Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Monday, February 22, 2016

Cara Mengusir Semut Di Dalam Rumah dengan Bahan Alami



 Serangga yang suka berkeliaran dirumah emang agak ngeselin ya, misalnya saja kecoa, nyamuk, dan juga serangga kecil yang hidup dengan koloni yang banyak alias semut.

Si semut ini sendiri agak susah dideteksi dari mana asal kedatangannya. Bisa saja tiba-tiba datang rombongan semut yang entah dari mana munculnya. Apalagi kalau ada makanan manis, nggak perlu waktu lama para semut pun langsung menyerbu sumber rasa manis tersebut.

Bagi sebagian orang hadirnya para semut mungkin bukanlah masalah yang besar, tapi bagi sebagian orang lainnya semut bisa jadi adalah hewan yang sangat mengganggu keseharian. Dan yang biasanya dilakukan untuk mengusir semut-semut ini adalah dengan menggunakan alat penyemprot serangga. Namun, menggunakan alat penyemprot serangga dianggap kurang ampuh, karena rombongan semut itu pun akan kembali lagi. Selain itu efek dari bahan kimia alat penyemprot serangga kurang baik bagi lingkungan.



Jangan khawatir dulu, ada kok bahan-bahan alami yang mudah didapatkan untuk mengusir semut dari rumah. Pastinya bahan-bahan ini ampuh dan tidak memiliki efek berbahaya pada lingkungan. Ini dia bahan-bahannya :D

1. Cuka

Cuka adalah salah satu bahan penolak semut alami. Cara menggunakannya adalah isikan cuka ke dalam botol dan semprotkan ke semua tempat masuknya semut. Setelah cuka mengering, ulangi proses ini selama beberapa hari. Cara ini akan mencegah semut kembali masuk ke rumah.

2. Kapur

Nah ini salah satu cara yang menarik. Semut tidak akan pernah menyeberangi garis kapur yang telah dibuat. Sehingga sangat mudah untuk mengakhiri jalan semut menggunakan kapur. Yang dibutuhkan adalah beberapa kapur putih biasa kemudian kita tinggal menggambar garis di sekitar sarang semut.

3. Bedak bayi


Ini adalah salah satu pengobatan rumah yang aman dan mudah untuk membunuh semut di rumah. Taburkan bubuk bayi di setiap titik semut masuk. Ini akan memblokir mereka untuk memasuki rumah kamu gaes.

4. Perasan jeruk




Selain memberikan bau segar untuk rumah, perasan jeruk ternyata bisa juga digunakan untuk membasmi semut. Cukup semprotkan beberapa perasan jeruk ke jalan semut. Ini adalah salah satu cara yang efektif dan alami untuk membunuh semut di rumah.

5. Ampas kopi

Kamu bisa coba menaburkan ampas kopi di sekitar tepi rumah, dijamin semut ga akan berani masuk ke rumahmu. Ampas kopi yang ditaburi di taman juga akan membuat semut menjauh dari tanaman.

Selamat mencoba :)

Saturday, February 6, 2016

Cara Menghilangkan Noda Gosong pada Panci



 

Anda kesulitan menghilangkan noda gosong pada panci, ketel atau penggorengan ? Berikut ada cara mudah untuk menghilangkannya.
  • 1. Masak air di dalam panci atau peralatan masak lainnya yang gosong. Airnya jangan terlalu banyak, cukup sampai noda gosongnya terendam saja
  • 2. Segera tambahkan satu sendok makan asam sitrun/citrun zuur. Bahan ini bisa dibeli di toko-toko kue gitu biasanya, harganya juga murah.
  • 3. Masak air dan larutan asam sitrun tersebut sampai mendidih, kalau s udah mendidih segera angkat panci/peralatan masak yang gosong tersebut dan buang airnya.
  • 4. Setelah itu, tinggal cuci lagi panci/alat masak yang gosong tersebut dengan sabun cuci seperti biasa.
Silahkan dicoba ya.. :)

Sunday, January 31, 2016

Menghilangkan Noda Minyak pada Pakaian


Apakah pakaian Anda terkena oli saat mengganti oli mobil? Apakah Anda lupa telah menyimpan pelembab bibir di kantong celana dan ikut tercuci? Anda pun mungkin juga terkena cipratan minyak saat menggoreng calamari. Apapun noda lemak atau minyak yang menempel pada pakaian, pasti ada cara untuk menghilangkannya dengan menggunakan salah satu atau beberapa cara di bawah ini.


