Friday, April 1, 2016

rumah pengertian



Kesadaran akan kesehatan utamanya kesehatan lingkungan telah menjadi perhatian utama dalam beberapa dekade ini. Tuntutan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang sehat dan higiene bermula dari kebijakan pemerintah di daerah Amerika dan Eropa. Mereka memandang kesehatan lingkungan tersebut menjadi hal yang prioritas ditengah kemajuan era sekarang ini.

Akhirnya Indonesia-pun memperhatikan permasalahan kesehatan lingkungan ini ditandai dengan pembuat UU No. 2 Tahun 1966 tentang Higiene. Oleh karena itu untuk menciptakan kondisi kesehatan lingkungan yang optimal, ada baiknya kita mengenal apa itu Rumah Sehat dan masalah Higienitas.

Pembahasan I : Higienitas dan Standar Higiene

Kata `higiene’ berasal dari bahasa Yunani yang berarti perawatan dan pemeliharaan kesehatan. Bahan makanan yang diolah tanpa prinsip higiene dapat mengakibatkan penyakit. Badan manusia merupakan tempat yang sangat menguntungkan bagi tumbuhnya berbagai macam kuman. Kuman tersebut berkembang cepat di lingkungan yang hangat seperti kulit, apalagi jika orang berkeringat, ia ‘menyediakan’ zat dan air bergizi bagi kuman.

Pengalih kuman yang utama adalah tangan. Oleh karena itu, penting sekali mencuci tangan dengan sabun sebelum mulai bekerja dengan bahan pangan dan sesudah memakai kamar mandi atau toilet. Tidak hanya mencuci tangan yang penting, tetapi juga cara mengeringkan tangan merupakan hal yang sangat penting. Kain dan handuk yang biasanya digunakan untuk mengelap tangan merupakan pengumpul dan pengalih kuman yang berbahaya. Oleh karena itu, handuk dan kain yang digunakan untuk mengelap tangan, balk di dapur maupun kamar mandi/toilet harus sering diganti dan dicuci.

Maka dari itu persoalan Higienitas merupakan persoalan yang menjadi kegiatan sehari - hari kita, dimana kita harus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dari permasalahan yang akan timbul dari ketidakperdulian kita terhadap kebersihan tersebut.

Pembahasan II : Rumah Sehat

Untuk mendukung keberhasilan mewujudkan kesehatan lingkungan, menciptakan rumah sehat merupakan salah satu pilar pendukung keberhasilannya. Hal ini didorong juga dengan kemajuan yang pesat di bidang teknologi dan ilmu kesehatan yang tentunya memberikan pengertian dan kesadaran kepada manusia bahwa perumahan yang tidak sehat (poor housing) adalah penyebab rendahnya taraf kesehatan jasmani dan rohani.

Maka untuk memperbaiki keadaan ini dan meningkatkan taraf kesehatan, pembangunan gedung-gedung dan perumahan memerlukan perencanaan yang memenuhi persyaratan teknis konstruksi, ditambahlagi perhatian khusus diberikan kepada persyaratan kesehatan. Dimana persyaratan kedua ini dikenal sebagai higiene bangunan. Tujuannya, agar gedung atau perumahan tersebut dapat memenuhi kebutuhan akan kondisi tempat tinggal yang sehat (healthy) dan menyenangkan (comfortable), yang dikenal secara umum sebagai “rumah sehat”.

WHO (World Health Organization) mendefinisikan pengertian “sehat” yang lebih terperinci sebagai keadaan kesehatan jasmani, rohani, dan sosial yang baik dan lengkap, bukan hanya berarti terhindar dari penyakit atau kelemahan (Health is a state of complete physical, mental and social wellbeing, not merely the absence of disease or infirmity). Untuk menetapkan kondisi perumahan yang sesuai dengan kriteria sehat tersebut, The American Public Health Association telah meneliti dan merumuskan empat fungsi pokok rumah sebagai tempat tinggal yang sehat bagi setiap manusia dan keluarganya selama masa hidupnya.

