotel. Lebih untuk kepentingan pribadi atau disewakan? Bila Anda merasa butuh secara pribadi untuk hiburan, silakan saja. Kalau semata untuk disewakan, Anda harus melihat keuntungan jangka panjang dari perkembangan vila atau condotel itu.
T : Apa saja yang harus dicermati?
J : Paling tidak, lima hal berikut harus dicermati sebelum mulai berinvestasi di bidang ini:
1. Lihat lokasi dan potensi daerah sekitar. Apakah orang-orang datang ke sana hanya untuk berlibur atau ada tujuan lain? Jangan ragu untuk mengecek ke pemerintah setempat tentang rencana pengembangan daerah tersebut.
2. Bagaimana akses menuju vila atau condotel tersebut? Mudah dijangkau atau tidak? Kalau sulit dijangkau, sebaiknya tunda dulu.
3. Cek track record pengembangnya. Cek pula proyek-proyek properti yang pernah dikembangkan dan dikelola oleh pengembang tersebut. Kalau kredibel, Anda boleh melangkah.
4. Lihat keabsahan sertifikat tanah atau bangunannya. Pastikan Anda mendapatkan sertifikat tanah dan bangunan yang sah secara hukum dan tidak bermasalah di kemudian hari.
5. Is it worth for money? Maksudnya, sebandingkah investasi yang Anda tanam dengan hasil yang didapat? Misalnya, bila Anda membeli dengan harga mahal dan pengembang juga mematok harga sewa yang terlalu mahal sehingga sepi tamu, tentu investasi ini tak menguntungkan. Atau, sesuaikah investasi vila atau condotel dengan kebutuhan dan kepribadian Anda?
T : Apa keuntungan spesifiknya?
J : Vila atau condotel adalah investasi properti sekunder. Cek dulu daftar investasi properti Anda. Bila Anda sudah memiliki rumah hunian, rumah hunian yang dikontrakkan, apartemen yang dikontrakkan, dan investasi kamar di hotel kelas bisnis, mungkin memang sudah saatnya Anda memutar uang di investasi vila atau condotel. Tentunya ada beberapa keuntungannya. Pertama, bila Anda memiliki sertifikat tanahnya, maka harga tanah tidak akan pernah turun. Harga tanah akan selalu naik. Apalagi bila lokasinya strategis. Kedua, Anda mendapat keuntungan dari hasil penyewaan kamar/vila tapi tidak dipusingkan dengan urusan manajemen, operasional, dan marketingnya, karena sudah dikelola oleh pengembang. Ketiga, Anda bisa menggunakan vila beserta fasilitasnya untuk kebutuhan wisata Anda pribadi, meskipun tidak bisa setiap waktu.
Nah, poin kedua dan ketiga inilah yang membuatnya berbeda dengan investasi properti berupa rumah dan apartemen pribadi.
Monika Erika
Sunday, April 12, 2015
BARU MAU INVESTASI KOK SUDAH UNTUNG???
BARU MAU INVESTASI KOK SUDAH UNTUNG???
PRE SALE Adalah sebuah KESEMPATAN INVESTASI.
Diceritakan: Seorang ibu sebut aja namanya Ibu Yeni, ibu ini sudah membeli condotel tersebut pada saat condotelnya belum dibangun (masih konsep). Dalam tempo sekitar 8 bulan (masa konstruksi) nilai condotelnya itu sudah naik sekitar 30%. Ini yang disebut sebagai “kesempatan investasi dari pre-sale suatu proyek”.
Apa itu PRE SALE?
Konsep pre-sale, merupakan ‘common practice” yang dilakukan dalam bisnis property. Pada saat suatu proyek masih merupakan konsep, developer biasanya menyusun beberapa “pricing strategi”, dan tergantung dari kebijaksanaan masing-masing, maka pre-sale bisa dijadikan suatu kesempatan investasi. Biasanya harga property yang ditawarkan pada “pre-sale” jauh lebih murah dari harga sesudah barang tersebut jadi. “Pre-sale” dilakukan dengan berbagai alasan, seperti membantu cash flow dari developer dan juga untuk meningkatkan ‘rasa percaya diri konsumen’ akan suatu proyek. Biasanya, pre-sale ditawarkan secara ekslusif kepada potensial investor beberapa saat sebelum sebuah proyek dijual secara umum.
Apa keuntungan dari Pre-sale?
Bagi pembeli/investor, ‘kemungkinan” capital gain dari property/proyek yang dibeli dengan harga yang lebih murah. Karena biasanya diberikan berbagai insetif termasuk diskon dan kadang “buy back guarantee” untuk pembelian awal dari suatu proyek. Kadang-kadang, investor merealisasikan profitnya ‘hanya’ beberapa bulan setelah proyek berjalan (masih dalam konstruksi), dengan
menjualnya kepada pembeli atau investor lain. Bagi investor yang lebih” berpengalaman”, mereka akan memiliki tingkat ‘confident’ yang lebih tinggi untuk membeli sedini mungkin. Kadang ini disebut sebagai “early bird sale”. Mereka membeli sebelum proyek tersebut dijualkan ke ‘market’ dan kalau dilihat lokasi dimana proyek itu akan berada, mungkin belum ada aktifitas apa-apa di lapangan. Semua aktifitas masih di atas kertas apa-apa di lapangan. Semua aktifitas masih di atas kertas, dalam bentuk konsep.
Apa risiko dari Pre-sale?
Semua investasi memiliki risiko. “Early bird” akan memiliki risiko jauh lebih besar relative dari mereka yang membeli di tahap berikutnya. Tetapi keungkinan “profit” mereka juga jauh lebih besar. Pada saat investor masuk dalam tahap konsep, masih banyak ‘uncertainty” ketidakpastian yang akan terjadi di lapangan, seperti kemungkinan legalitas dari proyek tersebut (ini termasuk kepemilikan, ijin dan aspek-aspek legal), jangka waktu pembangunan tidak sesuai rencana awal, penyesuaian fasad dan lay out yang terjadi di lapangan, kualitas bangunan dan mungkin juga harga jual akhir tidaklah sesuai dengan harapan. Oleh karena itu, walaupun “tergiur” dengan potensi profit yang besar untuk suatu pre-sale property, haruslah tetap diperhatikan.
Siapa developernya ?
Sangat “crucial” dalam membeli pre-sale, karena yang dibeli lebih merupakan “janji seorang developer” untuk melaksanakan “konsep” proyeknya. Cari tahu siapa orang-orang dibelakang proyek ini, bagaimana track recordnya, proyek apa saja yang sudah dibangun, bagaimana ‘success rate’ dari proyek-proyek yang sebelumnya, bagaimana karakter developer ini. Sangat sering terjadi, pada saat developer sukses membuat happy para “early bird”, of investor yang menunggu proyek-proyek yang dihasilkan oleh developer.
Oleh karena itu, suatu hal yang lumrah bagi pengembang sekelas Ciputra, untuk menjual pre-sale ratusan unit rumahnya hanya dalam waktu beberapa minggu saja.
Dimana lokasinya?
Ini sangat penting pada saat kita mau merealisasikan “profit” (menjual investasi) dari investasi. Apakah lokasinya bagus untuk proyek tersebut. Bagaimana potensi kenaikan harga tanah/property didaerah tersebut?
Apa konsepnya?
Apakah commercial property, residential, condotel, time share investment, free standing villa atau dalam kompleks. Bagaimana after salesnya, apakah akan dikelola atau jual putus, siapa yang akan mengelola, adakah return garansi dan bagaimana meng-exercise return garansinya dan lain sebagainya.
Bagi mereka yang ketinggalan “pre-sale”, jangan khawatir, sebuah property yang bagus, tetap merupakan suatu investasi yang menguntungkan. Selalu cek karakteristiknya!