Cara Pertama: Bedak bayi

1. Keringkan noda lemak atau minyak dengan tisu. Usahakan untuk mengeringkan noda lemak atau minyak pada pakaian sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

2. Tutupi noda lemak atau minyak dengan bedak bayi yang cukup banyak. Gunakan bedak bayi apa saja. Jika tidak ada bedak bayi, gunakan bahan-bahan penyerap berikut ini:
- Tepung maizena
- Garam

3. Bersihkan bedak bayi dari pakaian dengan tisu atau sendok. Lakukan dengan hati-hati agar tidak ada bedak yang menyebar ke bagian lain pakaian.

4. Bubuhkan sedikit sabun pencuci piring dan air pada noda pakaian. Ketika sabun mulai berbusa, gosoklah noda dengan gerakan memutar menggunakan sikat gigi bekas.
Bersihkan noda pada dua sisi pakaian, yaitu bagian luar dan dalam.

5. Cucilah pakaian tersebut dengan sabun cuci, namun pisahkan dari pakaian lain. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera pada label pakaian dengan benar.
Jemur pakaian di tempat terbuka. Mengeringkan pakaian dengan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Cara Kedua: Sabun Pencuci Piring

1. Tutupi daerah yang bernoda lemak dengan sabun pencuci piring cair. Sabun penghilang noda memang bisa digunakan, namun tidak terlalu diperlukan.
Jika menggunakan sabun pencuci piring berwarna, jangan lupa untuk mencairkannya. Jika tidak dicairkan, maka deterjen tersebut malah akan membuat noda pada pakaian.

2. Untuk noda yang sulit dihilangkan, sikatlah dengan sikat gigi bekas. Sikat gigi dapat menghilangkan noda lebih baik daripada dikucek dengan tangan.

3.Bubuhkan sabun langsung pada noda. Sabun cuci tersebut akan larut dengan cepat. Sabun pencuci piring memiliki kandungan khusus yang dapat menyerap lemak. Gunakan sabun pencuci piring merek apa saja, terserah Anda.

4. Bilaslah bagian pakaian yang bernoda dengan air atau cuka. Cuka adalah bahan pembersih alami yang biasa digunakan untuk berbagai keperluan. Jika ingin menggunakan cuka sebagai penghilang noda pakaian, campurkan satu bagian cuka dengan dua bagian air. Rendam pakaian yang terkena noda dalam campuran tersebut.

5. Cucilah pakaian yang terkena noda dengan sabun cuci, namun pisahkan dengan pakaian lain. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera label pakaian dengan benar.
Ketika sudah siap dikeringkan, pakaian cukup diangin-anginkan saja. Mengeringkan pakaian menggunakan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Cara Ketiga: Cairan Penghilang Noda dan Air Panas

1. Gunakan cairan penghilang noda khusus untuk menghilangkan noda lemak dan/atau minyak. Semprotkan cairan penghilang noda dalam jumlah yang cukup banyak pada bagian pakaian yang bernoda dan gosok dengan sikat gigi bekas.

2. Sementara itu, masak air sampai mendidih. Biarkan cairan penghilang noda bekerja saat Anda memasak air.

3. Angkat panci dari kompor dan siramkan air panas pada noda dengan cara mengangkat panci dan menuangkannya pada posisi yang tinggi. Ada hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan langkah ini:

4. Letakkan pakaian bernoda di atas bak, bak wastafel, atau tempat yang aman. Jangan letakkan pakaian di atas lantai dan menyiramkan air panas pada pakaian (karena bisa mengenai kaki Anda).

5. Angkatlah panci berisi air panas tersebut setinggi mungkin. Hal ini harus dilakukan karena:
-Air yang sangat panas bisa menguraikan lemak dan/atau minyak.
-Air akan menghilangkan noda lemak/minyak dengan kuat. Semakin tinggi air disiramkan ke atas noda, maka akan semakin kuat air tersebut menyingkirkan noda.
Hati-hati! Anda menggunakan air panas untuk mencuci pakaian. Pastikan agar air benar-benar tersiram pada pakaian. Jangan sampai air panas itu mengenai Anda.