Keempat fungsi pokok itu ialah:
- untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmani manusia yang pokok (the satisfaction of fundamental physiological needs);
- untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan rohani manusia yang pokok (the satisfaction of fundamental psychological needs);
- tempat perlindungan terhadap penularan penyakit menular (protection against communicable diseases);
- tempat perlindungan terhadap gangguan ataupun kecelakaan (protection against accidents).
(Sumber: Basic Principles of Healthful Housing)

Dalam pengertian rumah sebagai tempat tinggal yang dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmani manusia maka rumah harus dapat memenuhi syarat-syarat berikut:

1. Dapat memberikan perlindungan terhadap gangguan-gangguan cuaca atau keadaan iklim yang kurang sesuai dengan kondisi hidup manusia, misalnya: panas, dingin, angin, hujan, dan udara yang lembap.
2. Dapat memenuhi kebutuhan penghuninva untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan rumah tangga yang lazim, antara lain:
- kegiatan kerja yang ringan, misalnya memasak, menjahit, belajar, dan menulis.
- berkumpul bersama seluruh keluarga atau mengadakan pertemuan dengan tamu (human relation).
- kegiatan rutin untuk memenuhi kebutuhan kesehatan jasmani bagi kelangsungan hidup, antara lain mandi, makan, dan tidur.
3. Dapat digunakan sebagai tempat istirahat yang tenang sewaktu lelah atau sakit.
Dalam pengertian rumah sebagai tempat tinggal yang dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan rohani manusia, rumah harus berfungsi sebagai tempat yang dapat memberikan perasaan aman dan tenteram bagi seluruh keluarga. Dengan demikian, seluruh anggota keluarga merasa kerasan berkumpul dan hidup bersama, belajar saling menghargai, dan masing-masing dapat mengembangkan sifat dan kepribadian yang sehat.

Dalam pengertian rumah sebagai susunan ruang kediaman yang tertutup/terpisah dari pengaruh langsung lingkungan luar, rumah harus dapat menjauhkan manusia dari gangguan kesehatan yang disebabkan epidemi penyakit menular. Misalnya, penyakit tifus, kolera, dan disentri. Selain itu, rumah juga harus dapat memberikan cukup perlindungan terhadap gangguan keamanan karena kejahatan atau kerusuhan, misalnya pencurian dan perampokan.

Daftar Pustaka
Rencana Rumah Sehat Oleh IR. Rudy Gunawan
Pangan, Papan, Dan Kebun Berguna Oleh Petra Widmer

Tuesday, March 1, 2016

Tips Perawatan Rumah Tinggal


Membersihkan lantai, diding, pintu, jendela, langit-langit dsb. merupakan perawatan  rumah tinggal yang secara rutin dan sudah biasa dilakukan oleh setiap keluarga. Perawatan tersebut merupakan perawatan kebersihan bagian dalam rumah. Tapi, ada yang sering dilupakan oleh hampir setiap orang yaitu perawatan bagian luar.. terutama pada bagian rangka atap kayu, tutup atap dan talang. Agar rumah kita berumur panjang, tidak cepat rusak.. beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut :
Segera tanggulangi jika atap rumah bocor
Atap bocor merupakan penyebab kerusakan rumah. Penyebab atap bocor bisa karena genting/tutup atap pecah atau retak, sambungan tembok pembatas (blambir) retak, atau talang seng berkarat. Kadang-kadang orang sampai lama membiarkan atap bocor karena berbagai alasan. Sebaiknya jika terjadi atap bocor segera tanggulangi jangan ditunda-tunda, sebab akibatnya akan fatal.. kayu dan tembok akan basah dan lembab sehingga akan mengundang rayap.








Monday, February 22, 2016

Cara Mengusir Semut Di Dalam Rumah dengan Bahan Alami



 Serangga yang suka berkeliaran dirumah emang agak ngeselin ya, misalnya saja kecoa, nyamuk, dan juga serangga kecil yang hidup dengan koloni yang banyak alias semut.

Si semut ini sendiri agak susah dideteksi dari mana asal kedatangannya. Bisa saja tiba-tiba datang rombongan semut yang entah dari mana munculnya. Apalagi kalau ada makanan manis, nggak perlu waktu lama para semut pun langsung menyerbu sumber rasa manis tersebut.

Bagi sebagian orang hadirnya para semut mungkin bukanlah masalah yang besar, tapi bagi sebagian orang lainnya semut bisa jadi adalah hewan yang sangat mengganggu keseharian. Dan yang biasanya dilakukan untuk mengusir semut-semut ini adalah dengan menggunakan alat penyemprot serangga. Namun, menggunakan alat penyemprot serangga dianggap kurang ampuh, karena rombongan semut itu pun akan kembali lagi. Selain itu efek dari bahan kimia alat penyemprot serangga kurang baik bagi lingkungan.