PRE SALE Adalah sebuah KESEMPATAN INVESTASI.
Diceritakan: Seorang ibu sebut aja namanya Ibu Yeni, ibu ini sudah membeli condotel tersebut pada saat condotelnya belum dibangun (masih konsep). Dalam tempo sekitar 8 bulan (masa konstruksi) nilai condotelnya itu sudah naik sekitar 30%. Ini yang disebut sebagai “kesempatan investasi dari pre-sale suatu proyek”.
Apa itu PRE SALE?
Konsep pre-sale, merupakan ‘common practice” yang dilakukan dalam bisnis property. Pada saat suatu proyek masih merupakan konsep, developer biasanya menyusun beberapa “pricing strategi”, dan tergantung dari kebijaksanaan masing-masing, maka pre-sale bisa dijadikan suatu kesempatan investasi. Biasanya harga property yang ditawarkan pada “pre-sale” jauh lebih murah dari harga sesudah barang tersebut jadi. “Pre-sale” dilakukan dengan berbagai alasan, seperti membantu cash flow dari developer dan juga untuk meningkatkan ‘rasa percaya diri konsumen’ akan suatu proyek. Biasanya, pre-sale ditawarkan secara ekslusif kepada potensial investor beberapa saat sebelum sebuah proyek dijual secara umum.
Apa keuntungan dari Pre-sale?
Bagi pembeli/investor, ‘kemungkinan” capital gain dari property/proyek yang dibeli dengan harga yang lebih murah. Karena biasanya diberikan berbagai insetif termasuk diskon dan kadang “buy back guarantee” untuk pembelian awal dari suatu proyek. Kadang-kadang, investor merealisasikan profitnya ‘hanya’ beberapa bulan setelah proyek berjalan (masih dalam konstruksi), dengan
menjualnya kepada pembeli atau investor lain. Bagi investor yang lebih” berpengalaman”, mereka akan memiliki tingkat ‘confident’ yang lebih tinggi untuk membeli sedini mungkin. Kadang ini disebut sebagai “early bird sale”. Mereka membeli sebelum proyek tersebut dijualkan ke ‘market’ dan kalau dilihat lokasi dimana proyek itu akan berada, mungkin belum ada aktifitas apa-apa di lapangan. Semua aktifitas masih di atas kertas apa-apa di lapangan. Semua aktifitas masih di atas kertas, dalam bentuk konsep.
Apa risiko dari Pre-sale?
Semua investasi memiliki risiko. “Early bird” akan memiliki risiko jauh lebih besar relative dari mereka yang membeli di tahap berikutnya. Tetapi keungkinan “profit” mereka juga jauh lebih besar. Pada saat investor masuk dalam tahap konsep, masih banyak ‘uncertainty” ketidakpastian yang akan terjadi di lapangan, seperti kemungkinan legalitas dari proyek tersebut (ini termasuk kepemilikan, ijin dan aspek-aspek legal), jangka waktu pembangunan tidak sesuai rencana awal, penyesuaian fasad dan lay out yang terjadi di lapangan, kualitas bangunan dan mungkin juga harga jual akhir tidaklah sesuai dengan harapan. Oleh karena itu, walaupun “tergiur” dengan potensi profit yang besar untuk suatu pre-sale property, haruslah tetap diperhatikan.
Siapa developernya ?
Sangat “crucial” dalam membeli pre-sale, karena yang dibeli lebih merupakan “janji seorang developer” untuk melaksanakan “konsep” proyeknya. Cari tahu siapa orang-orang dibelakang proyek ini, bagaimana track recordnya, proyek apa saja yang sudah dibangun, bagaimana ‘success rate’ dari proyek-proyek yang sebelumnya, bagaimana karakter developer ini. Sangat sering terjadi, pada saat developer sukses membuat happy para “early bird”, of investor yang menunggu proyek-proyek yang dihasilkan oleh developer.
Oleh karena itu, suatu hal yang lumrah bagi pengembang sekelas Ciputra, untuk menjual pre-sale ratusan unit rumahnya hanya dalam waktu beberapa minggu saja.
Dimana lokasinya?
Ini sangat penting pada saat kita mau merealisasikan “profit” (menjual investasi) dari investasi. Apakah lokasinya bagus untuk proyek tersebut. Bagaimana potensi kenaikan harga tanah/property didaerah tersebut?
Apa konsepnya?
Apakah commercial property, residential, condotel, time share investment, free standing villa atau dalam kompleks. Bagaimana after salesnya, apakah akan dikelola atau jual putus, siapa yang akan mengelola, adakah return garansi dan bagaimana meng-exercise return garansinya dan lain sebagainya.
Bagi mereka yang ketinggalan “pre-sale”, jangan khawatir, sebuah property yang bagus, tetap merupakan suatu investasi yang menguntungkan. Selalu cek karakteristiknya!
Monday, March 30, 2015
Bagaimana memahami Strata Title dengan cara yang mudah?
Bagaimana memahami Strata Title dengan cara yang mudah?
Mungkin hampir semua masyarakat di kota besar seperti Jakarta sudah sering kali mendengar istilah Strata Title. Mereka yang bergerak di industri properti tentu sudah paham apa yang dimaksud strata title, namun bagi mereka yang berada diluar industri properti mungkin masih belum begitu paham tentang strata title. Ironisnya, sebagian besar customer yang membeli unit strata title dari satu gedung yang dibangun dengan konsep strata title ternyata masih belum memahami aspek-aspek praktis, apalagi aspek hukum dari unit strata title yang dibelinya.
Sebenarnya sudah banyak ulasan tentang strata title baik dimedia cetak maupun buku-buku yang ditulis oleh para ahlinya. Tapi memang ulasan-ulasan dan buku-buku tentang strata title masih ditulis dalam bahasa teknis dan hukum yang kurang nyaman untuk dibaca oleh orang awam. Sehingga alih-alih dengan maksud mensosialisasikan strata title, malah membuat orang lebih memilih bacaan atau buku lain yang lebih polupler dan enak dibaca.
Author mencoba menguraikan Strata Title ini dengan bahasa-bahasa yang lebih populer sehingga bisa menarik untuk dibaca oleh para blogger maupun teman-teman lain yang lebih suka dengan tulisan “pengantar tidur siang”
PENGERTIAN STRATA TITLE ITU SIMPLE
Jika anda mempunyai sertifikat tanah baik Setifikat Hak Milik (SHM), hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pakai, dan lain-lain cobalah tengok halaman belakang dari sertifikat tersebut. Disitu akan tertulis gambar lokasi tanah yang dikeluarkan berdasarkan Surat Ukur yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Terlepas dari bentuk tanah yang persegi empat atau persegi tak beraturan, sebenarnya gambar tanah tersebut menjelaskan dua dimensi ukuran yaitu panjang dan lebar. Ditepi tanah dimaksud akan dituliskan keterangan batas-batas utara, timur, barat dan selatannya sehingga menjadi jelas jika di inspeksi ke lapangan.
Jika anda sudah pahami kedua paragraf diatas dengan baik, mari kita lihat bagaimana sebenarnya sertikat strata title itu.
Jika sertifikat tanah berdimensi panjang kali lebar dan lokasinya digambarkan dengan batas sisi utara, timur, barat dan selatan, maka sertifikat strata title
Disamping berdimensi panjang kali lebar, ada satu lagi dimensi yang menyebutkan di ketinggian berapa lahan tersebut berada.
Disamping menjelaskan batas-batas sisi utara, timur, barat dan selatan, ada lagi batas yang menjelaskan diatasnya ada apa dan dibawahnya ada apa.
Kedua item perbedaan inilah yang membedakan sertifikat hak atas tanah dengan sertifikat strata title. Cukup simple bukan?
