Wednesday, February 25, 2015

PA ITU CONDOTEL ?

PA ITU CONDOTEL ?
Sudah pernah dengar istilah CONDOTEL? Apakah Anda tahu apa tepatnya CONDOTEL itu?
Bagi Anda yang berkecimpung di dunia property, sudah tentu tidak asing lagi dengan kata Condotel. Tetapi secara umum, masih banyak yang tidak tahu persis apa itu CONDOTEL.
Untuk lebih mudah menjabarkan definisi dari kata Condotel, maka kita gunakan kata Condominium dan Hotel. Tentunya Anda sudah cukup jelas dengan kedua kata tersebut kan?
CONDOTEL merupakan sebuah proyek Condominium yang dioperasikan seperti sebuah hotel dengan dilengkapi meja resepsionis, cleaning service dan fasilitas layaknya sebuah hotel. Setiap unit Condotel dapat dimiliki oleh perorangan dan si pemilik memiliki kesempatan untuk menyewakannya seperti layaknya sebuah kamar hotel yang dikelola secara professional. Si pemilik bahkan bisa tinggal di condotel dengan jumlah kunjungan per tahun yang sudah ditentukan oleh operator.
Ini merupakan suatu investasi yang cukup menarik di mana Anda bisa tinggal layaknya di sebuah Hotel dan Anda bisa mendapatkan Income dari penyewaan Condotel Anda tersebut.
Saat ini di Indonesia masih belum banyak Condotel yang dibangun.
Di Yogyakarta telah mulai dibangun beberapa Proyek Condotel antara lain; Awana Yogyakarta, Sun Premira Condotel & Residence, dan Sahid Yogya Lifestyle City (SJLC).
MENGAPA PERLU MELIRIK BISNIS CONDOTEL?
Kondotel menawarkan pendapatan pasif yang menggiurkan di tengah pertumbuhan pusat bisnis dan pariwisata.
Berbeda dengan apartemen sewa, kondotel tampil murni sebagai produk investasi yang menawarkan model pemilikan unit kondominium untuk dikelola seperti hotel. Investor tak perlu repot memikirkan cara mengoperasikan atau mencari penyewa karena unit yang sudah dibeli akan dikelola oleh operator hotel.
Model investasi kondotel juga memiliki perbedaan dibandingkan dengan rumah tinggal (landed house). Jika investor rumah menitikberatkan pada keuntungan modal (capital gain) dari kenaikan harga jual rumah, investor kondotel mengedepankan keuntungan rutin dari nilai sewa unit.
Saat ini, pertumbuhan harga residensial atau rumah tinggal rata-rata 15-20 persen dari nilai investasi per tahun meski tidak semua rumah untuk segmen menengah atas mengalami pertumbuhan nilai jual tinggi. Jika rumah itu disewakan, nilai sewanya hanya tumbuh 3-4 persen per tahun.
Hal itu berbeda dengan kondotel yang menawarkan nilai sewa 8-12 persen dari nilai investasi per tahun selama masa jaminan sewa (guarantee rental), yakni 2-5 tahun. Selepas masa jaminan sewa berakhir, pendapatan sewa bagi investor akan bergantung pada kinerja operasional hotel secara keseluruhan yang memengaruhi pembagian keuntungan tahunan antara pemilik dan operator hotel.
Investor yang berniat melakukan jual-beli unit kondotel masih berpeluang meraih keuntungan jika melakukan transaksi pembelian pada awal pembangunan proyek atau masa pra-penjualan (pre-sales) untuk dijual kembali sewaktu proyek dipasarkan. Besarnya keuntungan modal dari jual-beli unit ini sangat bergantung pada lokasi, mutu proyek, dan pengembang

No comments:

Post a Comment