Jangan khawatir dulu, ada kok bahan-bahan alami yang mudah didapatkan untuk mengusir semut dari rumah. Pastinya bahan-bahan ini ampuh dan tidak memiliki efek berbahaya pada lingkungan. Ini dia bahan-bahannya :D

1. Cuka

Cuka adalah salah satu bahan penolak semut alami. Cara menggunakannya adalah isikan cuka ke dalam botol dan semprotkan ke semua tempat masuknya semut. Setelah cuka mengering, ulangi proses ini selama beberapa hari. Cara ini akan mencegah semut kembali masuk ke rumah.

2. Kapur

Nah ini salah satu cara yang menarik. Semut tidak akan pernah menyeberangi garis kapur yang telah dibuat. Sehingga sangat mudah untuk mengakhiri jalan semut menggunakan kapur. Yang dibutuhkan adalah beberapa kapur putih biasa kemudian kita tinggal menggambar garis di sekitar sarang semut.

3. Bedak bayi


Ini adalah salah satu pengobatan rumah yang aman dan mudah untuk membunuh semut di rumah. Taburkan bubuk bayi di setiap titik semut masuk. Ini akan memblokir mereka untuk memasuki rumah kamu gaes.

4. Perasan jeruk




Selain memberikan bau segar untuk rumah, perasan jeruk ternyata bisa juga digunakan untuk membasmi semut. Cukup semprotkan beberapa perasan jeruk ke jalan semut. Ini adalah salah satu cara yang efektif dan alami untuk membunuh semut di rumah.

5. Ampas kopi

Kamu bisa coba menaburkan ampas kopi di sekitar tepi rumah, dijamin semut ga akan berani masuk ke rumahmu. Ampas kopi yang ditaburi di taman juga akan membuat semut menjauh dari tanaman.

Selamat mencoba :)

Saturday, February 6, 2016

Cara Menghilangkan Noda Gosong pada Panci



 

Anda kesulitan menghilangkan noda gosong pada panci, ketel atau penggorengan ? Berikut ada cara mudah untuk menghilangkannya.
  • 1. Masak air di dalam panci atau peralatan masak lainnya yang gosong. Airnya jangan terlalu banyak, cukup sampai noda gosongnya terendam saja
  • 2. Segera tambahkan satu sendok makan asam sitrun/citrun zuur. Bahan ini bisa dibeli di toko-toko kue gitu biasanya, harganya juga murah.
  • 3. Masak air dan larutan asam sitrun tersebut sampai mendidih, kalau s udah mendidih segera angkat panci/peralatan masak yang gosong tersebut dan buang airnya.
  • 4. Setelah itu, tinggal cuci lagi panci/alat masak yang gosong tersebut dengan sabun cuci seperti biasa.
Silahkan dicoba ya.. :)

Monday, February 1, 2016

Merancang Desain Renovasi Rumah Sederhana KPR Type 21/60

Jika Anda salah seorang pemilik rumah Sederhana KPR Type 21/60 yang sampai saat ini belum sempat merenovasi rumah Anda sesuai kebutuhan keluarga karena alasan tertentu, mungkin pada suatu saat nanti ketika segala sesuatunya telah siap,  maka Anda pasti akan berfikir dan bertanya-tanya kepada tetangga atau teman yang mengetahui tentang bagaimana mengatur dan merencanakan desain sebuah rumah sederhana yang cocok dan sesuai dengan selera Anda.
Rumah KPR Type 21/60, dimana luas bangunan hanya 21 meter persegi dengan luas lahan 60 meter persegi jika tidak direnovasi sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan hunian suatu keluarga sekalipun keluarga kecil. Sebuah rumah yang layak huni, tentu saja minimum harus memenuhi kebutuhan ruangan yang diperlukan bagi penghuninya. Misalnya sebuah keluarga kecil dengan 2 anak memerlukan minimum 2 kamar tidur anak, dan 1 kamar tidur utama (suami/istri), 2 kamar mandi/toilet, 1 ruang keluarga, dan 1 dapur. Lebih baik lagi ada ruang tamu yang terpisah dengan ruang keluarga. Bagi yang memiliki kendaraan, tentunya perlu sebuak carport. Space lain yang tidak kalah pentingnya adalah ruang tempat jemur pakaian dan ruang santai (taman + kolam ikan hias minimalis).