Jangan dulu pembaca membayangkan, nanti bentuk surat ukur yang keluar seperti apa ya? ini urusan lain yang akan dijelaskan dalam tulisan berbeda, yang penting author berharap pembaca mempunyai kesimpulan dari penjelasan tersebut bahwa Strata Title hanya berlaku di gedung bertingkat.
Ya strata title memang hanya ada di gedung bertingkat. Gedung strata title yang paling umum adalah gedung bertingkat jenis Apartemen. Bukankah para pemilik apartemen itu berada di ketinggian tertentu? Sementara lantai dibawah dan diatasnya sudah milik orang lain?
Contoh lain selain apartemen adalah trade center yang sering anda kunjungi untuk belanja seperti ITC Mangga Dua, ITC Ambasador, ITC Fatmawati, dll. Kios-kios yang dimiliki oleh individual baik pribadi maupun lembaga/perusahaan adalah unti-unit strata title yang bisa diperjual belikan dengan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun, kadang disingkat dengan H. Sarusun.
Nah, kok namanya Hak Milik Satuan Rumah Susun? bukannya Hak Milik Strata Title?
Ini adalah pertanyaan akademisi dibidang hukum tentunya. Entah bagaimana ceritanya Strata Title yang berasal dari kata bahasa inggris ditejemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Rumah Susun. Padahal sejatinya diterjemahkan menjadi Bangunan Susun atau Gedung Susun. Tapi biarlah ini urusan ahli bahasa, kita tidak masuk ke wilayah ini.
Selain Apertemen dan Trade Center, gedung strata title bisa juga berupa gedung perkantoran seperti Graha Irama, Menara Kadin, Menara Karya, Menara Kuningan yang berada disepanjang Jln. HR Rasuna Said, Kiningan, Jakarta.
KOMPONEN-KOMPONEN YANG BERADA DI GEDUNG STRATA TITLE
Dari penjelasan yang sederhana diatas. Author berharap pembaca sudah bisa memahami bahwa strata title itu hanya ada di gedung bertingkat.
Coba sedikit serius untuk memikirkan hal-hal sebagai berikut:
Jika ada beberapa pemilik unit strata title di gedung bertingkat, lalu tanah dimana gedung strata title itu berdiri dimiliki oleh siapa?
Bagaimana lobi lantai dasar, lobi di depan lift, Lift gedung, Genset gedung, AC di lobi, kolam renang, dll… ini semua dimiliki oleh siapa?.
Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― muncullah istilah yang disebut Tanah Bersama, Benda Bersama, Bagian Bersama.
Tanah dimana bangunan strata title berdiri adalah Tanah Bersama. Yang dimaksud “Bersama” itu siapa saja? Tentu saja mereka-mereka yang mempunyai unit strata title di gedung tersebut itulah yang dimaksud “Bersama”. Sehingga atas kebersamaan tersebut sejatinya dibentuklah apa yang disebut sebagai Perhimpunan Penghuni. Ada yang menyingkatnya dengan istilah PP, ada pula yang menyingkatnya dengan istilah Perhimni.
Nah, demikian pula Benda dan Bagian Bersama ―ada yang menyingkatnya dengan istilah BDBB, ada juga yang menyebut BBB, terserah saja tentunya―. BDBB ini dimiliki juga secara Bersama. Lalu apa bedanya “Benda” dan “Bagian” ?
Yang dimaksud Benda Bersama adalah semua bagian gedung yang “copotable” ―maksudnya bisa dicopot, ga nempel satu kesatuan dengan gedung―. Contohnya: genset gedung, asbak di depan lift, sofa dan meja di lobi, dll. Sedangkan Bagian Bersama adalah semua bagian komponen gedung yang melekat yang membuat gedung tersebut berdiri dan berfungsi. Contohnya: Pondasi gedung, lantai, dinding utama gedung, struktur gedung, koridor, dll. Sepertinya cukup jelas ya, bedanya Benda dan Bagian Bersama.
Tanah Bersama, Benda dan Bagian Bersama adalah milik bersama yang diamanahkan oleh seluruh Pemilik Unit Strata Title kepada Perhimpunan Penghuni untuk dijaga, dirawat dan dikelola.
SIAPAKAH YANG MENJADI PENGURUS PERHIMPUNAN PENGHUNI ?
Perhimni dibentuk berdasarkan rapat umum seluruh Pemilik Unit Strata Title dimana prosesnya diatur dalam AD/ART Perhimpunan Penghuni yang format standarnya sudah siap digunakan karena ditetapkan dalam Keputusan Menteri Peumahan No. sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja―. Didalam AD/ART tersebut disebutkan bahwa Pemilihan Pengurus dilakukan dengan cara Voting.
Lalu bagaimana menetapkan Hak Suara dalam Voting tersebut?
Hak suara para Pemilik Unit Strata Title ini tergantung dari besarnya luasan strata title yang meraka miliki. Makin banyak unit strata title yang dimiliki, maka makin besar pula hak suaranya. Adil bukan? Untuk menghitung Hak Suara tersebut ada istilah Nilai Perbandingan Proporsional atau sering disingkat NPP. NPP Pemilik Unit Strata Title ini dihitung dengan formula; Total luas strata title yang dimiliki dibagi dengan Total luas seluruh luas strata title di gedung strata title itu sendiri. Mudah bukan?
Nah NPP ini secara permanen melekat dan tertulis dalam Sertifikat H. Sarusun ―masih ingat ya H. Sarusun itu siapa J ?― (Hak Satuan Rumah Susun) atau sertifikat Hak Strata Title.
MITOS: JANGAN MEMBELI APARTEMEN KARENA ANDA PUNYA RUMAH TAPI TIDAK PUNYA TANAH!
Mitos ini berkembang cukup lama. Namun seiring dengan berjalannya waktu mitos ini sudah mulai ditinggalkan masyarakat. Ada kontribusi rekan-rekan tim marketing properti yang berhasil mensosialisasikan strata title dengan penuh kesabaran.
Sebenarnya memiliki unit apartemen strata title bukan bukan tidak punya tanah. Tanahnya tentu saja tetap ada dan dimiliki oleh Para Pemilik Unit Strata Title. Namun kepemilikannya sudah diatur melekat dalam NPP dan pengelolaanya disepekati bersama kepada Perhimpunan Penghuni yang pengurusnya dipilih sendiri oleh para Pemilik Unit Strata Title.
Lalu sebenarnya apa sih yang dikuatirkan jika tidak punya tanah?
Jika yang dikuatirkan tidak ada tempat untuk memelihara ayam, bebek, kucing, burung, dan binatang-binatang peliharaan lain yaaaa tentu saja anda perlu kuatir. Karena demi ketertiban hidup bertetangga tentu saja binatang-binatang peliharaan tersebut dilarang berada di gedung bertingkat.
Lain soal jika kekuatirannya adalah takut kalau-kalau terjadi musibah gempa, kebakaran atau apapun yang membuat gedung tersebut runtuh maka muncul dikepala bahwa akhirnya H. Sarusun yang dimiliki menjadi hanya selembar kertas saja tanpa Unit!
Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian dan Peraturan Pemerintah No. 4/1988 pasal sekian sekian―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― Perhimni wajib membeli asuransi gedung yang dananya diambil dari iuran para Pemilik Unit Strata Title. Asuransi itu mahal? Ya memang mahal tapi jika total luasan gedung 50.000 m2, maka iuran Rp. 2000,- per m2 per bulan PP akan mempunyai uang Rp. 100.000.000,- per bulan atau dalam setahun menjadi Rp. 1.2000.000,-. Padahal harga asuransi gedung hanya sekitar Rp. 500.000.000,- untuk setahun….. menarik bukan?