6. Cucilah pakaian dengan sabun cuci, namun pisahkan dengan pakaian lainnya. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera pada label pakaian dengan benar.
Ketika sudah siap dikeringkan, pakaian cukup diangin-anginkan saja. Mengeringkan pakaian menggunakan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Cara Keempat: WD-40 atau Lighter Fluid

1. Selain menggunakan sabun cuci, semprotkan sedikit cairan pembersih merek WD-40 atau lighter fluid (cairan untuk korek api gas) pada pakaian. WD-40 efektif menghilangkan lemak pada pakaian dan sama halnya dengan lighter fluid.

Semprotkan WD-40 atau lighter fluid pada bagian pakaian yang tidak terlihat sebelum Anda menyemprotkannya pada bagian yang bernoda. Lebih baik berjaga-jaga daripada Anda akan menyesal nantinya.

2. Diamkan pakaian yang sudah disemprot WD-40 atau lighter fluid selama 20 menit.

3. Cucilah pakaian yang telah disemprot WD-40 atau lighter fluid dengan cara direndam di dalam air hangat.

4. Cucilah pakaian yang terkena noda dengan sabun cuci, namun pisahkan dengan pakaian lain. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera label pakaian dengan benar.
Ketika sudah siap dikeringkan, pakaian cukup diangin-anginkan saja. Mengeringkan pakaian menggunakan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.



Sent from my ASUS

Saturday, January 30, 2016

Tips Membuat Jemuran Cepat Kering di Musim Hujan



Musim hujan sudah tiba dan ini seringkali menjadi mimpi buruk bagi para ibu karena pakaian yang sedang dijemur susah kering dan jadi apek karena tidak kering dengan sempurna. Lalu apakah yang harus dilakukan agar jemuran lebih cepat kering di musim hujan ini? Simak tipsnya seperti yang telah dilansir oleh boldsky.com berikut ini yuk Ladies.



  • Gantung Pakaian Anda

Salah satu solusi yang bisa Anda lakukan adalah menggantung pakaian Anda di dalam ruangan. Biarkan pakaian kering tertiup angin. Ini merupakan solusi terbaik yang bisa Anda lakukan di musim hujan ini Ladies.


  • Jemur Di Kamar Mandi

Biarkan air dari pakaian menetas di kamar mandi. Ini tak akan mengotori rumah Anda Ladies. Setelah itu baru jemur di tempat yang Anda kehendaki. Ini akan membuat pakaian jauh lebih cepat kering.


  • Peras Air

Jika Anda memiliki mesin cuci mungkin Anda tak perlu melakukan ini. Namun jika Anda tidak memiliki mesin cuci Anda harus memeras air pada pakaian sampai benar-benar kering sebelum menggantungnya.


  • Hilangkan Bau Tidak Sedap

Saat menjemur baju dalam rumah pastikan tidak ada bau yang kurang sedap yang bisa mempengaruhi baju-baju Anda. Jika ingin mengatasi hal ini Anda bisa menyalakan dupa atau lilin aromaterapi Ladies.


  • Jaga Kelembaban

Menjemur di dalam rumah seringkali semakin meresahkan karena bau apek yang disebabkan oleh bakteri yang tumbuh karena ruangan terlalu lembab. Ini bisa Anda atasi dengan meletakkan garam di sudut rumah untuk menjaga kelembaban.


  • Biarkan Udara Segar Masuk

Bukalah jendela agar udara bisa masuk dan mengeringkan pakaian yang Anda jemur. Bau apek yang menempel juga akan hilang dengan sirkulasi udara yang bagus. Pakaian juga akan kering dengan lebih mudah jika Anda memastikan sirkulasi udara berjalan dengan lancar.

Semoga tips ini berguna bagi Anda ya Ladies. Di musim hujan seperti ini memang sangat dibutuhkan trik agar pakaian tetap bisa kering meskipun tidak terkena sinar matahari. Selamat mencoba.

Tuesday, March 18, 2014

Tips Merawat Boneka

Si kecil suka bermain-main dengan bonekanya? Hati-hati, tanpa perawatan yang baik boneka yang lucu ini malah bisa jadi sumber penyakit. Permukaannya yang halus dan lembut gampang sekali menyerap debu dan jika lembab jadi tempat bersembunyi yang asik untuk bakteri.