Sunday, January 31, 2016

Menghilangkan Noda Minyak pada Pakaian


Apakah pakaian Anda terkena oli saat mengganti oli mobil? Apakah Anda lupa telah menyimpan pelembab bibir di kantong celana dan ikut tercuci? Anda pun mungkin juga terkena cipratan minyak saat menggoreng calamari. Apapun noda lemak atau minyak yang menempel pada pakaian, pasti ada cara untuk menghilangkannya dengan menggunakan salah satu atau beberapa cara di bawah ini.


Cara Pertama: Bedak bayi

1. Keringkan noda lemak atau minyak dengan tisu. Usahakan untuk mengeringkan noda lemak atau minyak pada pakaian sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

2. Tutupi noda lemak atau minyak dengan bedak bayi yang cukup banyak. Gunakan bedak bayi apa saja. Jika tidak ada bedak bayi, gunakan bahan-bahan penyerap berikut ini:
- Tepung maizena
- Garam

3. Bersihkan bedak bayi dari pakaian dengan tisu atau sendok. Lakukan dengan hati-hati agar tidak ada bedak yang menyebar ke bagian lain pakaian.

4. Bubuhkan sedikit sabun pencuci piring dan air pada noda pakaian. Ketika sabun mulai berbusa, gosoklah noda dengan gerakan memutar menggunakan sikat gigi bekas.
Bersihkan noda pada dua sisi pakaian, yaitu bagian luar dan dalam.

5. Cucilah pakaian tersebut dengan sabun cuci, namun pisahkan dari pakaian lain. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera pada label pakaian dengan benar.
Jemur pakaian di tempat terbuka. Mengeringkan pakaian dengan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Cara Kedua: Sabun Pencuci Piring

1. Tutupi daerah yang bernoda lemak dengan sabun pencuci piring cair. Sabun penghilang noda memang bisa digunakan, namun tidak terlalu diperlukan.
Jika menggunakan sabun pencuci piring berwarna, jangan lupa untuk mencairkannya. Jika tidak dicairkan, maka deterjen tersebut malah akan membuat noda pada pakaian.

2. Untuk noda yang sulit dihilangkan, sikatlah dengan sikat gigi bekas. Sikat gigi dapat menghilangkan noda lebih baik daripada dikucek dengan tangan.

3.Bubuhkan sabun langsung pada noda. Sabun cuci tersebut akan larut dengan cepat. Sabun pencuci piring memiliki kandungan khusus yang dapat menyerap lemak. Gunakan sabun pencuci piring merek apa saja, terserah Anda.

4. Bilaslah bagian pakaian yang bernoda dengan air atau cuka. Cuka adalah bahan pembersih alami yang biasa digunakan untuk berbagai keperluan. Jika ingin menggunakan cuka sebagai penghilang noda pakaian, campurkan satu bagian cuka dengan dua bagian air. Rendam pakaian yang terkena noda dalam campuran tersebut.

5. Cucilah pakaian yang terkena noda dengan sabun cuci, namun pisahkan dengan pakaian lain. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera label pakaian dengan benar.
Ketika sudah siap dikeringkan, pakaian cukup diangin-anginkan saja. Mengeringkan pakaian menggunakan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Cara Ketiga: Cairan Penghilang Noda dan Air Panas

1. Gunakan cairan penghilang noda khusus untuk menghilangkan noda lemak dan/atau minyak. Semprotkan cairan penghilang noda dalam jumlah yang cukup banyak pada bagian pakaian yang bernoda dan gosok dengan sikat gigi bekas.

2. Sementara itu, masak air sampai mendidih. Biarkan cairan penghilang noda bekerja saat Anda memasak air.

3. Angkat panci dari kompor dan siramkan air panas pada noda dengan cara mengangkat panci dan menuangkannya pada posisi yang tinggi. Ada hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan langkah ini:

4. Letakkan pakaian bernoda di atas bak, bak wastafel, atau tempat yang aman. Jangan letakkan pakaian di atas lantai dan menyiramkan air panas pada pakaian (karena bisa mengenai kaki Anda).