Apa lagi jika para Pemilik Unit Strata Title membeli premi asuransi Business Interuption ―Asuransi yang mengcover kehilangan pendapatan sewa selama masa pembangunan kembali gedung yang runtuh―… Problem solved bukan?
Nah, lupakanlah mitos ! pikirkan yang logis-logis saja.
Mungkin hampir semua masyarakat di kota besar seperti Jakarta sudah sering kali mendengar istilah Strata Title. Mereka yang bergerak di industri properti tentu sudah paham apa yang dimaksud strata title, namun bagi mereka yang berada diluar industri properti mungkin masih belum begitu paham tentang strata title. Ironisnya, sebagian besar customer yang membeli unit strata title dari satu gedung yang dibangun dengan konsep strata title ternyata masih belum memahami aspek-aspek praktis, apalagi aspek hukum dari unit strata title yang dibelinya.
Sebenarnya sudah banyak ulasan tentang strata title baik dimedia cetak maupun buku-buku yang ditulis oleh para ahlinya. Tapi memang ulasan-ulasan dan buku-buku tentang strata title masih ditulis dalam bahasa teknis dan hukum yang kurang nyaman untuk dibaca oleh orang awam. Sehingga alih-alih dengan maksud mensosialisasikan strata title, malah membuat orang lebih memilih bacaan atau buku lain yang lebih polupler dan enak dibaca.
Author mencoba menguraikan Strata Title ini dengan bahasa-bahasa yang lebih populer sehingga bisa menarik untuk dibaca oleh para blogger maupun teman-teman lain yang lebih suka dengan tulisan “pengantar tidur siang”
PENGERTIAN STRATA TITLE ITU SIMPLE
Jika anda mempunyai sertifikat tanah baik Setifikat Hak Milik (SHM), hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pakai, dan lain-lain cobalah tengok halaman belakang dari sertifikat tersebut. Disitu akan tertulis gambar lokasi tanah yang dikeluarkan berdasarkan Surat Ukur yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Terlepas dari bentuk tanah yang persegi empat atau persegi tak beraturan, sebenarnya gambar tanah tersebut menjelaskan dua dimensi ukuran yaitu panjang dan lebar. Ditepi tanah dimaksud akan dituliskan keterangan batas-batas utara, timur, barat dan selatannya sehingga menjadi jelas jika di inspeksi ke lapangan.
Jika anda sudah pahami kedua paragraf diatas dengan baik, mari kita lihat bagaimana sebenarnya sertikat strata title itu.
Jika sertifikat tanah berdimensi panjang kali lebar dan lokasinya digambarkan dengan batas sisi utara, timur, barat dan selatan, maka sertifikat strata title
Disamping berdimensi panjang kali lebar, ada satu lagi dimensi yang menyebutkan di ketinggian berapa lahan tersebut berada.
Disamping menjelaskan batas-batas sisi utara, timur, barat dan selatan, ada lagi batas yang menjelaskan diatasnya ada apa dan dibawahnya ada apa.
Kedua item perbedaan inilah yang membedakan sertifikat hak atas tanah dengan sertifikat strata title. Cukup simple bukan?
Jangan dulu pembaca membayangkan, nanti bentuk surat ukur yang keluar seperti apa ya? ini urusan lain yang akan dijelaskan dalam tulisan berbeda, yang penting author berharap pembaca mempunyai kesimpulan dari penjelasan tersebut bahwa Strata Title hanya berlaku di gedung bertingkat.
Ya strata title memang hanya ada di gedung bertingkat. Gedung strata title yang paling umum adalah gedung bertingkat jenis Apartemen. Bukankah para pemilik apartemen itu berada di ketinggian tertentu? Sementara lantai dibawah dan diatasnya sudah milik orang lain?
Contoh lain selain apartemen adalah trade center yang sering anda kunjungi untuk belanja seperti ITC Mangga Dua, ITC Ambasador, ITC Fatmawati, dll. Kios-kios yang dimiliki oleh individual baik pribadi maupun lembaga/perusahaan adalah unti-unit strata title yang bisa diperjual belikan dengan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun, kadang disingkat dengan H. Sarusun.
Nah, kok namanya Hak Milik Satuan Rumah Susun? bukannya Hak Milik Strata Title?
Ini adalah pertanyaan akademisi dibidang hukum tentunya. Entah bagaimana ceritanya Strata Title yang berasal dari kata bahasa inggris ditejemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Rumah Susun. Padahal sejatinya diterjemahkan menjadi Bangunan Susun atau Gedung Susun. Tapi biarlah ini urusan ahli bahasa, kita tidak masuk ke wilayah ini.
Selain Apertemen dan Trade Center, gedung strata title bisa juga berupa gedung perkantoran seperti Graha Irama, Menara Kadin, Menara Karya, Menara Kuningan yang berada disepanjang Jln. HR Rasuna Said, Kiningan, Jakarta.
KOMPONEN-KOMPONEN YANG BERADA DI GEDUNG STRATA TITLE
Dari penjelasan yang sederhana diatas. Author berharap pembaca sudah bisa memahami bahwa strata title itu hanya ada di gedung bertingkat.
Coba sedikit serius untuk memikirkan hal-hal sebagai berikut:
Jika ada beberapa pemilik unit strata title di gedung bertingkat, lalu tanah dimana gedung strata title itu berdiri dimiliki oleh siapa?
Bagaimana lobi lantai dasar, lobi di depan lift, Lift gedung, Genset gedung, AC di lobi, kolam renang, dll… ini semua dimiliki oleh siapa?.
Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― muncullah istilah yang disebut Tanah Bersama, Benda Bersama, Bagian Bersama.
Tanah dimana bangunan strata title berdiri adalah Tanah Bersama. Yang dimaksud “Bersama” itu siapa saja? Tentu saja mereka-mereka yang mempunyai unit strata title di gedung tersebut itulah yang dimaksud “Bersama”. Sehingga atas kebersamaan tersebut sejatinya dibentuklah apa yang disebut sebagai Perhimpunan Penghuni. Ada yang menyingkatnya dengan istilah PP, ada pula yang menyingkatnya dengan istilah Perhimni.
Nah, demikian pula Benda dan Bagian Bersama ―ada yang menyingkatnya dengan istilah BDBB, ada juga yang menyebut BBB, terserah saja tentunya―. BDBB ini dimiliki juga secara Bersama. Lalu apa bedanya “Benda” dan “Bagian” ?
Yang dimaksud Benda Bersama adalah semua bagian gedung yang “copotable” ―maksudnya bisa dicopot, ga nempel satu kesatuan dengan gedung―. Contohnya: genset gedung, asbak di depan lift, sofa dan meja di lobi, dll. Sedangkan Bagian Bersama adalah semua bagian komponen gedung yang melekat yang membuat gedung tersebut berdiri dan berfungsi. Contohnya: Pondasi gedung, lantai, dinding utama gedung, struktur gedung, koridor, dll. Sepertinya cukup jelas ya, bedanya Benda dan Bagian Bersama.
Tanah Bersama, Benda dan Bagian Bersama adalah milik bersama yang diamanahkan oleh seluruh Pemilik Unit Strata Title kepada Perhimpunan Penghuni untuk dijaga, dirawat dan dikelola.
SIAPAKAH YANG MENJADI PENGURUS PERHIMPUNAN PENGHUNI ?
Perhimni dibentuk berdasarkan rapat umum seluruh Pemilik Unit Strata Title dimana prosesnya diatur dalam AD/ART Perhimpunan Penghuni yang format standarnya sudah siap digunakan karena ditetapkan dalam Keputusan Menteri Peumahan No. sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja―. Didalam AD/ART tersebut disebutkan bahwa Pemilihan Pengurus dilakukan dengan cara Voting.
Lalu bagaimana menetapkan Hak Suara dalam Voting tersebut?