Berikut adalah tips membersihkan dan merawat boneka kesayangan si kecil tanpa merusaknya:

1. Jika bonekanya hanya berdebu, cukup diseka dengan kain yang telah dibasahi air hangat atau dibersihkan dengan menggunakan selotif. Tempelkan selotif pada bagian yang berdebu lalu lepas kembali selotifnya.


2. Tidak semua boneka bisa dicuci dengan mesin cuci. Jadi sebaiknya lihat dilabelnya dan ikuti instruksinya. Jika bisa dicuci dengan mesin cuci, ada hal-hal yang harus diperhatikan;
- Pastikan boneka tidak sobek, jika sobek dijahit terlebih dahulu.
- Jika bernoda, taruh diterjen di atasnya dan biarkan beberapa saat sebelum di cuci.
- Jika boneka dicuci bersamaan dengan cucian lain (pakaian) sebaiknya boneka di masukkan ke dalam sarung bantal dan dengan kecepatan paling lambat.
- Jangan mengeringkannya di mesin pengering sebagai antisipasi jika bahan pengisi boneka adalah bahan yang dapat menyusut.

3. Cara mencuci boneka secara manual; larutkan deterjen dalam air lalu masukkan boneka yang telah dibasahi sebelumnya, biarkan beberapa menit, kucek, lalu bersihkan.

4. Menjemur boneka sebaiknya tidak langsung dibawah sinar matahari karena dapat memudarkan warna.

5. selesai dicuci dan kering, sisir boneka dengan sisir rambut.

6. untuk boneka yang sudah tua dan berbulu lembut; masukkan boneka dalam tas kertas dan beri baking soda. Guncang-guncangkan sampai baking sodanya menempel rata di boneka. Biarkan sekitar setengah jam dan kemudian bersihkan menggunakan handuk.

Sumber : http://www.perigigishop.com
Sumber gambar : http://www.dhgate.com

Saturday, March 15, 2014

Cara membersihkan perhiasan emas dan perak


Cara membersihkan emas :

Pertama siapkan terlebih dahulu perlengkapan untuk membersihkan perhiasan yaitu sabun bayi, sikat lembut, kain lembut, dan air hangat dua mangkuk.

Setelah perlengkapan tersedia, lakukan proses pembersihan dengan menuangkan sabun bayi beberapa tetes ke dalam satu mangkuk air hangat. Setelah dituangkan kemudian di adauk-aduk hingga sabun benar-benar bercampur rata dengan air.

Langkah selanjutnya adalah ambil perhiasan yang hendak dibersihkan kemudian masukkan kedalam air yang telah tercampur dengan sabun bayi dan rendam perhiasan selama kurang lebih 10 menit.cara membersihkan emas



Setelah proses perendaman selama 10 menit, pastinya kotoran sudah mudah di bersihkan. Gunakanlah sikat lembut untuk membersihkan kotoran yang bersembunyi di sela-sela motif perhiasan. Bersihkan secara perlahan, hati-hati dan teliti sembari memastikan tidak ada lagi kotoran yang tertinggal.

Setelah proses penyikatan selesai dan sudah yakin tidak ada kotoran yang tertinggal, celupkan secara berulang kedalam air hangat yang telah disediakan di mangkuk. Proses ini dilakukan untuk membersihkan kotoran sekaligus membilas sisa sabun yang masih menempel pada perhiasan.

Setelah proses pembilasan selesai, pastikan bahwa tidak ada sama sekali sisa-sisa sabun dan kotoran yang menempel pada perhiasan. Kemudian ambil kain kering dengan tekstur lembut untuk mengeringkan perhiasan.

Setelah dikeringkan dengan kain lembut kita harus mengangin-anginkan perhiasan tersebut agar benar-benar tidak ada sisa air pada sela-sela perhiasan emas.

Cara membersihkan perhiasan perak :

Sebelum membersihkan perhiasan, bersihkan dahulu perhiasan dari debu dan kotoran pada permukaannya. Anda bisa menggunakan kain dari bahan yang lembut untuk membersihkannya. Ini untuk menghindari dari kerusakan perhiasan karena gesekan yang kasar. Yang perlu diingat saat membersihkan perhiasan perak, gosokkan lap ke arah yg sama pada perhiasan perak anda, dan dgn arah lurus. Jika Anda membersihkan secara melingkar, dikhawatirkan akan menggores perhiasan tersebut.