5. Angkatlah panci berisi air panas tersebut setinggi mungkin. Hal ini harus dilakukan karena:
-Air yang sangat panas bisa menguraikan lemak dan/atau minyak.
-Air akan menghilangkan noda lemak/minyak dengan kuat. Semakin tinggi air disiramkan ke atas noda, maka akan semakin kuat air tersebut menyingkirkan noda.
Hati-hati! Anda menggunakan air panas untuk mencuci pakaian. Pastikan agar air benar-benar tersiram pada pakaian. Jangan sampai air panas itu mengenai Anda.

6. Cucilah pakaian dengan sabun cuci, namun pisahkan dengan pakaian lainnya. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera pada label pakaian dengan benar.
Ketika sudah siap dikeringkan, pakaian cukup diangin-anginkan saja. Mengeringkan pakaian menggunakan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Cara Keempat: WD-40 atau Lighter Fluid

1. Selain menggunakan sabun cuci, semprotkan sedikit cairan pembersih merek WD-40 atau lighter fluid (cairan untuk korek api gas) pada pakaian. WD-40 efektif menghilangkan lemak pada pakaian dan sama halnya dengan lighter fluid.

Semprotkan WD-40 atau lighter fluid pada bagian pakaian yang tidak terlihat sebelum Anda menyemprotkannya pada bagian yang bernoda. Lebih baik berjaga-jaga daripada Anda akan menyesal nantinya.

2. Diamkan pakaian yang sudah disemprot WD-40 atau lighter fluid selama 20 menit.

3. Cucilah pakaian yang telah disemprot WD-40 atau lighter fluid dengan cara direndam di dalam air hangat.

4. Cucilah pakaian yang terkena noda dengan sabun cuci, namun pisahkan dengan pakaian lain. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera label pakaian dengan benar.
Ketika sudah siap dikeringkan, pakaian cukup diangin-anginkan saja. Mengeringkan pakaian menggunakan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.



Sent from my ASUS

Saturday, January 30, 2016

Tips Membuat Jemuran Cepat Kering di Musim Hujan



Musim hujan sudah tiba dan ini seringkali menjadi mimpi buruk bagi para ibu karena pakaian yang sedang dijemur susah kering dan jadi apek karena tidak kering dengan sempurna. Lalu apakah yang harus dilakukan agar jemuran lebih cepat kering di musim hujan ini? Simak tipsnya seperti yang telah dilansir oleh boldsky.com berikut ini yuk Ladies.



  • Gantung Pakaian Anda

Salah satu solusi yang bisa Anda lakukan adalah menggantung pakaian Anda di dalam ruangan. Biarkan pakaian kering tertiup angin. Ini merupakan solusi terbaik yang bisa Anda lakukan di musim hujan ini Ladies.


  • Jemur Di Kamar Mandi

Biarkan air dari pakaian menetas di kamar mandi. Ini tak akan mengotori rumah Anda Ladies. Setelah itu baru jemur di tempat yang Anda kehendaki. Ini akan membuat pakaian jauh lebih cepat kering.


  • Peras Air

Jika Anda memiliki mesin cuci mungkin Anda tak perlu melakukan ini. Namun jika Anda tidak memiliki mesin cuci Anda harus memeras air pada pakaian sampai benar-benar kering sebelum menggantungnya.


  • Hilangkan Bau Tidak Sedap

Saat menjemur baju dalam rumah pastikan tidak ada bau yang kurang sedap yang bisa mempengaruhi baju-baju Anda. Jika ingin mengatasi hal ini Anda bisa menyalakan dupa atau lilin aromaterapi Ladies.


  • Jaga Kelembaban

Menjemur di dalam rumah seringkali semakin meresahkan karena bau apek yang disebabkan oleh bakteri yang tumbuh karena ruangan terlalu lembab. Ini bisa Anda atasi dengan meletakkan garam di sudut rumah untuk menjaga kelembaban.


  • Biarkan Udara Segar Masuk

Bukalah jendela agar udara bisa masuk dan mengeringkan pakaian yang Anda jemur. Bau apek yang menempel juga akan hilang dengan sirkulasi udara yang bagus. Pakaian juga akan kering dengan lebih mudah jika Anda memastikan sirkulasi udara berjalan dengan lancar.

Semoga tips ini berguna bagi Anda ya Ladies. Di musim hujan seperti ini memang sangat dibutuhkan trik agar pakaian tetap bisa kering meskipun tidak terkena sinar matahari. Selamat mencoba.