Hak suara para Pemilik Unit Strata Title ini tergantung dari besarnya luasan strata title yang meraka miliki. Makin banyak unit strata title yang dimiliki, maka makin besar pula hak suaranya. Adil bukan? Untuk menghitung Hak Suara tersebut ada istilah Nilai Perbandingan Proporsional atau sering disingkat NPP. NPP Pemilik Unit Strata Title ini dihitung dengan formula; Total luas strata title yang dimiliki dibagi dengan Total luas seluruh luas strata title di gedung strata title itu sendiri. Mudah bukan?
Nah NPP ini secara permanen melekat dan tertulis dalam Sertifikat H. Sarusun ―masih ingat ya H. Sarusun itu siapa J ?― (Hak Satuan Rumah Susun) atau sertifikat Hak Strata Title.
MITOS: JANGAN MEMBELI APARTEMEN KARENA ANDA PUNYA RUMAH TAPI TIDAK PUNYA TANAH!
Mitos ini berkembang cukup lama. Namun seiring dengan berjalannya waktu mitos ini sudah mulai ditinggalkan masyarakat. Ada kontribusi rekan-rekan tim marketing properti yang berhasil mensosialisasikan strata title dengan penuh kesabaran.
Sebenarnya memiliki unit apartemen strata title bukan bukan tidak punya tanah. Tanahnya tentu saja tetap ada dan dimiliki oleh Para Pemilik Unit Strata Title. Namun kepemilikannya sudah diatur melekat dalam NPP dan pengelolaanya disepekati bersama kepada Perhimpunan Penghuni yang pengurusnya dipilih sendiri oleh para Pemilik Unit Strata Title.
Lalu sebenarnya apa sih yang dikuatirkan jika tidak punya tanah?
Jika yang dikuatirkan tidak ada tempat untuk memelihara ayam, bebek, kucing, burung, dan binatang-binatang peliharaan lain yaaaa tentu saja anda perlu kuatir. Karena demi ketertiban hidup bertetangga tentu saja binatang-binatang peliharaan tersebut dilarang berada di gedung bertingkat.
Lain soal jika kekuatirannya adalah takut kalau-kalau terjadi musibah gempa, kebakaran atau apapun yang membuat gedung tersebut runtuh maka muncul dikepala bahwa akhirnya H. Sarusun yang dimiliki menjadi hanya selembar kertas saja tanpa Unit!
Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian dan Peraturan Pemerintah No. 4/1988 pasal sekian sekian―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― Perhimni wajib membeli asuransi gedung yang dananya diambil dari iuran para Pemilik Unit Strata Title. Asuransi itu mahal? Ya memang mahal tapi jika total luasan gedung 50.000 m2, maka iuran Rp. 2000,- per m2 per bulan PP akan mempunyai uang Rp. 100.000.000,- per bulan atau dalam setahun menjadi Rp. 1.2000.000,-. Padahal harga asuransi gedung hanya sekitar Rp. 500.000.000,- untuk setahun….. menarik bukan?
Apa lagi jika para Pemilik Unit Strata Title membeli premi asuransi Business Interuption ―Asuransi yang mengcover kehilangan pendapatan sewa selama masa pembangunan kembali gedung yang runtuh―… Problem solved bukan?
Nah, lupakanlah mitos ! pikirkan yang logis-logis saja.
Tuesday, March 24, 2015
5 ALASAN MENGAPA INVESTASI PROPERTI SEMAKIN MENINGKAT
5 ALASAN MENGAPA INVESTASI PROPERTI SEMAKIN MENINGKAT
RumahCom – Jika kita amati, hampir semua pebisnis mengalokasikan sebagian dana mereka untuk membeli properti baik dengan tujuan sebagai bisnis utama, sekadar efisiensi biaya (dibandingkan dengan biaya sewa tempat usaha) maupun untuk mengamankan aset mereka. Mengapa demikian? Seberapa pentingkah investasi properti itu dan mengapa nilainya semakin meningkat?
Satu fakta yang perlu Anda ingat adalah bahwa luas daratan di bumi tidak pernah bertambah, bahkan cenderung berkurang, sementara jumlah penduduk selalu bertambah. Hal ini berlaku di seluruh permukaan bumi, tentunya termasuk Indonesia. Fakta lain yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa tidak pernah ada properti yang sama persis, khususnya mengenai lokasi. Faktor kelangkaan dan keunikan properti inilah yang menjadi pola pikir mendasar bagi sebagian besar pebisnis untuk berinvestasi di bidang properti. Uraian dibawah ini akan semakin menjelaskan kepada Anda semua mengapa investasi properti di Indonesia semakin meningkat.
1. Investasi properti di Indonesia paling menguntungkan di dunia di mana harga properti akan selalu naik dari tahun ke tahun.
Perlu Anda ketahui bahwa sampai dengan akhir tahun 2013 saja, setidaknya masih ada 14 juta dari 61 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah. Jumlah ini akan semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin naik di Indonesia. Seperti uraian di atas bahwa luas daratan yang tidak berubah sementara jumlah penduduk yang terus bertambah, harga rumah di Indonesia tentunya akan selalu naik karena permintaan bertambah dan persediaan berkurang.
2. Pemerintah semakin kesulitan menyediakan rumah bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.
Kebutuhan rumah untuk kalangan menengah ke bawah mempunyai porsi terbesar di Indonesia. Kelas menengah ke bawah ini adalah keluarga yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan. APBN yang ada saat ini sebagian besar digunakan untuk membiayai sektor pendidikan dan kesehatan, dan hanya sebagian kecilnya saja yang digunakan untuk pemberian subsidi perumahan kepada masyarakat. Sampai akhir tahun 2013, setidaknya sudah tercatat permintaan rumah yang mencapai 900.000 unit per tahun, padahal pasokan rumah hanya 80.000 unit dalam setahun. Hal ini membuat peluang investasi properti di Indonesia sangat besar.
Berikut ini beberapa informasi terkait besarnya potensi investasi properti di Indonesia:
Sebelum 1998, pemerintah berhasil mengembangkan hunian murah hingga 250.000 unit per tahun, namun setelah itu, pemerintah hanya mampu menyediakan hunian di bawah 100.000 unit setiap tahunnya.
Menurut data Kementerian Perumahan Rakyat, jumlah kelangkaan (backlog) hunian terus bertambah, tahun 2004 sebesar 5,3 juta unit dan menjadi 7,5 juta pada tahun 2008, sementara itu pada tahun 2013 jumlahnya semakin meningkat menjadi 15 juta unit.
Jumlah penduduk sebesar 245 juta jiwa saat ini membutuhkan setidaknya rumah untuk 65 juta kepala keluarga. Sementara rumah yang ada hanya 50 juta unit, di mana 37% dari kondisi fisik rumah yang ada tersebut sebagian masih tidak layak huni.
3. Potensi pasar properti di Indonesia terbuka luas untuk investor swasta di semua kelas, termasuk pasar kelas menengah ke bawah.
Hal ini tidak berlaku di luar negeri di mana sektor kelas menengah ke bawah diurus oleh pemerintah. Padahal saat ini potensi masyarakat kelas menengah semakin besar seiring kenaikan pendapatan per kapita penduduk Indonesia menjadi sebesar 3000 USD lebih, dan menjadikan Indonesia masuk dalam 10 besar kekuatan ekonomi dunia saat ini.
4. Investasi properti bisa dikontrol oleh investor sendiri sehingga resiko bisa dikendalikan.
Jika Anda berinvestasi di sektor pasar modal seperti saham, reksadana, atau emas sekali pun, kondisi ekonomi secara global menjadi penyebab naik turunnya nilai investasi Anda. Hal ini tentu saja tidak dapat Anda kendalikan karena sifatnya yang mengikuti mekanisme pasar. Hal ini berbeda dengan properti, di mana harga akan cenderung selalu naik dan Anda dapat menentukan keuntungan investasi dengan cara memilih lokasi yang tepat dan melakukan renovasi untuk meningkatkan nilai jual properti Anda.