Rendam perhiasan perak dengan air panas yang telah dicampur 2-3 sendok baking soda. Pastikan perhiasan benar-benar terendam dalam campuran air baking soda.

Diamkan selama 2-3 menit lalu keringkan dengan kain lembut. Pastikan benar-benar kering agar terhindar kerusakan pada perhiasan. Dengan perawatan ini perhiasan perak kembali cerah.

Perak juga dapat dibersihkan dengan deterjen. Campurkan air hangat dengan 2-3 sendok deterjen dan bersihkan perhiasan di dalam mangkuk dengan sikat gigi.

Perlu diperhatikan, bandul atau batu permata jangan sampai terkena deterjen, karena ia akan merusak kejernihan batu permata.

Saat menyimpannya, jauhkan dari cahaya dan udara. Bungkus dengan kertas kedap air, lalu masukkan kedalam plastik dan simpan ditempat yang gelap. Jika memungkinkan, simpan perhiasan perak ke dalam jewelry box berbahan beludru, dan jauhkan dari apapun yg berbahan logam.

Sumber : http://missjoaquim.com
Sumber gambar : http://mierabella2000.blogspot.com

Monday, August 26, 2013

Tips Merawat Peralatan Masak Anti Lengket

Panci anti lengket merupakan salah satu penemuan paling baik di dunia perlengkapan dapur. Dengan panci atau wajan ini, memasak jadi lebih mudah. Lagi pula wajan serta perlengkapan masak lain yang berlabel anti lengket memang sengaja diciptakan untuk menghasilkan makanan yang lebih sehat, karena berarti mengurangi jumlah minyak yang dipakai. Disamping itu juga menghemat waktu untuk mencuci dan membersihkannya.

Dengan segala keunggulan yang dimiliki, penting juga untuk menjaga panci dan wajan anti lengket agar tetap awet sehingga dapat digunakan untuk waktu yang lama.


Bila di dasar panci atau wajan ada kerak hitam, gunakan citrun untuk membersihkannya.

Caranya : 

Masak air yang telah diberi citrun dan rendam bersama alat dapur yang gosong tersebut. Setelah itu, cuci dengan sabun seperti biasa, untuk melepaskan kerak hitamnya, sehingga alat masak akan kembali bersih. 

Selain itu ada beberapa kebiasaan yang harus dihindari dengan panci atau wajan anti lengket anda :


  1. Jangan memotong daging, sayuran atau bahan lainnya di dalam panci atau wajan dengan pisau metai, karena akan mengakibatkan goresan di permukaan. Walau goresannya hanya sedikit, namun tetap bisa membuat panci atau wajan tersebut berkarat.
  2. Gunakan peralatan dari karet atau spatula silicon untuk mengambil makanan dari panci atau wajan supaya tidak menimbulkan gores.
  3. Perubahan suhu air yang drastis, misalnya wajan dalam keadaan sangat panas langsung disiram air dingin dapat menyebabkan kerusakan pada bentuk lapisan, sehingga tak bisa digunakan lagi untuk memasak. Sehabis dipakai, sebaiknya biarkan wajan benar-benar dingin sebelum dicelupkan ke air untuk dicuci.
  4. Sabut cuci piring umumnya cukup keras untuk mencuci semua peralatan anti lengket. Akibatnya peralatan masak anti lengket jadi rusak. Sebaiknya cuci dengan tangan kemudian langsung dilap hingga kering. Pastikan sudah benar-benar kering sebelum disimpan.
  5. Hampir semua peralatan masak anti lengket di desain untuk memasak dengan panas rendah hingga sedang. Panas yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan lapisan anti lengket meleleh atau melepuh, sehingga membuat wajan atau panci jadi rusak.
  6. Untuk merawat dan membuatnya panjang umur, ada baiknya baca aturan pakai mengenai panas yang dapat digunakan oleh masing-masing peralatan tersebut. Setiap merk tentu memiliki aturan yang berbeda-beda
Selamat mencoba :)

Sumber : tokoprogo.com

Monday, July 29, 2013

Tips Membersihkan Noda Membandel Pada Keramik dan Perabot Porselen

Noda pada Keramik
Untuk menghilangkan noda pada keramik seperti lantai, kamar mandi dan kloset bukan hal yang mudah, bisa bikin kita kerepotan. Malah mungkin bisa bikin encok kita kambuh lagi,…(wah bisa berabe neh..). Apalagi jika noda tersebut adalah noda membandel yang sulit dihilangkan, seperti percikan semen yang telah mengering, lumut, kerak, noda kusam dan lain-lain.
       