5. Untuk mendapatkan keuntungan, Anda tidak perlu menjual properti.
Investasi di pasar modal dan barang berharga seperti emas mengharuskan Anda untuk melakukan penjualan saat harga naik, jika Anda ingin mendapatkan keuntungan. Hal ini tidak berlaku pada investasi properti, karena Anda dapat memilih untuk menyewakannya kepada orang lain. Hal inilah yang menjadikan investasi properti di kota besar tubuh pesat, bahkan Jakarta saat ini menjadi tempat dengan pertumbuhan investasi properti tertinggi di dunia. Apartemen, hotel dan kondominum adalah bentuk investasi paling banyak diminati di kota besar. Kebutuhan akan akses yang cepat menuju tempat kerja, kombinasi suasana yang tenang dan nyaman di kota besar membuat kebutuhan akan apartemen, hotel dan kondominum akan selalu meningkat setiap tahunnya. Anda berminat investasi di properti? Satu syarat penting yang dibutuhkan adalah modal yang relatif besar. Siapkah Anda?
Sumber: AturDuit.com
RumahCom – Jika kita amati, hampir semua pebisnis mengalokasikan sebagian dana mereka untuk membeli properti baik dengan tujuan sebagai bisnis utama, sekadar efisiensi biaya (dibandingkan dengan biaya sewa tempat usaha) maupun untuk mengamankan aset mereka. Mengapa demikian? Seberapa pentingkah investasi properti itu dan mengapa nilainya semakin meningkat?
Satu fakta yang perlu Anda ingat adalah bahwa luas daratan di bumi tidak pernah bertambah, bahkan cenderung berkurang, sementara jumlah penduduk selalu bertambah. Hal ini berlaku di seluruh permukaan bumi, tentunya termasuk Indonesia. Fakta lain yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa tidak pernah ada properti yang sama persis, khususnya mengenai lokasi. Faktor kelangkaan dan keunikan properti inilah yang menjadi pola pikir mendasar bagi sebagian besar pebisnis untuk berinvestasi di bidang properti. Uraian dibawah ini akan semakin menjelaskan kepada Anda semua mengapa investasi properti di Indonesia semakin meningkat.
1. Investasi properti di Indonesia paling menguntungkan di dunia di mana harga properti akan selalu naik dari tahun ke tahun.
Perlu Anda ketahui bahwa sampai dengan akhir tahun 2013 saja, setidaknya masih ada 14 juta dari 61 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah. Jumlah ini akan semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin naik di Indonesia. Seperti uraian di atas bahwa luas daratan yang tidak berubah sementara jumlah penduduk yang terus bertambah, harga rumah di Indonesia tentunya akan selalu naik karena permintaan bertambah dan persediaan berkurang.
2. Pemerintah semakin kesulitan menyediakan rumah bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.
Kebutuhan rumah untuk kalangan menengah ke bawah mempunyai porsi terbesar di Indonesia. Kelas menengah ke bawah ini adalah keluarga yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan. APBN yang ada saat ini sebagian besar digunakan untuk membiayai sektor pendidikan dan kesehatan, dan hanya sebagian kecilnya saja yang digunakan untuk pemberian subsidi perumahan kepada masyarakat. Sampai akhir tahun 2013, setidaknya sudah tercatat permintaan rumah yang mencapai 900.000 unit per tahun, padahal pasokan rumah hanya 80.000 unit dalam setahun. Hal ini membuat peluang investasi properti di Indonesia sangat besar.
Berikut ini beberapa informasi terkait besarnya potensi investasi properti di Indonesia:
Sebelum 1998, pemerintah berhasil mengembangkan hunian murah hingga 250.000 unit per tahun, namun setelah itu, pemerintah hanya mampu menyediakan hunian di bawah 100.000 unit setiap tahunnya.
Menurut data Kementerian Perumahan Rakyat, jumlah kelangkaan (backlog) hunian terus bertambah, tahun 2004 sebesar 5,3 juta unit dan menjadi 7,5 juta pada tahun 2008, sementara itu pada tahun 2013 jumlahnya semakin meningkat menjadi 15 juta unit.
Jumlah penduduk sebesar 245 juta jiwa saat ini membutuhkan setidaknya rumah untuk 65 juta kepala keluarga. Sementara rumah yang ada hanya 50 juta unit, di mana 37% dari kondisi fisik rumah yang ada tersebut sebagian masih tidak layak huni.
3. Potensi pasar properti di Indonesia terbuka luas untuk investor swasta di semua kelas, termasuk pasar kelas menengah ke bawah.
Hal ini tidak berlaku di luar negeri di mana sektor kelas menengah ke bawah diurus oleh pemerintah. Padahal saat ini potensi masyarakat kelas menengah semakin besar seiring kenaikan pendapatan per kapita penduduk Indonesia menjadi sebesar 3000 USD lebih, dan menjadikan Indonesia masuk dalam 10 besar kekuatan ekonomi dunia saat ini.
4. Investasi properti bisa dikontrol oleh investor sendiri sehingga resiko bisa dikendalikan.
Jika Anda berinvestasi di sektor pasar modal seperti saham, reksadana, atau emas sekali pun, kondisi ekonomi secara global menjadi penyebab naik turunnya nilai investasi Anda. Hal ini tentu saja tidak dapat Anda kendalikan karena sifatnya yang mengikuti mekanisme pasar. Hal ini berbeda dengan properti, di mana harga akan cenderung selalu naik dan Anda dapat menentukan keuntungan investasi dengan cara memilih lokasi yang tepat dan melakukan renovasi untuk meningkatkan nilai jual properti Anda.
5. Untuk mendapatkan keuntungan, Anda tidak perlu menjual properti.
Investasi di pasar modal dan barang berharga seperti emas mengharuskan Anda untuk melakukan penjualan saat harga naik, jika Anda ingin mendapatkan keuntungan. Hal ini tidak berlaku pada investasi properti, karena Anda dapat memilih untuk menyewakannya kepada orang lain. Hal inilah yang menjadikan investasi properti di kota besar tubuh pesat, bahkan Jakarta saat ini menjadi tempat dengan pertumbuhan investasi properti tertinggi di dunia. Apartemen, hotel dan kondominum adalah bentuk investasi paling banyak diminati di kota besar. Kebutuhan akan akses yang cepat menuju tempat kerja, kombinasi suasana yang tenang dan nyaman di kota besar membuat kebutuhan akan apartemen, hotel dan kondominum akan selalu meningkat setiap tahunnya. Anda berminat investasi di properti? Satu syarat penting yang dibutuhkan adalah modal yang relatif besar. Siapkah Anda?
Sumber: AturDuit.com
Wednesday, March 18, 2015
APA Pengertian Kondotel (Condotel / Condominium)
APA Pengertian Kondotel (Condotel / Condominium)
Properti Indonesia - Pengertian Kondotel? Arti Kondotel? Apa itu Kondotel? Seperti singkatannya, kondotel atau kondo hotel ini merupakan bangunan yang terdiri dari unit-unit layaknya apartemen. Tiap unit memiliki dapur, ruang duduk atau kamar tergantung tipe yang ada. Pada beberapa kondotel, ada juga tipe studio. Tiap kondotel dapat menawarkan tipe yang berbeda-beda. Pada condotel biasanya disediakan fasilitas-fasilitas seperti seperti kolam renang, spa, restoran, meeting rooms dan fasilitas lain seperti yang disediakan hotel berbintang, semua ditujukan untuk kenyamanan pengunjung.
Pengertian Kondotel (Condotel / Condominium)
Tiap unit ini kemudian dijual kepada investor. Selanjutnya, unit-unit dikelola oleh operator hotel yang akan memasarkan dan menyewakan secara harian kepada tamu-tamu yang akan menginap di kondotel ini. Kondotel akan difungsikan seperti hotel berbintang. Secara sederhana, kondotel dapat diartikan seperti kondominium atau apartemen yang diolah dan disewakan seperti hotel.
Keuntungan Kondotel
Membeli kondotel (kondominium hotel) atau apatel (apartemen hotel) merupakan salah satu cara berinvestasi dalam bidang properti. Keuntungan investasi yang didaoat melalui kondotel ini antara lain:
Memperoleh Hasil Operational, Penggunaan kondotel yang dioperasikan seperti hotel akan menghasilkan pendapatan operational. Pendapatan ini kemudian dibagikan kepada para investor. Besarnya pendapatan yang diberikan berkisar 8%-12% per tahun dari harga beli. Jika dibandingkan, angka ini lebih besar dibandingkan dengan bunga deposito. Hal ini berbeda dengan apartemen biasa dimana Anda tidak akan mendapatkan penghasilan jika tidak ada yang menyewa unit Anda Selain itu, biasanya pengelolaan hotel dilakukan oleh mereka yang sudah biasa berkecimpung di dunia perhotelan sehingga mereka telah berpengalaman untuk mengelola hotel.
Beberapa kondotel memberikan imbal balik pada saat serah terima. Besarnya imbal balik yang diberikan berkisar 8%-10% selama 2-3 tahun yang dibayarkan langsung pada saat serah terima unit. Dengan kata lain, investor memperoleh cash back dari pembeliannya.
Menginap Gratis, Sebagai investor, Anda bisa mendapatkan menginap di kondotel ini tanpa membayar sehingga Anda dapat merasakan juga fasilitas hotel dan kenyamanan yang disediakan kondotel. Lamanya menginap gratis berkisar 18-30 hari per tahun untuk setiap unit kondotel.
Harga Unit yang Semakin Meningkat, Salah satu yang menarik dari investasi properti adalah harganya yang akan terus meningkat mengikuti kenaikan tingkat inflasi. Begitu juga dengan membeli kondotel, harga unit yang Anda beli dapat terus meningkat sehingga akan menghasilkan keuntungan tersendiri. Peningkatan harga dapat mencapai 20% per tahun. Selain itu, kepemilikan Anda terhadap kondotel dapat dijadikan agunan kepada bank jika Anda memerlukan pinjaman uang di bank.
Apa yang Harus Dipastikan Sebelum Membeli Kondotel?
Setelah melihat keuntungan-keuntungan dari berinvestasi condotel, mungkin membuat Anda tertarik juga untuk mebeli unit kondotel. Tetapi, agar investasi Anda menguntungkan, perhatikan hal-hal berikut sebelum memutuskan untuk membeli kondotel:
Lokasi, Dalam investasi properti, lokasi tempat berdirinya properti merupakan sesuatu yang sangat penting. Jika lokasinya strategis, memiliki fasilitas pendukkung yang baik, maka akan membuat harga properti semakin cepat untuk naik. Maka, tinjaulah terlebih dahulu kondotel tersebut. Karena kondotel akan difungsikan seperti hotel, maka akan lebih baik jika lokasi kondotel tersebut berdekatan dengan lokasi bisnis atau tempat wisata, dimana banyak orang yang membutuhkan hotel untuk singgah.
Konsep, Konsep bangunan dan lingkungan yang dibangun oleh kondotel juga dapat mempengaruhi ketertarikan orang untuk menginap disamping juga fasilitas-fasilitas yang disediakan di dalam kondotel. Jika tujuan kondotel diperuntukan pelaku bisnis konsep yang dibuat mungkin akan berbeda jika pasar yang dituju adalah keluarga. Tanyalah terlebih dahulu konsep dan fasilitas-fasilitas yang akan dibangun.
Pengembang, Pengembang atau developer yang membangun condotel sebaiknya pengembang yang telah terpercaya menyelesaikan bengunan sampai selesai dengan tepat waktu dan sesuai yang dijanjikan. Jangan sampai pengelola menyelesaikan tugasnya dengan lambat atau bahkan tidak menyelesaikan bangunan sehingga bangunan terbelengkalai dan Anda menderita kerugian. Hal ini perlu diperlukan apabila kondotel yang hendak Anda beli masih dalam tahap pembangunan atau belum dibangun.
Pengelola Hotel, Agar dapat memberi kenyamanan dan kepuasan pengunjung hotel, maka perlu diperhatikan siapa yang menjadi pengelola hotel ini. Akan lebih baik jika pengelola hotel merupakan pengelola yang sudah terbiasa menjalankan bisnis hotel. Dengan demikian, mereka lebih berpengalaman dalam melakukan management hotel, mengurus hotel juga memberikan pelayanan kepada para tamu. Hasiknya, tamu-tamu akan senang dan akan kembali menginap di hotel tersebut.
Jika Anda berniat melakukan investasi melalui kondotel ini, cobalah untuk melakukan perhitungan terlebih dahulu dan mencari tahu lebih lanjut pada kondotel yang Anda pilih. Cari tahu lebih lanjut tentang pendapatan yang akan Anda dapatkan. Apakah masih ada biaya-biaya lain yang harus Anda bayar dan isi perjanjian agar tidak merugikan Anda.
Membeli condotel bisa menjadi salah satu pilihan investasi properti saat ini. Anda bisa memiliki kondominium sekaligus hotel pribadi melalui investasi kondotel.
Tuesday, March 10, 2015
Apa Itu Condotel...??? INVESTASI PENSIUN YANG PALING TEPAT
Apa Itu Condotel...???
Sering sekali kita mendengar tentang kalimat ini condotel-condotel-condotel, di jumpai banyak di iklan properti, pameran mall, pada prinsipnya adalah salah satu konsep pilihan untuk berinvestasi. Saat ini perkembangan investasi condotel sangat cepat, beragam penawaran keuntungan, lokasi dan hotel pengelola sebagai pelaksana. Sebelum kita memutuskan berinvestasi properti condotel ada baik nya kita tahu dulu Apa itu Condotel?
Seperti singkatannya condotel ( condominium hotel ) ini merupakan bangunan yang terdiri dari unit-unit layaknya apartment sebagai tempat tinggal/ hunian, hanya yang membedakan condotel terhadap apartmen adalah fungsi operasional nya dari unit tersebut yaitu dijadikan sebagi hotel. Tiap unit memiliki ruang tidur, ruang duduk, kamar mandi. Pada beberapa condotel menawarkan tipe yang berbeda-beda serta memiliki fasiltas layak nya sebagai hotel seperti kolam renang, restaurant, spa, meeting room, yang disesuaikan dari bintang hotel tersebut, semakin tinggi tingkatan bintang hotel operasional fasilitas pun akan lebih lengkap ditujukan untuk kenyamanan pengunjung.
Seperti umumnya apartmen tiap unit di jual atau ditawarkan ke investor, namun masih banyak di sini para investor mengartikan membeli condotel sama dengan membeli apartment, di sini perlu digaris bawahin perbedaan investasi Condotel & Apartment :
Investasi Condotel : Unit fungsional sebagai tempat hunian sewa harian, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya" maintenance, service charge, listrik, air sudah karena sudah termasuk dalam biaya pengelolaan, unit sudah termasuk fully furnish standart hotel, nilai sewa rata' per tahun lebih dari 100 jutaan ( ROI ) masa pembangunan hotel dan masa operasional hotel, dikelola oleh manajemen hotel operator berpengalaman di hospitality industri. Nilai sewa mengalami kenaikan tergantung season dan kenaikan sewa dari inflasi setiap tahunnya. Merupakan suatu kebutuhan para wisatawan untuk berlibur memerlukan tempat menginap, dan merupakan bagian dari gaya hidup jadi dipastikan ada yang akan memerlukan unit kamar hotel. Mendapatkan keuntungan bagi para investor untuk menginap secara gratis per tahunnya. Dan unit milik tetap terjaga rapi selamanya karena hotel memiliki departemen House keeping. Harga unit hotel meningkat lebih cepat karena pemilihan lokasi pengembangan hotel di kawasan wisata atau kawasan bisnis. Konsep dari hotel yang sangat mempengaruhi dan fasilitas merupakan nilai plus.