Cara non alami seperti produk2 pembersih pabrikan, memang terkadang bisa membersihkan, namun selain harga yang tidak bersahabat, zat aktifnya bisa berefek negatif, antara lain bersifat Korosif, melukai kulit tubuh, dan gas yang dikeluarkan bisa berbahaya bagi pernafasan.



CUKA
Tips alami, aman dan pasti murah meriah untuk merontokkan noda bandel pada lapisan keramik adalah dengan bumbu dapur yaitu Cuka. Sifat Cuka yang asam dapat mengubah zat-zat tertentu sehingga dapat merontokkan noda membandel pada lapisan keramik dengan sangat efektif. 

Langkah-langkahnya  adalah:

  • Lantai Keramik

Tuangkan cuka secukupnya pada bagian lantai yang terdapat noda dan diamkan selama 5 menit, kemudian gosok dengan lap pel hingga bersih.

  • Kloset

Masukkan kedalam botol spray campuran cuka dan air, lalu semprotkan merata ke seluruh permukaan kloset, diamkan beberapa saat, kemudian lap dengan kain lembut atau spons. Sebagai penghilang bakteri, gunakan cairan anti bakteri atau larutan pemutih dan air dan siram hingga bersih.

  • Showerhead

Masukkan campuran cuka dan air kedalam kantong plastik, kemudian masukkan kepala shower dan ikat dengan karet sehingga kepala shower terendam dan biarkan selama kurang lebih satu jam. Lepaskan kantong dan biarkan air mengalir perlahan, langkah terakhir adalah lap dengan kain hingga bersih.

  • Bathtub

Untuk perawatan, semprot dengan campuran air dan cuka. Sedangkan untuk noda membandel dan kusam, taburkan bubuk baking soda pada noda dan diamkan beberapa saat. Lalu campurkan cuka dan gosok dengan spons atau sikat lembut, terakhir bilas dengan air hingga bersih.

BELIMBING WULUH 
Tips alami lain untuk membersihkan noda pada permukaan keramik adalah dengan belimbing wuluh. Zat asamnya yang sangat tinggi dapat merontokkan noda yang sangat membandel sekalipun.

Langkah-langkahnya adalah:

Kupas blimbing wuluh, gosokkan pada noda, lalu diamkan kurang lebih 10 menit. Gosok dengan kain lap atau sikat plastik hingga bersih. Untuk noda pada nat keramik, gosok dengan sikat gigi, jika perlu tambahkan sabun pembersih pada sikat. Setiap 2 blimbing wuluh mampu membersihkan keramik ukuran 20 cm x 20 cm.

Noda pada Perabot Porselen
Untuk membersihkan noda kusam pada perabot yang sangat bandel, seperti: mug, cangkir, gelas, piring, meja dapur dan lain-lain, sebelum dicuci seperti biasa, semprotkan cuka terlebih dahulu pada noda dan biarkan beberapa saat, kemudian gosok dengan busa pembersih dan bilas hingga bersih.

Untuk membersihkan dengan blimbing wuluh, gosok noda pada permukaan perabot, diamkan beberapa saat lalu bilas dengan air sampai bersih.

Akhirnya, Selamat Mencoba bagi yang belum pernah mencoba…...!!!
Semoga berhasil.........!!!!

Sumber : alizainsyahab.blogspot.com

Saturday, July 27, 2013

Tips Merawat Peralatan Dapur

Pisau dapur. 
Setelah digunakan untuk memotong bawang, bau bawang biasanya masih menempel pada pisau. Untuk menghilangkan bau bawang pada pisau, gunakanlah pisau itu untuk memotong kentang beberapa kali. Jika baunya masih ada, pangganglah pisau di atas api

Ketel. 
 Ketel yang sudah lama dipakai dipakai, perlu dibersihkan karena dindingnya berkerak sehingga menghambat proses pemanasan. Isi ketel dengan air, beri sedikit cuka dan garam ,kemudian diamkan semalam. Keesokan harinya kerak akan lepas dengan mudah.



Panci dan wajan.
 Panci dan wajan yang berkerak, dapat dibersihkan dengan menyiramkan larutan garam dan cuka. Panci alumunium akan berkilau kembali bila digunakan untuk memasak potongan apel, tomat atau kentang.

Parutan besi. 
 Karat pada parutan besi bisa dihilangkan dengan cara parutkan potongan singkong yang sudah dikupas. Diamkan selama 1 jam, kemudian cuci dan olesi dengan minyak goreng.

Talenan kayu. 
Talenan kayu yang kusam bisa dibersihkan dengan taburkan garam, kemudian gosok dengan potongan jeruk nipis atau lemon, kotoran akan mudah terangkat.

Panci dan wajan teflon. 
Penyimpanan panci atau wajan teflon sebaiknya jangan ditumpuk. Jika harus ditumpuk lapisi tiap peralatan dengan tissue agar lapisan teflonnya tidak tergores.

Sumber : galeriasik.blogspot.com

Saturday, October 1, 2011

Tips Menata Rumah Mungil

Memiliki rumah mungil dengan luas tanah sekitar 105 meter persegi bukan berarti menjadi masalah menjadikannya menarik. Rumah mungil tetap nyaman asalkan Anda tahu cara menyiasatinya.

Kunci kenyamanan tinggal di rumah dengan lahan yang terbatas ialah pemilik rumah harus memerhatikan pembagian ruangan berdasarkan fungsinya. Kebutuhan akan ruang di dalam rumah mungil harus diatur secara efektif dan efisien.



Berikut beberapa langkah yang bisa Anda pertimbangkan:

1. Manfaatkan Ruang dengan Efisien. Cermati ruang-ruang kosong yang ada di rumah, manfaatkan untuk meletakkan barang. Misalnya di bawah tangga, Anda dapat menempatkan perabotan atau perkakas atau sebagai storeage. Bisa juga di bawah wastafel untuk menyimpan barang.

2. Perhatikan Faktor Pencahayaan dalam Ruang. Sinar cahaya lampu yang Anda dapat manfaatkan berwarna kuning dan putih. Cahaya lampu berwarna kuning memberi kesan lebih hangat, alami, dan romantis. Sementara cahaya lampu berwarna putih memberi kesan formal, luas, dan bersahabat. Perhatikan juga jarak penempatan lampu di tiap ruangan.

3. Atur Letak Jendela dan Tepat Memilih Kaca. Peletakan jendela harus tepat posisinya, begitu juga pemakaian kaca di dalam rumah dapat membuat rumah terlihat lebih luas. Pakailah ukuran jendela yang tidak besar dan kaca tidak bermotif. Jendela dipasang dengan posisi tepat agar dapat menyerap sinar matahari, memberi kehangatan, dan membantu sirkulasi udara dalam rumah.

4. Cat Dinding dengan Warna Terang. Sebaiknya Anda memilih warna-warna terang untuk dinding, pasalnya warna gelap akan memberi kesan ruangan lebih sempit dan lesu. Kalau Anda senang memakai wallpaper, pilihlah yang bermotif ringan dan berwarna lembut. Motif misalnya garis tipis atau kotak tipis. Tujuannya untuk mengistirahatkan pandangan mata.

5. Tangga Dibuat Ringan. Bila rumah mungil Anda terdiri dari dua lantai, sebaiknya memilih tangga dari bahan yang ringan karena akan terlihat tidak memakan ruangan yang sudah sempit. Di bawah tangga bisa dimanfaatkan menempatkan barang. Namun, hindari menumpuk barang di situ karena ruangan akan terlihat berantakan.

6. Pemilihan Furnitur. Sebaiknya Anda memilih furnitur dengan desain sederhana. Pilih juga warna furnitur yang lembut. Tujuannya agar menghasilkan efek luas dan ringan. Sebagai sentuhan alam, masukkan unsur-unsur alam seperti tanaman dalam pot atau bunga di dalam rumah.

7. Pakailah Cermin. Cermin dapat dipasang pada sudut rumah tertentu di dalam rumah. Seperti diketahui, kegunaannya selain untuk mematut diri dapat juga menyiasati ruang yang sempit. Cermin tidak usah terlalu besar dan terlalu banyak. Tempatkan di satu sudut dan berfungsi memberi kesan luas di dalam ruangan.

Selamat mencoba!

Sumber: kompas.com