Investasi Apartment : Unit fungsional sebagai tempat hunian atau hunian sewa bulanan, terdapat biaya" tambahan seperti maintenance & service, listrik, air dan unit tidak termasuk fully furnish, nilai sewa rata" 40 Juta pertahun, pengelolaan secara pribadi. Umumnya di kota besar sudah cukup banyak pengembangan apartment dengan harga budget, baik itu apartment subsidi, rusunami, ataupun apartment gol menengah , sehingga hal ini menyebabkan nilai sewa pun sulit didapatkan ( sangat tergantung dari ada penyewa atau tidak ). Dan dengan bertumbuhnya banyak apartment untuk dijual kembali pun kenaikan harga ( capital gain ) tidak begitu besar per tahun nya, kecuali dari apartment tersebut berada dikawasan segitiga emas.
Dari perbedaan di atas membeli investasi antara condotel dan apartment sangat banyak perbedaan, sehingga membeli investasi condotel pasti akan lebih mahal dari pada apartment, namun masih banyak para investor membeli condotel hanya menilai sama dari seberapa luas meter unit kamar hotel dan apartment.
Jika Anda berniat melakukan investasi condotel cobalah melakukan perhatian terlebih dahulu dan mencari tahu lebih lanjut pada condotel yang Anda pilih. Hal yang menjadi perhatian dalam perencanaan pembelian condotel adalah :
Lokasi Condotel : Apa berada dikawasan wisata atau segitiga bisnis, seputar lokasi hotel yang di bangun termasuk kawasan bernilai jual untuk kalangan menengah atau budget. Perlu menjadi pertimbangan dan perhatian seputar lokasi serta hotel lain apa saja yang telah beroperasional (existing hotel).
Pengembang / Developer : Pengembang yang membangun condotel sebaiknya pengembang yang lebih terpercaya. Akan tetapi jika pengembang yang membangun condotel tersebut adalah pengembang baru bukan artinya Anda memutuskan untuk tidak berinvestasi condotel, karena ada pengembang baru memiliki latar belakang pengalaman-pengalaman dalam membangun suatu properti tergabung dalam developer" properti sebelumnya. Yang perlu diperhatikan adalah idzin" secara legaitas perusahaan, dan idzin prinsip dalam pengembangan condotel itu tersendiri.
Legalitas : Selain legalitas perusahaan, dan perjanjian PPJB dan Pengelolaan, pastikan pada saat Anda ingin berinvestasi condotel apakah status kepemilikan unit condotel tersebut adalah Strata Title sertifikasi hak milik yang di bangun di atas lahan bangunan HGB murni atau di bangun di atas tanah Sewa, BOT, HGB Lease Hold, karena jika cndotel tersebut di bangun di atas tanah bukan HGB murni artinya unit condotel Anda tidak dapat dimiliki selamanya tergantung jangka waktu masa sewa peruntukan tanah yang bersangkutan.
Hasil presentase keuntungan : Pengunaan condotel yang dioperasikan sebagai hotel akan menghasilkan pendapatan operasional. pendapatan ini kemudian di bagikan kepada para investor sesuai dengan luasan unit yang dimiliki dengan sistem pembagian pro rata-rata dari tingkatan hunian hotel pertahun, dan pada umumnya mendapatkan nilai investasi bersih setelah setelah nilai kotor ( gross revenue ) dikurangi biaya-biaya operasional (operational cost). jadi perlu di pastikan apakah Anda mendapatkan nilai investasi dari gross revenue atau income bersih ( net income ). Saat ini investasi condotel semakin menjanjikan dengan nilai sekian persen pendapatan sudah bisa Anda dapatkan pada saat awal konstruksi pembangunan ( Uang masa tunggu pembangunan ) biasanya tenggang waktu selama dua tahun pembangunan, setelah operasional presentase masa bagi hasil.
Biaya-biaya : Pertanyakan biaya-biaya apa saja yang belum termasuk dalam proses kepemilikan unit condotel, sep. harga apa sudah termasuk PPn, biaya notarial & pertelaan,BPHTB dan biaya yang timbul atas pajak pemerintah lainnya misalnya adalah pajak PPNBM.
Fasilitas menginap ; pada umumnya pemilik unit mendapatkan fasilitas poin menginap gratis setiap tahunnya, pertanyakan prosedur syarat mengunakan fasilitas menginap, dimana biasanya akan tercantum pada perjanjian pengelolaan.
Tahapan pembangunan ; Hal ini sangat Anda perlu tanyakan kapan project condotel tersebut mulai pembangunan, di mulai masa Ground Breaking, konstruksi pondasi, konstruksi building, Topping Up, Serah terima dan masa operasional, sehingga Anda dapat menghitung sekian nilai investasi Anda, kenaikan unit, dan masa balik modal investasi ( BEP), serta secara langsung Anda dapat mengukur kepercayaan kredibelitas dan kwalitas dari pengembang / developer.
Document : Sebaiknya Anda setiap kali melakukan transaksi pembayaran menyimpan bukti-bukti kwitansi yang dikeluarkan secara resmi di atas materai tanda tangan dari pihak developer, dan jika Anda telah melunasi pembayaran sesuai dari syarat ketentuan dari masing-masing developer maka minta lah hak Anda untuk jadwal segera untuk melakukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli ( PPJB ), Hal ini diperlukan karena sebagai bukti yang sangat sah kalau Anda sepenuhnya sudah memiliki unit condotel tersebut dengan terlampir pasal-pasal di dalam nya.
Jadi sudah jelas sekarang Apa Itu Condotel dan yang membedakan antara investasi condotel dan apartment. Hasil berinvestasi di condotel yang lebih besar serta menjanjikan, tanpa harus repot Anda dalam hal pengelolaan, tanpa mengeluarkan lagi biaya-biaya operasional, unit condotel Anda akan terawat rapi, dan Anda pun tetap dapat menikmati fasilitas dari condotel Anda. Inilah yang dinamakan kalau berinvestasi condotel adalah investasi trend masa kini yang merupakan investasi untuk jangka panjang Anda kelak. Karena condotel adalah investasi properti yang produktif dan aktif. Di ibaratkan Anda memiliki seekor Angsa yang bertelur Emas setiap harinya, pasti tidak akan mungkin dilepaskan begitu saja. Resiko investasi condotel bisa dikatakan sangatlah minim dengan resiko karena semua orang butuh akan gaya hidup liburan melepas kepenatan dan hotel bagian dari gaya hidup masih menjadi kebutuhan alternatif tempat hunian berkelas sebagai pendukung di dunia pariwisata.
Saat nya Anda menikmati hasil investasi Anda "The Luxurious Life Style On Your Hand". SELAMAT BERINVESTASI CONDOTEL DAN HOTEL MENJADI MILIK ANDA.
Jika Anda ingin tahu lebih mengenai berinvestasi di condotel jangan sungkan-sungkan tanyakan kepada Kami segera, Kami siap menjadi konsultant keuangan Anda, agar semakin berkembang lebih dalam bagian properti Anda, seperti Angsa bertelur Emas. Kami merupakan mitra dalam perencanaan masa depan Anda.
Subscribe to:
Posts (Atom)





